Melukat Tradisi Bali Mandi Untuk Mensucikan Diri!


Bali memiliki ragam tradisi yang cukup banyak. Bahkan ada cukup banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang sengaja datang untuk mengikuti ritual yang ada. 

Baca Juga: 6 Menu Makanan Tradisional Bali

Salah satu tradisi Bali mandi yang cukup banyak diikuti oleh wisatawan ialah melukat. Penasaran dengan tradisi tersebut? Kita akan bahas dibawah ini. 

Melukat Tradisi Bali Mandi Untuk Mensucikan Diri!

Apa Itu Tradisi Mandi Melukat?

Melukat ialah sebuah upacara pembersihan pikiran dan jiwa yang dilakukan secara spiritual. Melukat ini berasal dari kata sulukat. 

Kata su bermakna baik sedangkan lukat berarti penyucian. Umumnya acara ini diikuti oleh umat Hindu Bali dan dipimpin oleh pemangku adat setempat. 

Macam-Macam Tradisi Melukat

Tradisi melukat ini terbagi menjadi beberapa. Diantaranya adalah:

  1. Melukat Astupungku: Digunakan untuk menyucikan atau membersihkan seseorang dari malapetaka yang diakibatkan oleh hari kelahiran dan Tri Guna tidak seimbang. 
  2. Melukat Gni Ngelayang: Tradisi melukat ini digunakan untuk seseorang yang sedang sakit sebagai bentuk usaha penyembuhan. 
  3. Melukat Gomana: Dilakukan untuk menepis oton atau hari kelahiran yang mendapat pengaruh buruk dari Wuku dan Wewaran. Misalnya pada orang yang lahir pada wuku wayang. 
  4. Melukat Surya Gomana: Dilakukan guna memberikan, melepaskan kotoran serta noda yang ada pada diri bayi. 

Baca Juga: Wanita Bali Bertelanjang Dada, Salah Satu Tradisi Bali Tahun 1950-an

Tujuan Dilakukan Tradisi Melukat

Melukat merupakan tradisi Bali mandi yang tidak asal dilakukan. Ada tujuan yang akan dicapai dengan melakukan kegiatan ini. 

Salah satu tujuannya ialah untuk membersihkan pikiran kotor, jenuh sampai dengan ilmu hitam dari jiwa seseorang. Agar tercapailah tujuan hidup yang tenang, nyaman, damai serta bahagia. 

Tata Cara Tradisi Melukat 

Perlu diketahui, tata cara atau prosesi dalam Melukat memang ada beberapa perbedaan variasi. 

Antara satu tempat dan tempat lainnya bisa berbeda. Untuk itu kita akan bahas secara umum dibawah ini:

Pergi ke Mata Air atau Pancuran

Pertama Anda dapat pergi ke mata air atau pancuran. Untuk memulainya ada beberapa versi. 

Yakni dari kanan ke kiri, kiri ke bagian kanan atau bahkan dari tengah. Semua ini disesuaikan dengan tempat dan kebiasaan daerah tersebut. 

Mengikuti Arahan Sulinggih

Selanjutnya anda hanya perlu mengikuti arahan dari Sulinggih atau pendeta Hindu. Nantinya akan ada sesajen juga berupa pejati, dupa serta cabang sari. 

Semua persembahan itu akan diberikan mantra oleh Sulinggih. Selain itu, tersedia pula air kelapa yang dianggap layaknya air suci. 

Baca Juga: Referensi Lengkap Kalender Bali Juni 2023 & Upacaranya

Prosesi Siraman

Setelah selesai memantrai segala persembahan yang ada. Nantinya dalam tradisi Bali mandi melukat ini anda akan disiram dengan air suci oleh Sulinggih. 

Tentunya sebelumnya anda akan dimantrai terlebih dahulu oleh Sulinggih tersebut. 

Membasuh Diri

Jika sudah selesai, anda akan melanjutkan kepada ritual membasuh diri di mata air. Tujuannya ialah guna membersihkan diri yakni lahir dan batin. 

Berganti  Pakaian

Usai membasuh diri, anda akan diperbolehkan untuk membilas tubuh dan mulai berganti pakaian. 

Kembali Sembahyang

Jika sudah berganti pakaian, Anda dapat kembali melakukan sembahyang. Nantinya Sulinggih atau petugas setempat akan memercikkan air suci. 

Aturan Wajib Dalam Tradisi Melukat 

Sebelum memutuskan untuk melihat, ada beberapa aturan yang perlu anda ingat. Jangan melanggar beberapa aturan di bawah ini:

  1. Wajib mengganti pakaian dengan kain Bali. 
  2. Tidak sedang dalam keadaan haid. 
  3. Jangan mandi dengan sampo dan sabun. 
  4. Ikuti prosesi dengan cara membawa sesajen. 
  5. Tidak boleh mengumpat maupun berkata kasar. 
  6. Tidak boleh kencing maupun meludah di tempat penyucian tersebut. 

Adapun aturan tersebut tentu dibuat untuk menjaga dan melindungi tempat Melukat. Agar dapat digunakan dengan nyaman.

Tentang Tradisi Bali Mandi Melukat

Demikianlah pembahasan mengenai tradisi Bali mandi berupa melukat yang sudah cukup populer dikalangan masyarakat umum. 

Baca Juga: Mengenal Tradisi Bali Megeburan: Tradisi Rebutan Pria Di Bali 

Bahkan banyak dari kalangan selebritis yang melakukannya. Mudah-mudahan informasi tradisi bali melukat di atas dapat menjadi referensi. Semoga bermanfaat!

aplikasi crypto terbaik
ruang iklan enkosa

Tinggalkan komentar


Hari Buku Sedunia Hari Bumi Hari Kartini Hari Hansip Hari Peringatan Konferensi Asia-Afrika Hari Hemofilia Sedunia Hari Kopassus Hari Zeni Hari TNI Angkatan Udara Hari Kesehatan Internasional