5 Tradisi Adat Istiadat Tegal Yang Masih Dilestarikan


5 Tradisi Adat Istiadat Tegal Yang Masih Dilestarikan

Mengenal Warisan Adat Istiadat Tegal Melalui 5 Tradisi yang Unik

Tegal adalah nama yang berasal dari nama Tetegalan dan diartikan sebagai tanah subur yang dapat menghasilkan tanaman pertanian.

Sama seperti wilayah lain di Indonesia, adat istiadat Tegal juga turut berperan membawa nama Indonesia untuk dikenali oleh seluruh lapisan masyarakat.

Tegal yang terletak di jalur Pantai Utara Jawa Tengah ini sudah mengalami banyak perkembangan dan menjadi pusat jasa dan perdagangan.

Hal tersebut merupakan dampak dari letaknya kota Tegal yang berada tepat di jalur perekonomian lintas nasional.

Tegal bahkan sudah mempunyai banyak pusat perbelanjaan ritel yang turut serta mengubah gaya hidup masyarakat setempat.

Warisan Adat Istiadat Tegal dan Tradisinya yang Unik

Meskipun sudah banyak mengalami perubahan, tetapi hal tersebut tidak lantas mengubah masyarakat sehingga melupakan adat istiadat Tegal dan tradisi-tradisi yang sudah diwariskan sejak zaman dahulu.

Hingga saat ini masyarakat Tegal masih melestarikan dan tetap menjaga tradisi yang sudah diturunkan kepada mereka, seperti dengan melakukan beberapa tradisi unik berikut ini.

1. Tradisi Moci

Moci merupakan salah satu tradisi di Tegal yang masih dilestarikan hingga saat ini.

Jika mengunjungi Kota Tegal rasanya tidak akan pernah lengkap bila belum menikmati teh poci.

Tradisi menikmati teh poci ini bahkan sudah ada sejak zaman penjajahan.

Masyarakat biasanya akan menikmati seduhan teh poci saat pagi dan sore hari sembari ditemani camilan ringan sehingga waktu istirahat akan lebih terasa menenangkan.

Masyarakat juga biasanya menggunakan gula batu sebagai pemanis tambahan.

Poci merupakan wadah yang terbuat dari tanah liat dan biasanya digunakan oleh masyarakat sebagai tempat menyeduh teh.


Untuk menjadikan cita rasa pocinya tidak hilang dan menguar begitu saja, biasanya masyarakat akan menutup ujung poci menggunakan bungkus teh.

Teh yang dipilih pun merupakan teh asli Kota Tegal yakni berupa daun teh kering dan beraroma melati.

Tradisi ini bukan hanya dinikmati di waktu pagi atau sore hari, tetapi juga dilakukan saat ada hajatan.

Masyarakat juga melakukan Tradisi Moci ketika sedang berkumpul dalam acara tertentu.

2. Tradisi Prebegan

Tradisi Prepegan menjadi bagian dari warisan adat istiadat Tegal yang masih terjaga kelestariannya sampai sekarang.

Warga Kota Tegal akan melakukan tradisi tersebut untuk menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri.

Sehari sebelum lebaran biasanya masyarakat akan beramai-ramai ke pasar dengan berjalan kaki guna berbelanja beragam keperluan untuk menjamu para tamu.

Ketika Prepegan tentu saja pasar akan menjadi sangat ramai dan cukup sempit.

Tetapi masyarakat tetap bersedia berdesak-desakan untuk membeli berbagai kebutuhannya.

Sedangkan pada saat hari raya, masyarakat di Kota Tegal akan melakukan Nyadran yang merupakan kegiatan untuk mengunjungi rumah sanak saudara yang jauh.

Nyadran dilakukan dengan membawa sirup ataupun kue sebagai bingkisan untuk saudara yang lebih tua.

Masyarakat pun akan membuat opor ayam serta kupat sayur untuk sarapan bersama keluarganya.

3. Tradisi Mutih

Biasanya calon pengantin wanita di Kota Tegal akan melaksanakan tradisi Mutih sebelum pernikahannya.

Calon pengantin wanita juga tidak diperbolehkan makan menggunakan lauk yang enak dan hanya diizinkan untuk mengonsumsi nasi putih ataupun tahu putih yang tidak dimasak atau digoreng terlebih dahulu.

Ketika tradisi mutih dilakukan oleh calon pengantin wanita, maka kedua calon pengantin tidak boleh bertemu.

Akan tetapi mereka masih diperbolehkan untuk berkomunikasi melalui ponsel dan akan kembali dipertemukan setelah ijab qobul dilaksanakan.

Hal tersebut bertujuan agar calon pengantin wanita bisa terlihat lebih cantik setelah dirias.

Dengan begitulah pengantin pria pasti akan terpesona setelah melihat pasangannya.

4. Wayang Golek Cepak

Ternyata tidak hanya orang Sunda yang mengenal wayang golek, tetapi masyarakat Tegal juga mengenal Wayang Golek Cepak Tegalan.

Boneka wayang yang digunakan biasanya terbuat dari kayu kedondong jaran. Kayu tersebut dinilai mempunyai kualitas yang baik dan juga tahan lama.


Selain itu wayang juga dicat menggunakan cat semprot dengan warna-warna yang cukup terang agar terlihat lebih indah dan cantik.

Keberadaan wayang golek tersebut tak lepas dari peranan Ki Enthus Susmono, Bupati Kabupaten Tegal sekaligus dalang yang terkenal.

Dia kemudian memberikan nama wayang golek Slenteng dan Lupit serta membuat dua maskot daerah wayang.

5. Tradisi Mudun Lemah

Dari dahulu sampai sekarang Tradisi Mudun Lemah masih tetap dilaksanakan.

Tradisi seperti ini biasanya dilakukan ketika bayi sudah mencapai usia satu tahun.

Pada saat itulah ibu dari anak tersebut membuat bubur candil dan bubur sumsum yang kemudian dibagikan kepada warga sekitar.

Ibu dari bayi juga akan menyiapkan keperluan lainnya seperti kaca, emas, buku, pulpen, dan padi yang kemudian diletakkan di piring bersamaan dengan nasi kuning.

Sebelum bubur dibagikan, akan terdapat serangkaian acara. Nantinya bayi akan lebih dulu dipangku oleh anggota keluarganya kecuali sang ibu dan ayah kandungnya.

Kemudian bayi akan dimasukkan dalam kurungan ayam. Setelah itu nenek dari bayi akan memutari kurungan sembari membawa ceplik dan membaca doa-doa.

Acara dilanjutkan dengan membuka kurungan dan bayi dipersilakan mengambil barang-barang yang sebelumnya telah disiapkan oleh ibunya.

Semua yang terdapat pada piring tersebut mempunyai makna yang baik, misalnya jika bayi mengambil pulpen dan buku, itu maknanya si bayi kelak akan menjadi orang yang giat belajar dan membaca.

Setelah bayi mengambil barang, barulah bubur akan dibagikan.

Acara pun ditutup dengan menyebarkan uang logam.

Tradisi ini dilaksanakan dengan tujuan agar bayi tersebut bisa tumbuh dengan baik dan segera berjalan dan cepat lari.

Itulah adat istiadat Tegal dan beberapa tradisi uniknya yang masih dilestarikan hingga sekarang.

Dalam setiap tradisi tentunya mempunyai pemaknaan yang berbeda-beda dan telah dipercaya oleh masyarakat sampai saat ini.

Sekian sedikit informasi mengenai 5 Adat Istiadat Tegal yang sampai sekarang masih dilestarikan. Mudah-mudahan dapat menambah wawasan kita semua. Semoga bermanfaat!

Pencarian yang paling banyak dicari

  • tradisi moci tegal
  • tradisi onal tegal
  • tradisi masyarakat tegal
  • adat istiadat tegal jawa tengah
  • adat pernikahan tegal
  • pakaian adat tegal
  • upacara adat tegal
  • seserahan adat tegal
  • jajanan tradisi onal khas tegal
  • tradisi tarian di kota tegal

Review Google My Bussiness for Enkosa.com

Artikel Terkait:

Tinggalkan komentar