Apa Itu Kejawen Kuno Dan Tradisi Yang Tersisa!


Kejawen kuno merupakan salah satu kepercayaan yang dianut oleh etnis yang tinggal di pulau Jawa. 

Jika menilik lebih jauh bahkan ajarannya sangat fokus pada membangun tata krama dan aturan dalam bermasyarakat. 

Baca Juga: Berikut Informasi 5+ Tradisi Jawa Barat dan Tujuannya!

Penasaran? Lebih lanjut kita akan membahasnya di bawah ini. 

Apa Itu Kejawen Kuno Dan Tradisi Yang Tersisa!

Pengertian Kejawen Kuno 

Kejawen berasal dari kata “Jawa” yang bermakna segala sesuatu yang berkaitan dengan adat serta kepercayaan masyarakat Jawa (kejawen). 

Adapun penamaan kejawen sifatnya umum dikarenakan bahasa pengantar dalam ibadahnya biasanya memakai bahasa Jawa. 

Perlu diketahui pula, ajaran kejawen ini memang sangat fokus dalam hal tata krama maupun aturan yang dibangun dengan tujuan kehidupan bermasyarakat yang lebih baik. 

Adapun filsafat kejawen biasanya dipengaruhi oleh ajaran agama yang dipercaya oleh filsuf asal Jawa. 

Meskipun merupakan sebuah kepercayaan, tidak menjadikan kejawen itu sendiri sebuah agama. 

Baca Juga: Berikut Ini Tata Cara Tradisi Sunda Sungkeman Pada Pernikahan!

Kejawen kuno sendiri lebih tampak sebagai seni, tradisi, budaya, sikap, ritual dan filsuf yang berhubungan dengan masyarakat Jawa. 

Dimana semua itu memang tidak terlepas dari spiritualitas yang dimiliki oleh suku Jawa itu sendiri. 

Adapun munculnya kejawen ini disebabkan oleh perpaduan antara paham agama satu dengan agama pendatang lainnya. 

Seperti yang kita tahu, jauh sebelum berbagai agama datang ke Indonesia, kepercayaan masyarakat Jawa ketika itu ialah menganut paham animisme dan dinamisme.

Perlu diketahui pula, sejak dahulu masyarakat Jawa memang sepakat akan keesaan Tuhan. 

Hal ini menjadi inti dari ajaran kejawen. Dimana Tuhan itu Esa dan tunggal dengan berbagai sifat yang baik lagi bijaksana. 

Tradisi Kejawen Kuno Yang Masih Lestari

Pada akhirnya kejawen kuno mulai ditinggalkan. Hal itu dikarenakan banyak yang menganggap jika ajarannya sudah terlalu kuno. 

Hanya saja, hingga kini masih banyak tradisi kejawen yang dilakukan. Berikut beberapa contohnya: 

Tradisi Nyadran

Nyadran merupakan salah satu tradisi kejawen yang masih dilakukan hingga kini. Tradisi ini dilakukan dengan cara mengunjungi makam sebelum bulan puasa. 

Biasanya orang akan datang untuk berziarah, membersihkan kubur dan menabur bunga segar. Umumnya makam yang dikunjungi merupakan makam leluhur. 

Tujuan dilakukan tradisi ini ialah sebagai bentuk rasa syukur serta penghormatan kepada para leluhur yang telah lebih dulu meninggal dunia. 

Baca Juga: Mengulas Tradisi Nyadran Masyarakat Jawa

Tradisi Mitoni

Tradisi kejawen kuno yang masih dilakukan oleh segelintir orang saat ini ialah mitoni. Nah ritual ini memang dikhususkan untuk wanita hamil. 

Upacara tersebut akan dilakukan ketika usia kehamilan sudah masuk 7 bulan. Ritual yang dilakukan berupa siraman. 

Adapun tujuan dari diadakannya tradisi ini juga cukup menarik. Yakni ditujukan agar bayi dalam kandungan dapat tumbuh dengan sehat, normal dan lancar. 

Serta diharapkan ibu dan calon bayi terhindar dari berbagai kekurangan serta marabahaya. 

Tradisi Tedak Siten

Tedak siten ini memiliki nama lain mudun lemah atau unduhan. Merupakan tradisi turun tanah yang dilakukan pertama kali oleh bayi. 

Biasanya upacara ini akan dilakukan ketika usia anak 8 bulan kalender Masehi dan 7 bulan kalender Jawa. 

Nantinya, sebelum menginjakkan kaki ke tanah, anak akan digendong oleh orang tuanya untuk dicuci bersih kakinya. 

Adapun makna dari kegiatan ini ialah anak sudah mulai menapaki tanah, menandaskan bahwa anak sudah mulai menapaki kehidupan ini dengan hati yang suci. 

Baca Juga: Mengenal Tradisi Tedak Siten: Makna dan Pelaksanaannya

Tradisi Wetonan

Tradisi lainnya yang masih dilakukan ialah wetonan. Wetonan ini memang cukup mirip pelaksanaannya seperti ulang tahun. 

Hanya saja dalam wetonan bisa melakukannya lebih dari 10 kali dalam satu tahun. Adapun pelaksanaannya mengacu pada kalender Jawa. 

Tentang Tradisi Kejawen Kuno

Nah itulah tadi pembahasan mengenai apa itu kejawen kuno dan tradisi yang masih lestari.

Mudah-mudahan informasi tentang kejawen kuno dan tradisi yang masih lestari di atas dapat menjadi referensi untuk kita semua. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan komentar