Sejarah Peringatan Hari Anak Korban Perang Sedunia


Sejarah Peringatan Hari Anak Korban Perang Sedunia

Sejarah Hari Anak Korban Perang 4 Juni

Seperti yang kita tahu bahwa dalam satu tahun, terdapat tanggal tanggal yang ditandai untuk memperingati hari-hari tertentu. 

Tanggal peringatan tersebut tentu bukan hanya yang sifatnya Nasional saja melainkan juga Internasional. 

Misalnya seperti tanggal 4 Juni yang merupakan Hari Anak Korban Perang atau yang dikenal juga dengan Hari Anak-Anak Korban Agresi Yang Tidak Berdosa.

Lihat Juga: Gambar Twibbon Hari Anak Korban Perang 4 Juni

Hari peringatan ini memang tidak begitu banyak diperingati dan bukan merupakan hari libur. 

Namun, hari tersebut tentu sangat penting apalagi untuk mereka anak-anak yang menjadi korban perang serta kekerasan.

Hari Anak Korban Perang
Hari Anak Korban Perang
Hari Anak Korban Perang – Sejarah Hari Anak Korban Perang bermula dari laporan yang disusun oleh Graça Machel, seorang aktivis kemanusiaan dan mantan menteri pendidikan Mozambik.
Oleh Endik Eko

Berikut Sejarah Hari Anak Korban Perang 4 Juni

Tepat 3 hari setelah Hari Kesaktian Pancasila, berbagai negara akan kembali memperingati Hari bersejarah lainnya yaitu Hari Anak Korban Perang yang selalu diperingati setiap tanggal 4 juni. 

Hari tersebut dicetuskan oleh PBB pada tanggal 19 Agustus 1982 pada sesi khusus darurat membahas mengenai masalah Palestina. 

Dalam kongresnya tersebut Majelis Umum PBB sangat terkejut dengan banyaknya anak-anak di Palestina serta Lebanon yang tidak bersalah menjadi korban tindakan agresi Israel.

Lihat Juga: Ucapan Selamat Hari Anak Korban Perang 4 Juni

Adanya kongres penetapan Hari Anak Korban Perang yang dilakukan oleh PBB tersebut merupakan perkembangan yang sangat penting. 

Hal ini tentu untuk meningkatkan perlindungan anak-anak dalam suatu konflik. 

Dengan adanya hal tersebut maka menjadi penanda juga  dimulainya konsensus baru diantara negara-negara anggota PBB tentang pentingnya perhatian khusus, advokasi serta upaya terkoordinasi oleh masyarakat Internasional. 

Hal tersebut bertujuan untuk mengatasi kerentanan serta pelanggaran yang dihadapi oleh anak-anak dalam situasi yang terkait konflik.

Resolusi 51/77 didirikan atas upaya Majelis Umum PBB sebagai suatu cara untuk melindungi hak-hak anak, termasuk melalui Konvensi Hak-Hak Anak serta Protokol Opsionalnya. 

Di beberapa tahun terakhir semenjak PBB mencanangkan tanggal 4 sebagai peringatan Hari Anak Korban perang, ada begitu banyak pelanggaran yang dilakukan terhadap anak-anak terutama di zona konflik.

Lihat juga: Sejarah Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni

Jumlah pelanggarannya juga semakin meningkat sehingga masih banyak tugas berat PBB yang harus dilakukan untuk melindungi kurang lebih 250 juta anak yang tertinggi di wilayah konflik. 

Hari Anak Korban Perang yang diperingati setiap tanggal 4 juni juga hampir bertepatan dengan Hari Anak Internasional yang diperingati setiap tanggal 1 juni.

Kedua hari peringatan tersebut tentu saja sangat berhubungan, dimana kesejahteraan serta pemenuhan hak-hak anak telah menjadi perhatian dunia Internasional sejak lama. 

Anak-anak korban perang niscaya akan tumbuh dengan jiwa yang sangat terluka dan dijejali dengan dendam kesumat yang tidak akan hilang sampai kapanpun.

Bahkan telah dibuktikan bahwa banyak sekali anak-anak korban perang yang tumbuh menjadi tentara anak yang sangat menakutkan. 

Mereka bahkan tidak jarang menjadi bagian dari pasukan pemberani yang berani mati asalkan memperoleh kepuasan karena telah berhasil membunuh lawan yang telah merenggut orang tua, teman serta orang-orang yang dicintainya.

Lihat juga: Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan

Bagi anak-anak yang telah menjadi korban perang, situasi konflik yang terjadi di sekitar mereka menjadi hal yang menakutkan sehingga besar kemungkinan akan mengganggu psikologisnya. 

Situasi ini tentu harus menjadi perhatian dunia terutama negara yang sedang mengalami konflik.

Penetapan 4 Juni Sebagai Hari Anak Korban Perang

Dengan ditetapkannya tanggal 4 Juni sebagai Hari Anak Korban Perang, diharapkan anak-anak korban perang bisa mendapatkan haknya untuk memperoleh perlindungan dan perhatian dari dunia. 

Ditetapkan 4 juni sebagai Hari Anak Korban Perang juga tentu menjadi tamparan untuk kita.

Dimana ada begitu banyak sekali anak-anak yang membutuhkan perlindungan dan ada begitu banyak rasa sakit yang dirasakan oleh anak-anak tidak bersalah telah menjadi korban kekerasan fisik, emosional serta mental.

Baca Juga: Daftar Hari Besar Nasional Bulan Juni

Mudah-mudahan dengan informasi Sejarah Hari Anak Korban Perang 4 Juni di atas dapat menjadi referensi untuk kita semua.

Serta dapat menambah wawasan kita terhadap pentingnya menjaga hak anak untuk mendapatkan perlindungan. Semoga Bermanfaat!

Pencarian yang paling banyak dicari

  • hari anak korban perang palestina, suriah, sudan, yaman, dan timur tengah
  • peringatan hari anak korban perang 4 Juni
  • sejarah hari anak korban perang 4 juni
  • teman peringatan hari anak korban perang
  • contoh peringatan hari anak korban perang
  • peringatan hari anak korban perang

Artikel Terkait:

Tinggalkan komentar


Hari Anak Korban Perang