Kalender Weton Jawa Bulan Juni 2021 Lengkap


Kalender Weton Jawa Bulan Juni 2021 Lengkap

Kalender Weton Jawa Bulan Juni 2021 Lengkap

Kalender Weton Jawa selalu menjadi panutan bagi para sesepuh dalam menentukan hari untuk berbagai keperluan, diantaranya seperti mencari hari baik untuk keperluan pernikahan, khitanan, lamaran, bertani sampai memulai hari untuk bekerja.

Di bawah ini merupakan detail lengkap mengenai informasi Wuku dan Weton pada kalender jawa bulan Juni 2021.


Tanggal Masehi: 1 Juni 2021, Selasa Anggara

Tanggal Jawa: 20 Syawal 1954, Selasa Pon

Tanggal Hijriah: 20 Syawal 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Selasa
  • Pemarah dan pencemburu, luas pergaulannya.
  • Pasaran: Pon
  • Bicaranya banyak diterima orang, suka tinggal di rumah, tidak mau memakan yang bukan kepunyaannya sendiri, suka marah kepada keluarganya, jalan pikirannya sering berbeda dengan pandangan umum. Suka berbantahan, berani kepada atasan. Rejekinya cukup.
  • Haståwårå/Padewan: Brama
  • Tidak sabaran, emosional.
  • Sadwårå: Aryang
  • (Manusia) Pelupa.
  • Sångåwårå/Padangon: Nohan
  • (Bulan) Selalu berubah, indah dan mempesona, belas kasih.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Satrya Wibawa
  • Berbudi luhur, berwibawa.
  • Rakam: Sanggar Waringin
  • Teduh hatinya, suka memberi perlindungan.
  • Paarasan: Aras Pêpêt
  • Sering mendapat kesialan.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Marakeh
  • Dewa Bumi: Bethara Surenggana.
  • Pohonnya Trengguli, bunganya tidak bermanfaat, buahnya asri: Tidak bisa disuruh pergi jauh, menjadi pusat perhatian orang ketika dalam pertemuan.
  • Umbul-umbulnya terbalik: cepat mencapai sukses.
  • Gedhongnya disunggi: Suka memamerkan karunia Tuhan yang diperoleh.
  • Marakeh damar agung marapit: daya ingatnya kuat.
  • Aralnya: dianiaya.
  • Sedekah / sesaji: Nasi gurih, luknya ikan di lembaran, sayuran lima macam dan juadah dari membeli.
  • Do’anya: tulak bilahi, slawatnya: 100 dhuwit.
  • Kala Jaya Bumi: ada di utara menghadap ke selatan.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian arah ke utara.
  • Marakeh brana sempal (perhiasan tanggal/putus): tetap berharga.
  • Wuku Marakeh baik untuk menanam padi, pasang tumbal, memperbaiki rumah, membuat pekarangan.
  • Tidak baik untuk bekerja sambilan, berkasih-kasihan dan berpindah tempat.

Tanggal Masehi: 2 Juni 2021, Rabu Budha

Tanggal Jawa: 21 Syawal 1954, Rebo Wage

Tanggal Hijriah: 21 Syawal 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Rebo
  • Pendiam, pemomong dan penyabar.
  • Pasaran: Wage
  • Menarik tetapi angkuh, setia dan penurut, malas mencari nafkah perlu dibantu orang lain, kaku hati, tidak bisa berpikir panjang, sering gelap pikiran dan mendapat fitnah.
  • Haståwårå/Padewan: Kala
  • Pemarah, suka mengganggu orang lain, suka berbohong.
  • Sadwårå: Wurukung
  • (Hewan) Kurang waspada.
  • Sångåwårå/Padangon: Wogan
  • (Ulat) Sabar menerima, mantap.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Sumur Sinaba
  • Luas wawasan, bisa menjadi sumber orang mencari ilmu.
  • Rakam: Macan Kêtawan
  • Berkecukupan namun hatinya selalu resah.
  • Paarasan: Aras Tuding
  • Selalu kena tunjuk dalam berbagai perkara.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Marakeh
  • Dewa Bumi: Bethara Surenggana.
  • Pohonnya Trengguli, bunganya tidak bermanfaat, buahnya asri: Tidak bisa disuruh pergi jauh, menjadi pusat perhatian orang ketika dalam pertemuan.
  • Umbul-umbulnya terbalik: cepat mencapai sukses.
  • Gedhongnya disunggi: Suka memamerkan karunia Tuhan yang diperoleh.
  • Marakeh damar agung marapit: daya ingatnya kuat.
  • Aralnya: dianiaya.
  • Sedekah / sesaji: Nasi gurih, luknya ikan di lembaran, sayuran lima macam dan juadah dari membeli.
  • Do’anya: tulak bilahi, slawatnya: 100 dhuwit.
  • Kala Jaya Bumi: ada di utara menghadap ke selatan.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian arah ke utara.
  • Marakeh brana sempal (perhiasan tanggal/putus): tetap berharga.
  • Wuku Marakeh baik untuk menanam padi, pasang tumbal, memperbaiki rumah, membuat pekarangan.
  • Tidak baik untuk bekerja sambilan, berkasih-kasihan dan berpindah tempat.

Tanggal Masehi: 3 Juni 2021, Kamis Respati

Tanggal Jawa: 22 Syawal 1954, Kemis Kliwon


Tanggal Hijriah: 22 Syawal 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Kemis
  • Sangar menakutkan.
  • Pasaran: Kliwon
  • Pandai bicara dan bergaul, periang, ambisius, urakan, kurang bisa membalas budi, setia pada janji, ceroboh memilih makanan, banyak selamat dan doanya.
  • Haståwårå/Padewan: Uma
  • Berbelas kasih, susah, jahil.
  • Sadwårå: Paningron
  • (Ikan) Kena tipu.
  • Sångåwårå/Padangon: Tulus
  • (Air) Tekun, dermawan, dikagumi, lemah lembut.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Bumi Kapethak
  • Suka bekerja, kuat menderita dan mendapatkan kekecewaan.
  • Rakam: Dêmang Kadhuruwan
  • Sering mendapat perkara, suka membantah.
  • Paarasan: Lakuning Banyu
  • Teduh, murah hati, murah rejeki.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Marakeh
  • Dewa Bumi: Bethara Surenggana.
  • Pohonnya Trengguli, bunganya tidak bermanfaat, buahnya asri: Tidak bisa disuruh pergi jauh, menjadi pusat perhatian orang ketika dalam pertemuan.
  • Umbul-umbulnya terbalik: cepat mencapai sukses.
  • Gedhongnya disunggi: Suka memamerkan karunia Tuhan yang diperoleh.
  • Marakeh damar agung marapit: daya ingatnya kuat.
  • Aralnya: dianiaya.
  • Sedekah / sesaji: Nasi gurih, luknya ikan di lembaran, sayuran lima macam dan juadah dari membeli.
  • Do’anya: tulak bilahi, slawatnya: 100 dhuwit.
  • Kala Jaya Bumi: ada di utara menghadap ke selatan.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian arah ke utara.
  • Marakeh brana sempal (perhiasan tanggal/putus): tetap berharga.
  • Wuku Marakeh baik untuk menanam padi, pasang tumbal, memperbaiki rumah, membuat pekarangan.
  • Tidak baik untuk bekerja sambilan, berkasih-kasihan dan berpindah tempat.

Tanggal Masehi: 4 Juni 2021, Jum’at Sukra

Tanggal Jawa: 23 Syawal 1954, Jemuwah Legi

Tanggal Hijriah: 23 Syawal 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Jemuwah
  • Enerjik mengagumkan.
  • Pasaran: Legi
  • Bertanggung jawab, murah hati, enak dalam pergaulan, selalu gembira seperti tidak pernah susah, sering kena fitnah, kuat tidak tidur malam hari, berhati-hati namun sering bingung sendiri, bicaranya berisi. Banyak keberuntungan dan kesialannya.
  • Haståwårå/Padewan: Sri
  • Berbelas kasih dan mendapatkan banyak simpati.
  • Sadwårå: Uwas
  • (Burung) Takabur sehingga banyak dimusuhi.
  • Sångåwårå/Padangon: Wurung
  • (Api) Tidak sabaran, bersemangat dalam mencapai cita-cita.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Satrya Wirang
  • Sering mendapat malu atau dipermalukan.
  • Rakam: Sanggar Waringin
  • Teduh hatinya, suka memberi perlindungan.
  • Paarasan: Aras Tuding
  • Selalu kena tunjuk dalam berbagai perkara.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Marakeh
  • Dewa Bumi: Bethara Surenggana.
  • Pohonnya Trengguli, bunganya tidak bermanfaat, buahnya asri: Tidak bisa disuruh pergi jauh, menjadi pusat perhatian orang ketika dalam pertemuan.
  • Umbul-umbulnya terbalik: cepat mencapai sukses.
  • Gedhongnya disunggi: Suka memamerkan karunia Tuhan yang diperoleh.
  • Marakeh damar agung marapit: daya ingatnya kuat.
  • Aralnya: dianiaya.
  • Sedekah / sesaji: Nasi gurih, luknya ikan di lembaran, sayuran lima macam dan juadah dari membeli.
  • Do’anya: tulak bilahi, slawatnya: 100 dhuwit.
  • Kala Jaya Bumi: ada di utara menghadap ke selatan.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian arah ke utara.
  • Marakeh brana sempal (perhiasan tanggal/putus): tetap berharga.
  • Wuku Marakeh baik untuk menanam padi, pasang tumbal, memperbaiki rumah, membuat pekarangan.
  • Tidak baik untuk bekerja sambilan, berkasih-kasihan dan berpindah tempat.

Tanggal Masehi: 5 Juni 2021, Sabtu Saniscara

Tanggal Jawa: 24 Syawal 1954, Setu Pahing

Tanggal Hijriah: 24 Syawal 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Setu
  • Membuat orang merasa senang, susah ditebak.
  • Pasaran: Pahing
  • Selalu ingin memiliki (barang), kesungguhannya penuh perhitungan untuk mendapatkan untung, suka menolong, mandiri, kuat lapar, banyak musuhnya, kalau tersinggung menakutkan marahnya, suka kebersihan. Sering kena tipu dan kalau kehilangan jarang bisa menemukan kembali.
  • Haståwårå/Padewan: Indra
  • Berbakat menjadi cendekiawan/intelektual, sombong, teliti.
  • Sadwårå: Mawulu
  • (Benih) Was-was dan curiga.
  • Sångåwårå/Padangon: Dadi
  • (Kayu) Berselera tinggi dan tidak mau dilebihi orang lain.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Satrya Wibawa
  • Berbudi luhur, berwibawa.
  • Rakam: Macan Kêtawan
  • Berkecukupan namun hatinya selalu resah.
  • Paarasan: Lakuning Gêni
  • Mudah marah dan ambisius.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Marakeh
  • Dewa Bumi: Bethara Surenggana.
  • Pohonnya Trengguli, bunganya tidak bermanfaat, buahnya asri: Tidak bisa disuruh pergi jauh, menjadi pusat perhatian orang ketika dalam pertemuan.
  • Umbul-umbulnya terbalik: cepat mencapai sukses.
  • Gedhongnya disunggi: Suka memamerkan karunia Tuhan yang diperoleh.
  • Marakeh damar agung marapit: daya ingatnya kuat.
  • Aralnya: dianiaya.
  • Sedekah / sesaji: Nasi gurih, luknya ikan di lembaran, sayuran lima macam dan juadah dari membeli.
  • Do’anya: tulak bilahi, slawatnya: 100 dhuwit.
  • Kala Jaya Bumi: ada di utara menghadap ke selatan.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian arah ke utara.
  • Marakeh brana sempal (perhiasan tanggal/putus): tetap berharga.
  • Wuku Marakeh baik untuk menanam padi, pasang tumbal, memperbaiki rumah, membuat pekarangan.
  • Tidak baik untuk bekerja sambilan, berkasih-kasihan dan berpindah tempat.

Tanggal Masehi: 6 Juni 2021, Minggu Radite

Tanggal Jawa: 25 Syawal 1954, Minggu Pon

Tanggal Hijriah: 25 Syawal 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Minggu
  • Tekun mandiri, berwibawa.
  • Pasaran: Pon
  • Bicaranya banyak diterima orang, suka tinggal di rumah, tidak mau memakan yang bukan kepunyaannya sendiri, suka marah kepada keluarganya, jalan pikirannya sering berbeda dengan pandangan umum. Suka berbantahan, berani kepada atasan. Rejekinya cukup.
  • Haståwårå/Padewan: Guru
  • Berkuasa, bakat memimpin, pemberi, perayu.
  • Sadwårå: Tungle
  • (Daun) Bertanggung jawab namun suka membantah.
  • Sångåwårå/Padangon: Dangu
  • (Batu) Pendiam, kurang wawasan, keras hati.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Bumi Kapethak
  • Suka bekerja, kuat menderita dan mendapatkan kekecewaan.
  • Rakam: Kala Tinantang
  • Pemberani hingga banyak dimusuhi.
  • Paarasan: Aras Kêmbang
  • Memiliki pesona daya tarik terhadap lawan jenis.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Tambir
  • Dewa Bumi: Bethara Siwah, kebaikan lahirnya bermuatan pamrih di batin.
  • Pohonnya Upas: Tidak bisa dijadikan tempat berlindung / mengabdi.
  • Burungnya Prenjak: tinggi cita-citanya.
  • Menyandhing Gedhong: suka membual.
  • Tambir Anggara Kasih upas racun: Batinnya tidak selamat.
  • Aralnya: dijahili / dikerjai orang.
  • Sedekah / sesaji: Nasi pulen dan nasi uduk, lauknya pindang bebek dan ayam.
  • Do’anya: slamet pina, slawatnya: pisau baja dan jarum satu.
  • Kala Jaya Bumi: ada di barat daya menghadap ke timur laut.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju arah ke barat daya.
  • Tambir lesu sarirane: sering kehilangan gairah / semangat.
  • Wuku Tambir baik untuk pergi mencari nafkah, menanam pohon buah-buahan (palakina), menancapkan turus (cabang / ranting pohon yang bisa tumbuh setelah ditancapkan di tanah), berguru ilmu kebatinan dan pergi berperang.

Tanggal Masehi: 7 Juni 2021, Senin Soma

Tanggal Jawa: 26 Syawal 1954, Senen Wage

Tanggal Hijriah: 26 Syawal 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Senen
  • Selalu berubah, indah dan banyak mendapatkan simpati.
  • Pasaran: Wage
  • Menarik tetapi angkuh, setia dan penurut, malas mencari nafkah perlu dibantu orang lain, kaku hati, tidak bisa berpikir panjang, sering gelap pikiran dan mendapat fitnah.
  • Haståwårå/Padewan: Yama
  • Sederhana, jorok dan pemaaf.
  • Sadwårå: Aryang
  • (Manusia) Pelupa.
  • Sångåwårå/Padangon: Jagur
  • (Harimau) Galak, waspada, luwes, kuat.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Tunggak Semi
  • Rejekinya selalu ada, akan habis tetapi mendapatkan lagi.
  • Rakam: Sanggar Waringin
  • Teduh hatinya, suka memberi perlindungan.
  • Paarasan: Lakuning Gêni
  • Mudah marah dan ambisius.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Tambir
  • Dewa Bumi: Bethara Siwah, kebaikan lahirnya bermuatan pamrih di batin.
  • Pohonnya Upas: Tidak bisa dijadikan tempat berlindung / mengabdi.
  • Burungnya Prenjak: tinggi cita-citanya.
  • Menyandhing Gedhong: suka membual.
  • Tambir Anggara Kasih upas racun: Batinnya tidak selamat.
  • Aralnya: dijahili / dikerjai orang.
  • Sedekah / sesaji: Nasi pulen dan nasi uduk, lauknya pindang bebek dan ayam.
  • Do’anya: slamet pina, slawatnya: pisau baja dan jarum satu.
  • Kala Jaya Bumi: ada di barat daya menghadap ke timur laut.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju arah ke barat daya.
  • Tambir lesu sarirane: sering kehilangan gairah / semangat.
  • Wuku Tambir baik untuk pergi mencari nafkah, menanam pohon buah-buahan (palakina), menancapkan turus (cabang / ranting pohon yang bisa tumbuh setelah ditancapkan di tanah), berguru ilmu kebatinan dan pergi berperang.

Tanggal Masehi: 8 Juni 2021, Selasa Anggara

Tanggal Jawa: 27 Syawal 1954, Selasa Kliwon

Tanggal Hijriah: 27 Syawal 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Selasa
  • Pemarah dan pencemburu, luas pergaulannya.
  • Pasaran: Kliwon
  • Pandai bicara dan bergaul, periang, ambisius, urakan, kurang bisa membalas budi, setia pada janji, ceroboh memilih makanan, banyak selamat dan doanya.
  • Haståwårå/Padewan: Rudra
  • Angker berwibawa, kejam.
  • Sadwårå: Wurukung
  • (Hewan) Kurang waspada.
  • Sångåwårå/Padangon: Gigis
  • (Tanah/Bumi) Berhati longgar, pamomong, sabar.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Sumur Sinaba
  • Luas wawasan, bisa menjadi sumber orang mencari ilmu.
  • Rakam: Nuju Pati
  • Banyak sial dan apesnya.
  • Paarasan: Aras Tuding
  • Selalu kena tunjuk dalam berbagai perkara.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Tambir
  • Dewa Bumi: Bethara Siwah, kebaikan lahirnya bermuatan pamrih di batin.
  • Pohonnya Upas: Tidak bisa dijadikan tempat berlindung / mengabdi.
  • Burungnya Prenjak: tinggi cita-citanya.
  • Menyandhing Gedhong: suka membual.
  • Tambir Anggara Kasih upas racun: Batinnya tidak selamat.
  • Aralnya: dijahili / dikerjai orang.
  • Sedekah / sesaji: Nasi pulen dan nasi uduk, lauknya pindang bebek dan ayam.
  • Do’anya: slamet pina, slawatnya: pisau baja dan jarum satu.
  • Kala Jaya Bumi: ada di barat daya menghadap ke timur laut.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju arah ke barat daya.
  • Tambir lesu sarirane: sering kehilangan gairah / semangat.
  • Wuku Tambir baik untuk pergi mencari nafkah, menanam pohon buah-buahan (palakina), menancapkan turus (cabang / ranting pohon yang bisa tumbuh setelah ditancapkan di tanah), berguru ilmu kebatinan dan pergi berperang.

Tanggal Masehi: 9 Juni 2021, Rabu Budha

Tanggal Jawa: 28 Syawal 1954, Rebo Legi

Tanggal Hijriah: 28 Syawal 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Rebo
  • Pendiam, pemomong dan penyabar.
  • Pasaran: Legi
  • Bertanggung jawab, murah hati, enak dalam pergaulan, selalu gembira seperti tidak pernah susah, sering kena fitnah, kuat tidak tidur malam hari, berhati-hati namun sering bingung sendiri, bicaranya berisi. Banyak keberuntungan dan kesialannya.
  • Haståwårå/Padewan: Brama
  • Tidak sabaran, emosional.
  • Sadwårå: Paningron
  • (Ikan) Kena tipu.
  • Sångåwårå/Padangon: Kerangan
  • (Matahari) Menghidupi (banyak rejeki), menerangi (luas wawasan).
  • Saptåwårå/Pancasuda: Sumur Sinaba
  • Luas wawasan, bisa menjadi sumber orang mencari ilmu.
  • Rakam: Dêmang Kadhuruwan
  • Sering mendapat perkara, suka membantah.
  • Paarasan: Aras Kêmbang
  • Memiliki pesona daya tarik terhadap lawan jenis.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Tambir
  • Dewa Bumi: Bethara Siwah, kebaikan lahirnya bermuatan pamrih di batin.
  • Pohonnya Upas: Tidak bisa dijadikan tempat berlindung / mengabdi.
  • Burungnya Prenjak: tinggi cita-citanya.
  • Menyandhing Gedhong: suka membual.
  • Tambir Anggara Kasih upas racun: Batinnya tidak selamat.
  • Aralnya: dijahili / dikerjai orang.
  • Sedekah / sesaji: Nasi pulen dan nasi uduk, lauknya pindang bebek dan ayam.
  • Do’anya: slamet pina, slawatnya: pisau baja dan jarum satu.
  • Kala Jaya Bumi: ada di barat daya menghadap ke timur laut.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju arah ke barat daya.
  • Tambir lesu sarirane: sering kehilangan gairah / semangat.
  • Wuku Tambir baik untuk pergi mencari nafkah, menanam pohon buah-buahan (palakina), menancapkan turus (cabang / ranting pohon yang bisa tumbuh setelah ditancapkan di tanah), berguru ilmu kebatinan dan pergi berperang.

Tanggal Masehi: 10 Juni 2021, Kamis Respati

Tanggal Jawa: 29 Syawal 1954, Kemis Pahing

Tanggal Hijriah: 29 Syawal 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Kemis
  • Sangar menakutkan.
  • Pasaran: Pahing
  • Selalu ingin memiliki (barang), kesungguhannya penuh perhitungan untuk mendapatkan untung, suka menolong, mandiri, kuat lapar, banyak musuhnya, kalau tersinggung menakutkan marahnya, suka kebersihan. Sering kena tipu dan kalau kehilangan jarang bisa menemukan kembali.
  • Haståwårå/Padewan: Kala
  • Pemarah, suka mengganggu orang lain, suka berbohong.
  • Sadwårå: Uwas
  • (Burung) Takabur sehingga banyak dimusuhi.
  • Sångåwårå/Padangon: Nohan
  • (Bulan) Selalu berubah, indah dan mempesona, belas kasih.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Lebu Katiyub Angin
  • Cita-citanya sering tidak kesampaian, hartanya sering habis.
  • Rakam: Mantri Sinaroja
  • Memperoleh kemuliaan, mampu menjalankan tugas, angkuh.
  • Paarasan: Lakuning Bumi
  • Melindungi, mengasuh, sabar, mengalah.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Tambir
  • Dewa Bumi: Bethara Siwah, kebaikan lahirnya bermuatan pamrih di batin.
  • Pohonnya Upas: Tidak bisa dijadikan tempat berlindung / mengabdi.
  • Burungnya Prenjak: tinggi cita-citanya.
  • Menyandhing Gedhong: suka membual.
  • Tambir Anggara Kasih upas racun: Batinnya tidak selamat.
  • Aralnya: dijahili / dikerjai orang.
  • Sedekah / sesaji: Nasi pulen dan nasi uduk, lauknya pindang bebek dan ayam.
  • Do’anya: slamet pina, slawatnya: pisau baja dan jarum satu.
  • Kala Jaya Bumi: ada di barat daya menghadap ke timur laut.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju arah ke barat daya.
  • Tambir lesu sarirane: sering kehilangan gairah / semangat.
  • Wuku Tambir baik untuk pergi mencari nafkah, menanam pohon buah-buahan (palakina), menancapkan turus (cabang / ranting pohon yang bisa tumbuh setelah ditancapkan di tanah), berguru ilmu kebatinan dan pergi berperang.

Tanggal Masehi: 11 Juni 2021, Jum’at Sukra

Tanggal Jawa: 1 Dulkaidah 1954, Jemuwah Pon

Tanggal Hijriah: 01 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Jemuwah
  • Enerjik mengagumkan.
  • Pasaran: Pon
  • Bicaranya banyak diterima orang, suka tinggal di rumah, tidak mau memakan yang bukan kepunyaannya sendiri, suka marah kepada keluarganya, jalan pikirannya sering berbeda dengan pandangan umum. Suka berbantahan, berani kepada atasan. Rejekinya cukup.
  • Haståwårå/Padewan: Uma
  • Berbelas kasih, susah, jahil.
  • Sadwårå: Mawulu
  • (Benih) Was-was dan curiga.
  • Sångåwårå/Padangon: Wogan
  • (Ulat) Sabar menerima, mantap.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Lebu Katiyub Angin
  • Cita-citanya sering tidak kesampaian, hartanya sering habis.
  • Rakam: Macan Kêtawan
  • Berkecukupan namun hatinya selalu resah.
  • Paarasan: Lakuning Lintang
  • Kesepian, suka menyendiri, bersifat pendeta, miskin.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Tambir
  • Dewa Bumi: Bethara Siwah, kebaikan lahirnya bermuatan pamrih di batin.
  • Pohonnya Upas: Tidak bisa dijadikan tempat berlindung / mengabdi.
  • Burungnya Prenjak: tinggi cita-citanya.
  • Menyandhing Gedhong: suka membual.
  • Tambir Anggara Kasih upas racun: Batinnya tidak selamat.
  • Aralnya: dijahili / dikerjai orang.
  • Sedekah / sesaji: Nasi pulen dan nasi uduk, lauknya pindang bebek dan ayam.
  • Do’anya: slamet pina, slawatnya: pisau baja dan jarum satu.
  • Kala Jaya Bumi: ada di barat daya menghadap ke timur laut.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju arah ke barat daya.
  • Tambir lesu sarirane: sering kehilangan gairah / semangat.
  • Wuku Tambir baik untuk pergi mencari nafkah, menanam pohon buah-buahan (palakina), menancapkan turus (cabang / ranting pohon yang bisa tumbuh setelah ditancapkan di tanah), berguru ilmu kebatinan dan pergi berperang.

Tanggal Masehi: 12 Juni 2021, Sabtu Saniscara

Tanggal Jawa: 2 Dulkaidah 1954, Setu Wage

Tanggal Hijriah: 02 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Setu
  • Membuat orang merasa senang, susah ditebak.
  • Pasaran: Wage
  • Menarik tetapi angkuh, setia dan penurut, malas mencari nafkah perlu dibantu orang lain, kaku hati, tidak bisa berpikir panjang, sering gelap pikiran dan mendapat fitnah.
  • Haståwårå/Padewan: Sri
  • Berbelas kasih dan mendapatkan banyak simpati.
  • Sadwårå: Tungle
  • (Daun) Bertanggung jawab namun suka membantah.
  • Sångåwårå/Padangon: Tulus
  • (Air) Tekun, dermawan, dikagumi, lemah lembut.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Bumi Kapethak
  • Suka bekerja, kuat menderita dan mendapatkan kekecewaan.
  • Rakam: Kala Tinantang
  • Pemberani hingga banyak dimusuhi.
  • Paarasan: Lakuning Lintang
  • Kesepian, suka menyendiri, bersifat pendeta, miskin.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Tambir
  • Dewa Bumi: Bethara Siwah, kebaikan lahirnya bermuatan pamrih di batin.
  • Pohonnya Upas: Tidak bisa dijadikan tempat berlindung / mengabdi.
  • Burungnya Prenjak: tinggi cita-citanya.
  • Menyandhing Gedhong: suka membual.
  • Tambir Anggara Kasih upas racun: Batinnya tidak selamat.
  • Aralnya: dijahili / dikerjai orang.
  • Sedekah / sesaji: Nasi pulen dan nasi uduk, lauknya pindang bebek dan ayam.
  • Do’anya: slamet pina, slawatnya: pisau baja dan jarum satu.
  • Kala Jaya Bumi: ada di barat daya menghadap ke timur laut.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju arah ke barat daya.
  • Tambir lesu sarirane: sering kehilangan gairah / semangat.
  • Wuku Tambir baik untuk pergi mencari nafkah, menanam pohon buah-buahan (palakina), menancapkan turus (cabang / ranting pohon yang bisa tumbuh setelah ditancapkan di tanah), berguru ilmu kebatinan dan pergi berperang.

Tanggal Masehi: 13 Juni 2021, Minggu Radite

Tanggal Jawa: 3 Dulkaidah 1954, Minggu Kliwon

Tanggal Hijriah: 03 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Minggu
  • Tekun mandiri, berwibawa.
  • Pasaran: Kliwon
  • Pandai bicara dan bergaul, periang, ambisius, urakan, kurang bisa membalas budi, setia pada janji, ceroboh memilih makanan, banyak selamat dan doanya.
  • Haståwårå/Padewan: Indra
  • Berbakat menjadi cendekiawan/intelektual, sombong, teliti.
  • Sadwårå: Aryang
  • (Manusia) Pelupa.
  • Sångåwårå/Padangon: Wurung
  • (Api) Tidak sabaran, bersemangat dalam mencapai cita-cita.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Lebu Katiyub Angin
  • Cita-citanya sering tidak kesampaian, hartanya sering habis.
  • Rakam: Mantri Sinaroja
  • Memperoleh kemuliaan, mampu menjalankan tugas, angkuh.
  • Paarasan: Lakuning Lintang
  • Kesepian, suka menyendiri, bersifat pendeta, miskin.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Md.kungan
  • Dewa Bumi: Bethara Basuki.
  • Pohonnya Plasa: terkenal.
  • Burungnya Pelung: Suka di tempat yang berair, kebaikan dibelakang.
  • Gedhongnya ada di atas: Banyak yang bersimpati, bicaranya halus / sopan, menerima ketentuan Tuhan.
  • Md.kungan unen-unen kang mbarung (bebunyian yang marak): periang dan banyak bicara.
  • Aralnya: disalahi di waktu malam.
  • Sedekah / sesaji: Nasi punar, lauknya ayam wiring kuning digoreng dan jenang abang untuk membetulkan wetonnya.
  • Do’anya: nguwur.
  • Kala Jaya Bumi: ada di timur menghadap ke barat.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian ke timur.
  • Md.kungan baya ngurag (buaya mati kelaparan): sial oleh keadaan.
  • Wuku Mandhangkungan baik untuk menikah, mendirikan rumah, pergi mencari srana (solusi).
  • Tidak baik untuk bertengkar dan berkhianat.

Tanggal Masehi: 14 Juni 2021, Senin Soma

Tanggal Jawa: 4 Dulkaidah 1954, Senen Legi

Tanggal Hijriah: 04 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Senen
  • Selalu berubah, indah dan banyak mendapatkan simpati.
  • Pasaran: Legi
  • Bertanggung jawab, murah hati, enak dalam pergaulan, selalu gembira seperti tidak pernah susah, sering kena fitnah, kuat tidak tidur malam hari, berhati-hati namun sering bingung sendiri, bicaranya berisi. Banyak keberuntungan dan kesialannya.
  • Haståwårå/Padewan: Guru
  • Berkuasa, bakat memimpin, pemberi, perayu.
  • Sadwårå: Wurukung
  • (Hewan) Kurang waspada.
  • Sångåwårå/Padangon: Dadi
  • (Kayu) Berselera tinggi dan tidak mau dilebihi orang lain.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Tunggak Semi
  • Rejekinya selalu ada, akan habis tetapi mendapatkan lagi.
  • Rakam: Nuju Pati
  • Banyak sial dan apesnya.
  • Paarasan: Lakuning Angin
  • Pandai membuat orang senang, meankutkan kalau marah.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Md.kungan
  • Dewa Bumi: Bethara Basuki.
  • Pohonnya Plasa: terkenal.
  • Burungnya Pelung: Suka di tempat yang berair, kebaikan dibelakang.
  • Gedhongnya ada di atas: Banyak yang bersimpati, bicaranya halus / sopan, menerima ketentuan Tuhan.
  • Md.kungan unen-unen kang mbarung (bebunyian yang marak): periang dan banyak bicara.
  • Aralnya: disalahi di waktu malam.
  • Sedekah / sesaji: Nasi punar, lauknya ayam wiring kuning digoreng dan jenang abang untuk membetulkan wetonnya.
  • Do’anya: nguwur.
  • Kala Jaya Bumi: ada di timur menghadap ke barat.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian ke timur.
  • Md.kungan baya ngurag (buaya mati kelaparan): sial oleh keadaan.
  • Wuku Mandhangkungan baik untuk menikah, mendirikan rumah, pergi mencari srana (solusi).
  • Tidak baik untuk bertengkar dan berkhianat.

Tanggal Masehi: 15 Juni 2021, Selasa Anggara

Tanggal Jawa: 5 Dulkaidah 1954, Selasa Pahing

Tanggal Hijriah: 05 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Selasa
  • Pemarah dan pencemburu, luas pergaulannya.
  • Pasaran: Pahing
  • Selalu ingin memiliki (barang), kesungguhannya penuh perhitungan untuk mendapatkan untung, suka menolong, mandiri, kuat lapar, banyak musuhnya, kalau tersinggung menakutkan marahnya, suka kebersihan. Sering kena tipu dan kalau kehilangan jarang bisa menemukan kembali.
  • Haståwårå/Padewan: Yama
  • Sederhana, jorok dan pemaaf.
  • Sadwårå: Paningron
  • (Ikan) Kena tipu.
  • Sångåwårå/Padangon: Dangu
  • (Batu) Pendiam, kurang wawasan, keras hati.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Satrya Wirang
  • Sering mendapat malu atau dipermalukan.
  • Rakam: Dêmang Kadhuruwan
  • Sering mendapat perkara, suka membantah.
  • Paarasan: Aras Kêmbang
  • Memiliki pesona daya tarik terhadap lawan jenis.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Md.kungan
  • Dewa Bumi: Bethara Basuki.
  • Pohonnya Plasa: terkenal.
  • Burungnya Pelung: Suka di tempat yang berair, kebaikan dibelakang.
  • Gedhongnya ada di atas: Banyak yang bersimpati, bicaranya halus / sopan, menerima ketentuan Tuhan.
  • Md.kungan unen-unen kang mbarung (bebunyian yang marak): periang dan banyak bicara.
  • Aralnya: disalahi di waktu malam.
  • Sedekah / sesaji: Nasi punar, lauknya ayam wiring kuning digoreng dan jenang abang untuk membetulkan wetonnya.
  • Do’anya: nguwur.
  • Kala Jaya Bumi: ada di timur menghadap ke barat.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian ke timur.
  • Md.kungan baya ngurag (buaya mati kelaparan): sial oleh keadaan.
  • Wuku Mandhangkungan baik untuk menikah, mendirikan rumah, pergi mencari srana (solusi).
  • Tidak baik untuk bertengkar dan berkhianat.

Tanggal Masehi: 16 Juni 2021, Rabu Budha

Tanggal Jawa: 6 Dulkaidah 1954, Rebo Pon

Tanggal Hijriah: 06 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Rebo
  • Pendiam, pemomong dan penyabar.
  • Pasaran: Pon
  • Bicaranya banyak diterima orang, suka tinggal di rumah, tidak mau memakan yang bukan kepunyaannya sendiri, suka marah kepada keluarganya, jalan pikirannya sering berbeda dengan pandangan umum. Suka berbantahan, berani kepada atasan. Rejekinya cukup.
  • Haståwårå/Padewan: Rudra
  • Angker berwibawa, kejam.
  • Sadwårå: Uwas
  • (Burung) Takabur sehingga banyak dimusuhi.
  • Sångåwårå/Padangon: Jagur
  • (Harimau) Galak, waspada, luwes, kuat.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Bumi Kapethak
  • Suka bekerja, kuat menderita dan mendapatkan kekecewaan.
  • Rakam: Mantri Sinaroja
  • Memperoleh kemuliaan, mampu menjalankan tugas, angkuh.
  • Paarasan: Lakuning Rêmbulan
  • Mempesona dan membuat tenteram hati orang.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Md.kungan
  • Dewa Bumi: Bethara Basuki.
  • Pohonnya Plasa: terkenal.
  • Burungnya Pelung: Suka di tempat yang berair, kebaikan dibelakang.
  • Gedhongnya ada di atas: Banyak yang bersimpati, bicaranya halus / sopan, menerima ketentuan Tuhan.
  • Md.kungan unen-unen kang mbarung (bebunyian yang marak): periang dan banyak bicara.
  • Aralnya: disalahi di waktu malam.
  • Sedekah / sesaji: Nasi punar, lauknya ayam wiring kuning digoreng dan jenang abang untuk membetulkan wetonnya.
  • Do’anya: nguwur.
  • Kala Jaya Bumi: ada di timur menghadap ke barat.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian ke timur.
  • Md.kungan baya ngurag (buaya mati kelaparan): sial oleh keadaan.
  • Wuku Mandhangkungan baik untuk menikah, mendirikan rumah, pergi mencari srana (solusi).
  • Tidak baik untuk bertengkar dan berkhianat.

Tanggal Masehi: 17 Juni 2021, Kamis Respati

Tanggal Jawa: 7 Dulkaidah 1954, Kemis Wage

Tanggal Hijriah: 07 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Kemis
  • Sangar menakutkan.
  • Pasaran: Wage
  • Menarik tetapi angkuh, setia dan penurut, malas mencari nafkah perlu dibantu orang lain, kaku hati, tidak bisa berpikir panjang, sering gelap pikiran dan mendapat fitnah.
  • Haståwårå/Padewan: Brama
  • Tidak sabaran, emosional.
  • Sadwårå: Mawulu
  • (Benih) Was-was dan curiga.
  • Sångåwårå/Padangon: Gigis
  • (Tanah/Bumi) Berhati longgar, pamomong, sabar.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Satrya Wibawa
  • Berbudi luhur, berwibawa.
  • Rakam: Nuju Pati
  • Banyak sial dan apesnya.
  • Paarasan: Aras Kêmbang
  • Memiliki pesona daya tarik terhadap lawan jenis.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Md.kungan
  • Dewa Bumi: Bethara Basuki.
  • Pohonnya Plasa: terkenal.
  • Burungnya Pelung: Suka di tempat yang berair, kebaikan dibelakang.
  • Gedhongnya ada di atas: Banyak yang bersimpati, bicaranya halus / sopan, menerima ketentuan Tuhan.
  • Md.kungan unen-unen kang mbarung (bebunyian yang marak): periang dan banyak bicara.
  • Aralnya: disalahi di waktu malam.
  • Sedekah / sesaji: Nasi punar, lauknya ayam wiring kuning digoreng dan jenang abang untuk membetulkan wetonnya.
  • Do’anya: nguwur.
  • Kala Jaya Bumi: ada di timur menghadap ke barat.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian ke timur.
  • Md.kungan baya ngurag (buaya mati kelaparan): sial oleh keadaan.
  • Wuku Mandhangkungan baik untuk menikah, mendirikan rumah, pergi mencari srana (solusi).
  • Tidak baik untuk bertengkar dan berkhianat.

Tanggal Masehi: 18 Juni 2021, Jum’at Sukra

Tanggal Jawa: 8 Dulkaidah 1954, Jemuwah Kliwon

Tanggal Hijriah: 08 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Jemuwah
  • Enerjik mengagumkan.
  • Pasaran: Kliwon
  • Pandai bicara dan bergaul, periang, ambisius, urakan, kurang bisa membalas budi, setia pada janji, ceroboh memilih makanan, banyak selamat dan doanya.
  • Haståwårå/Padewan: Kala
  • Pemarah, suka mengganggu orang lain, suka berbohong.
  • Sadwårå: Tungle
  • (Daun) Bertanggung jawab namun suka membantah.
  • Sångåwårå/Padangon: Kerangan
  • (Matahari) Menghidupi (banyak rejeki), menerangi (luas wawasan).
  • Saptåwårå/Pancasuda: Wasesa Segara
  • Pemaaf, suka menolong, berhati mulia.
  • Rakam: Dêmang Kadhuruwan
  • Sering mendapat perkara, suka membantah.
  • Paarasan: Lakuning Rêmbulan
  • Mempesona dan membuat tenteram hati orang.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Md.kungan
  • Dewa Bumi: Bethara Basuki.
  • Pohonnya Plasa: terkenal.
  • Burungnya Pelung: Suka di tempat yang berair, kebaikan dibelakang.
  • Gedhongnya ada di atas: Banyak yang bersimpati, bicaranya halus / sopan, menerima ketentuan Tuhan.
  • Md.kungan unen-unen kang mbarung (bebunyian yang marak): periang dan banyak bicara.
  • Aralnya: disalahi di waktu malam.
  • Sedekah / sesaji: Nasi punar, lauknya ayam wiring kuning digoreng dan jenang abang untuk membetulkan wetonnya.
  • Do’anya: nguwur.
  • Kala Jaya Bumi: ada di timur menghadap ke barat.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian ke timur.
  • Md.kungan baya ngurag (buaya mati kelaparan): sial oleh keadaan.
  • Wuku Mandhangkungan baik untuk menikah, mendirikan rumah, pergi mencari srana (solusi).
  • Tidak baik untuk bertengkar dan berkhianat.

Tanggal Masehi: 19 Juni 2021, Sabtu Saniscara

Tanggal Jawa: 9 Dulkaidah 1954, Setu Legi

Tanggal Hijriah: 09 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Setu
  • Membuat orang merasa senang, susah ditebak.
  • Pasaran: Legi
  • Bertanggung jawab, murah hati, enak dalam pergaulan, selalu gembira seperti tidak pernah susah, sering kena fitnah, kuat tidak tidur malam hari, berhati-hati namun sering bingung sendiri, bicaranya berisi. Banyak keberuntungan dan kesialannya.
  • Haståwårå/Padewan: Uma
  • Berbelas kasih, susah, jahil.
  • Sadwårå: Aryang
  • (Manusia) Pelupa.
  • Sångåwårå/Padangon: Nohan
  • (Bulan) Selalu berubah, indah dan mempesona, belas kasih.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Bumi Kapethak
  • Suka bekerja, kuat menderita dan mendapatkan kekecewaan.
  • Rakam: Mantri Sinaroja
  • Memperoleh kemuliaan, mampu menjalankan tugas, angkuh.
  • Paarasan: Lakuning Rêmbulan
  • Mempesona dan membuat tenteram hati orang.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Md.kungan
  • Dewa Bumi: Bethara Basuki.
  • Pohonnya Plasa: terkenal.
  • Burungnya Pelung: Suka di tempat yang berair, kebaikan dibelakang.
  • Gedhongnya ada di atas: Banyak yang bersimpati, bicaranya halus / sopan, menerima ketentuan Tuhan.
  • Md.kungan unen-unen kang mbarung (bebunyian yang marak): periang dan banyak bicara.
  • Aralnya: disalahi di waktu malam.
  • Sedekah / sesaji: Nasi punar, lauknya ayam wiring kuning digoreng dan jenang abang untuk membetulkan wetonnya.
  • Do’anya: nguwur.
  • Kala Jaya Bumi: ada di timur menghadap ke barat.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian ke timur.
  • Md.kungan baya ngurag (buaya mati kelaparan): sial oleh keadaan.
  • Wuku Mandhangkungan baik untuk menikah, mendirikan rumah, pergi mencari srana (solusi).
  • Tidak baik untuk bertengkar dan berkhianat.

Tanggal Masehi: 20 Juni 2021, Minggu Radite

Tanggal Jawa: 10 Dulkaidah 1954, Minggu Pahing

Tanggal Hijriah: 10 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Minggu
  • Tekun mandiri, berwibawa.
  • Pasaran: Pahing
  • Selalu ingin memiliki (barang), kesungguhannya penuh perhitungan untuk mendapatkan untung, suka menolong, mandiri, kuat lapar, banyak musuhnya, kalau tersinggung menakutkan marahnya, suka kebersihan. Sering kena tipu dan kalau kehilangan jarang bisa menemukan kembali.
  • Haståwårå/Padewan: Sri
  • Berbelas kasih dan mendapatkan banyak simpati.
  • Sadwårå: Wurukung
  • (Hewan) Kurang waspada.
  • Sångåwårå/Padangon: Wogan
  • (Ulat) Sabar menerima, mantap.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Wasesa Segara
  • Pemaaf, suka menolong, berhati mulia.
  • Rakam: Nuju Pati
  • Banyak sial dan apesnya.
  • Paarasan: Lakuning Rêmbulan
  • Mempesona dan membuat tenteram hati orang.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Maktal
  • Dewa Bumi: Bethara Sakri.
  • Pohonnya Nagasari dan burungnya Ayam Alas: Banyak yang bersimpati, ucapannya mememikat, pandai berbakti dan mengabdi.
  • Gedhongnya ditumpangi umbul-umbul: Mendapatkan kekayaan dan kehormatan bersamaan.
  • Maktal pancawara amor angin (tersohor dan terkabarkan): besar hatinya.
  • Aralnya: berkelahi.
  • Sedekah / sesaji: Nasi pulen dan nasu gurih, lauknya pindang bebek dan ayam lembaran.
  • Do’anya: memuliakan Nabi dan selamatnya Adam.
  • Kala Jaya Bumi: ada di timur laut menghadap barat daya.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju ke arah timur laut.
  • Maktal ibarat harimau kelaparan yang siap menerkam.
  • Wuku Maktal baik untuk menikahkan, mengundang kerabat untuk suatu keperluan, memperbaiki apa saja dan memuja Tuhan.
  • Tidak baik untuk bepergian, pindah rumah / tempat dan meminjamkan uang.

Tanggal Masehi: 21 Juni 2021, Senin Soma

Tanggal Jawa: 11 Dulkaidah 1954, Senen Pon

Tanggal Hijriah: 11 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Senen
  • Selalu berubah, indah dan banyak mendapatkan simpati.
  • Pasaran: Pon
  • Bicaranya banyak diterima orang, suka tinggal di rumah, tidak mau memakan yang bukan kepunyaannya sendiri, suka marah kepada keluarganya, jalan pikirannya sering berbeda dengan pandangan umum. Suka berbantahan, berani kepada atasan. Rejekinya cukup.
  • Haståwårå/Padewan: Indra
  • Berbakat menjadi cendekiawan/intelektual, sombong, teliti.
  • Sadwårå: Paningron
  • (Ikan) Kena tipu.
  • Sångåwårå/Padangon: Tulus
  • (Air) Tekun, dermawan, dikagumi, lemah lembut.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Sumur Sinaba
  • Luas wawasan, bisa menjadi sumber orang mencari ilmu.
  • Rakam: Dêmang Kadhuruwan
  • Sering mendapat perkara, suka membantah.
  • Paarasan: Aras Tuding
  • Selalu kena tunjuk dalam berbagai perkara.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Maktal
  • Dewa Bumi: Bethara Sakri.
  • Pohonnya Nagasari dan burungnya Ayam Alas: Banyak yang bersimpati, ucapannya mememikat, pandai berbakti dan mengabdi.
  • Gedhongnya ditumpangi umbul-umbul: Mendapatkan kekayaan dan kehormatan bersamaan.
  • Maktal pancawara amor angin (tersohor dan terkabarkan): besar hatinya.
  • Aralnya: berkelahi.
  • Sedekah / sesaji: Nasi pulen dan nasu gurih, lauknya pindang bebek dan ayam lembaran.
  • Do’anya: memuliakan Nabi dan selamatnya Adam.
  • Kala Jaya Bumi: ada di timur laut menghadap barat daya.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju ke arah timur laut.
  • Maktal ibarat harimau kelaparan yang siap menerkam.
  • Wuku Maktal baik untuk menikahkan, mengundang kerabat untuk suatu keperluan, memperbaiki apa saja dan memuja Tuhan.
  • Tidak baik untuk bepergian, pindah rumah / tempat dan meminjamkan uang.

Tanggal Masehi: 22 Juni 2021, Selasa Anggara

Tanggal Jawa: 12 Dulkaidah 1954, Selasa Wage

Tanggal Hijriah: 12 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Selasa
  • Pemarah dan pencemburu, luas pergaulannya.
  • Pasaran: Wage
  • Menarik tetapi angkuh, setia dan penurut, malas mencari nafkah perlu dibantu orang lain, kaku hati, tidak bisa berpikir panjang, sering gelap pikiran dan mendapat fitnah.
  • Haståwårå/Padewan: Guru
  • Berkuasa, bakat memimpin, pemberi, perayu.
  • Sadwårå: Uwas
  • (Burung) Takabur sehingga banyak dimusuhi.
  • Sångåwårå/Padangon: Wurung
  • (Api) Tidak sabaran, bersemangat dalam mencapai cita-cita.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Wasesa Segara
  • Pemaaf, suka menolong, berhati mulia.
  • Rakam: Mantri Sinaroja
  • Memperoleh kemuliaan, mampu menjalankan tugas, angkuh.
  • Paarasan: Lakuning Bumi
  • Melindungi, mengasuh, sabar, mengalah.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Maktal
  • Dewa Bumi: Bethara Sakri.
  • Pohonnya Nagasari dan burungnya Ayam Alas: Banyak yang bersimpati, ucapannya mememikat, pandai berbakti dan mengabdi.
  • Gedhongnya ditumpangi umbul-umbul: Mendapatkan kekayaan dan kehormatan bersamaan.
  • Maktal pancawara amor angin (tersohor dan terkabarkan): besar hatinya.
  • Aralnya: berkelahi.
  • Sedekah / sesaji: Nasi pulen dan nasu gurih, lauknya pindang bebek dan ayam lembaran.
  • Do’anya: memuliakan Nabi dan selamatnya Adam.
  • Kala Jaya Bumi: ada di timur laut menghadap barat daya.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju ke arah timur laut.
  • Maktal ibarat harimau kelaparan yang siap menerkam.
  • Wuku Maktal baik untuk menikahkan, mengundang kerabat untuk suatu keperluan, memperbaiki apa saja dan memuja Tuhan.
  • Tidak baik untuk bepergian, pindah rumah / tempat dan meminjamkan uang.

Tanggal Masehi: 23 Juni 2021, Rabu Budha

Tanggal Jawa: 13 Dulkaidah 1954, Rebo Kliwon

Tanggal Hijriah: 13 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Rebo
  • Pendiam, pemomong dan penyabar.
  • Pasaran: Kliwon
  • Pandai bicara dan bergaul, periang, ambisius, urakan, kurang bisa membalas budi, setia pada janji, ceroboh memilih makanan, banyak selamat dan doanya.
  • Haståwårå/Padewan: Yama
  • Sederhana, jorok dan pemaaf.
  • Sadwårå: Mawulu
  • (Benih) Was-was dan curiga.
  • Sångåwårå/Padangon: Dadi
  • (Kayu) Berselera tinggi dan tidak mau dilebihi orang lain.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Lebu Katiyub Angin
  • Cita-citanya sering tidak kesampaian, hartanya sering habis.
  • Rakam: Kala Tinantang
  • Pemberani hingga banyak dimusuhi.
  • Paarasan: Lakuning Srêngéngé
  • Sentosa, berwibawa, menghidupi, menerangi.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Maktal
  • Dewa Bumi: Bethara Sakri.
  • Pohonnya Nagasari dan burungnya Ayam Alas: Banyak yang bersimpati, ucapannya mememikat, pandai berbakti dan mengabdi.
  • Gedhongnya ditumpangi umbul-umbul: Mendapatkan kekayaan dan kehormatan bersamaan.
  • Maktal pancawara amor angin (tersohor dan terkabarkan): besar hatinya.
  • Aralnya: berkelahi.
  • Sedekah / sesaji: Nasi pulen dan nasu gurih, lauknya pindang bebek dan ayam lembaran.
  • Do’anya: memuliakan Nabi dan selamatnya Adam.
  • Kala Jaya Bumi: ada di timur laut menghadap barat daya.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju ke arah timur laut.
  • Maktal ibarat harimau kelaparan yang siap menerkam.
  • Wuku Maktal baik untuk menikahkan, mengundang kerabat untuk suatu keperluan, memperbaiki apa saja dan memuja Tuhan.
  • Tidak baik untuk bepergian, pindah rumah / tempat dan meminjamkan uang.

Tanggal Masehi: 24 Juni 2021, Kamis Respati

Tanggal Jawa: 14 Dulkaidah 1954, Kemis Legi

Tanggal Hijriah: 14 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Kemis
  • Sangar menakutkan.
  • Pasaran: Legi
  • Bertanggung jawab, murah hati, enak dalam pergaulan, selalu gembira seperti tidak pernah susah, sering kena fitnah, kuat tidak tidur malam hari, berhati-hati namun sering bingung sendiri, bicaranya berisi. Banyak keberuntungan dan kesialannya.
  • Haståwårå/Padewan: Rudra
  • Angker berwibawa, kejam.
  • Sadwårå: Tungle
  • (Daun) Bertanggung jawab namun suka membantah.
  • Sångåwårå/Padangon: Dangu
  • (Batu) Pendiam, kurang wawasan, keras hati.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Satrya Wibawa
  • Berbudi luhur, berwibawa.
  • Rakam: Sanggar Waringin
  • Teduh hatinya, suka memberi perlindungan.
  • Paarasan: Lakuning Lintang
  • Kesepian, suka menyendiri, bersifat pendeta, miskin.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Maktal
  • Dewa Bumi: Bethara Sakri.
  • Pohonnya Nagasari dan burungnya Ayam Alas: Banyak yang bersimpati, ucapannya mememikat, pandai berbakti dan mengabdi.
  • Gedhongnya ditumpangi umbul-umbul: Mendapatkan kekayaan dan kehormatan bersamaan.
  • Maktal pancawara amor angin (tersohor dan terkabarkan): besar hatinya.
  • Aralnya: berkelahi.
  • Sedekah / sesaji: Nasi pulen dan nasu gurih, lauknya pindang bebek dan ayam lembaran.
  • Do’anya: memuliakan Nabi dan selamatnya Adam.
  • Kala Jaya Bumi: ada di timur laut menghadap barat daya.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju ke arah timur laut.
  • Maktal ibarat harimau kelaparan yang siap menerkam.
  • Wuku Maktal baik untuk menikahkan, mengundang kerabat untuk suatu keperluan, memperbaiki apa saja dan memuja Tuhan.
  • Tidak baik untuk bepergian, pindah rumah / tempat dan meminjamkan uang.

Tanggal Masehi: 25 Juni 2021, Jum’at Sukra

Tanggal Jawa: 15 Dulkaidah 1954, Jemuwah Pahing

Tanggal Hijriah: 15 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Jemuwah
  • Enerjik mengagumkan.
  • Pasaran: Pahing
  • Selalu ingin memiliki (barang), kesungguhannya penuh perhitungan untuk mendapatkan untung, suka menolong, mandiri, kuat lapar, banyak musuhnya, kalau tersinggung menakutkan marahnya, suka kebersihan. Sering kena tipu dan kalau kehilangan jarang bisa menemukan kembali.
  • Haståwårå/Padewan: Brama
  • Tidak sabaran, emosional.
  • Sadwårå: Aryang
  • (Manusia) Pelupa.
  • Sångåwårå/Padangon: Jagur
  • (Harimau) Galak, waspada, luwes, kuat.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Tunggak Semi
  • Rejekinya selalu ada, akan habis tetapi mendapatkan lagi.
  • Rakam: Mantri Sinaroja
  • Memperoleh kemuliaan, mampu menjalankan tugas, angkuh.
  • Paarasan: Lakuning Srêngéngé
  • Sentosa, berwibawa, menghidupi, menerangi.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Maktal
  • Dewa Bumi: Bethara Sakri.
  • Pohonnya Nagasari dan burungnya Ayam Alas: Banyak yang bersimpati, ucapannya mememikat, pandai berbakti dan mengabdi.
  • Gedhongnya ditumpangi umbul-umbul: Mendapatkan kekayaan dan kehormatan bersamaan.
  • Maktal pancawara amor angin (tersohor dan terkabarkan): besar hatinya.
  • Aralnya: berkelahi.
  • Sedekah / sesaji: Nasi pulen dan nasu gurih, lauknya pindang bebek dan ayam lembaran.
  • Do’anya: memuliakan Nabi dan selamatnya Adam.
  • Kala Jaya Bumi: ada di timur laut menghadap barat daya.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju ke arah timur laut.
  • Maktal ibarat harimau kelaparan yang siap menerkam.
  • Wuku Maktal baik untuk menikahkan, mengundang kerabat untuk suatu keperluan, memperbaiki apa saja dan memuja Tuhan.
  • Tidak baik untuk bepergian, pindah rumah / tempat dan meminjamkan uang.

Tanggal Masehi: 26 Juni 2021, Sabtu Saniscara

Tanggal Jawa: 16 Dulkaidah 1954, Setu Pon

Tanggal Hijriah: 16 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Setu
  • Membuat orang merasa senang, susah ditebak.
  • Pasaran: Pon
  • Bicaranya banyak diterima orang, suka tinggal di rumah, tidak mau memakan yang bukan kepunyaannya sendiri, suka marah kepada keluarganya, jalan pikirannya sering berbeda dengan pandangan umum. Suka berbantahan, berani kepada atasan. Rejekinya cukup.
  • Haståwårå/Padewan: Kala
  • Pemarah, suka mengganggu orang lain, suka berbohong.
  • Sadwårå: Wurukung
  • (Hewan) Kurang waspada.
  • Sångåwårå/Padangon: Gigis
  • (Tanah/Bumi) Berhati longgar, pamomong, sabar.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Wasesa Segara
  • Pemaaf, suka menolong, berhati mulia.
  • Rakam: Nuju Pati
  • Banyak sial dan apesnya.
  • Paarasan: Lakuning Banyu
  • Teduh, murah hati, murah rejeki.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Maktal
  • Dewa Bumi: Bethara Sakri.
  • Pohonnya Nagasari dan burungnya Ayam Alas: Banyak yang bersimpati, ucapannya mememikat, pandai berbakti dan mengabdi.
  • Gedhongnya ditumpangi umbul-umbul: Mendapatkan kekayaan dan kehormatan bersamaan.
  • Maktal pancawara amor angin (tersohor dan terkabarkan): besar hatinya.
  • Aralnya: berkelahi.
  • Sedekah / sesaji: Nasi pulen dan nasu gurih, lauknya pindang bebek dan ayam lembaran.
  • Do’anya: memuliakan Nabi dan selamatnya Adam.
  • Kala Jaya Bumi: ada di timur laut menghadap barat daya.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju ke arah timur laut.
  • Maktal ibarat harimau kelaparan yang siap menerkam.
  • Wuku Maktal baik untuk menikahkan, mengundang kerabat untuk suatu keperluan, memperbaiki apa saja dan memuja Tuhan.
  • Tidak baik untuk bepergian, pindah rumah / tempat dan meminjamkan uang.

Tanggal Masehi: 27 Juni 2021, Minggu Radite

Tanggal Jawa: 17 Dulkaidah 1954, Minggu Wage

Tanggal Hijriah: 17 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Minggu
  • Tekun mandiri, berwibawa.
  • Pasaran: Wage
  • Menarik tetapi angkuh, setia dan penurut, malas mencari nafkah perlu dibantu orang lain, kaku hati, tidak bisa berpikir panjang, sering gelap pikiran dan mendapat fitnah.
  • Haståwårå/Padewan: Uma
  • Berbelas kasih, susah, jahil.
  • Sadwårå: Paningron
  • (Ikan) Kena tipu.
  • Sångåwårå/Padangon: Kerangan
  • (Matahari) Menghidupi (banyak rejeki), menerangi (luas wawasan).
  • Saptåwårå/Pancasuda: Sumur Sinaba
  • Luas wawasan, bisa menjadi sumber orang mencari ilmu.
  • Rakam: Dêmang Kadhuruwan
  • Sering mendapat perkara, suka membantah.
  • Paarasan: Lakuning Angin
  • Pandai membuat orang senang, meankutkan kalau marah.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Wuye
  • Dewa Bumi: Bethara Kuwera.
  • Pohonnya Tal: panjang umurnya.
  • Burungnya Gogik: besar ambisi dan kaku ati.
  • Menyandang keris: Tajam intuisinya.
  • Gedhongnya terbuka pintunya: dermawan dan ikhlas.
  • Kedua kakinya berendam di air: Berwatak memberi keteduhan kepada sesama tajam pandangannya terhadap kebaikan, mudah tersinggung.
  • Aralnya: sanjabaya (bahaya yang datang ketika berkunjung pada kerabat).
  • Sedekah / sesaji: jajan pasar lengkap, juadah dari membeli senilai “satak sawe” namun madu harus dibeli dulu.
  • Do’anya: tulak bilahi.
  • KalaJaya Bumi: ada di barat menghadap ke timur.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju arah barat.
  • Wuye masangi manuk nganggo pakan (Wuye menjerat burung dengan umpan pakan): pandai berstrategi.
  • Wuku Wuye baik untuk menangkap burung, menanam, menjalin persaudaraan, pergi mencari rejeki.
  • Tidak baik pergi jauh dan menipu.

Tanggal Masehi: 28 Juni 2021, Senin Soma

Tanggal Jawa: 18 Dulkaidah 1954, Senen Kliwon
Tanggal Hijriah: 18 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Senen
  • Selalu berubah, indah dan banyak mendapatkan simpati.
  • Pasaran: Kliwon
  • Pandai bicara dan bergaul, periang, ambisius, urakan, kurang bisa membalas budi, setia pada janji, ceroboh memilih makanan, banyak selamat dan doanya.
  • Haståwårå/Padewan: Sri
  • Berbelas kasih dan mendapatkan banyak simpati.
  • Sadwårå: Uwas
  • (Burung) Takabur sehingga banyak dimusuhi.
  • Sångåwårå/Padangon: Nohan
  • (Bulan) Selalu berubah, indah dan mempesona, belas kasih.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Satrya Wirang
  • Sering mendapat malu atau dipermalukan.
  • Rakam: Macan Kêtawan
  • Berkecukupan namun hatinya selalu resah.
  • Paarasan: Aras Kêmbang
  • Memiliki pesona daya tarik terhadap lawan jenis.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Wuye
  • Dewa Bumi: Bethara Kuwera.
  • Pohonnya Tal: panjang umurnya.
  • Burungnya Gogik: besar ambisi dan kaku ati.
  • Menyandang keris: Tajam intuisinya.
  • Gedhongnya terbuka pintunya: dermawan dan ikhlas.
  • Kedua kakinya berendam di air: Berwatak memberi keteduhan kepada sesama tajam pandangannya terhadap kebaikan, mudah tersinggung.
  • Aralnya: sanjabaya (bahaya yang datang ketika berkunjung pada kerabat).
  • Sedekah / sesaji: jajan pasar lengkap, juadah dari membeli senilai “satak sawe” namun madu harus dibeli dulu.
  • Do’anya: tulak bilahi.
  • KalaJaya Bumi: ada di barat menghadap ke timur.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju arah barat.
  • Wuye masangi manuk nganggo pakan (Wuye menjerat burung dengan umpan pakan): pandai berstrategi.
  • Wuku Wuye baik untuk menangkap burung, menanam, menjalin persaudaraan, pergi mencari rejeki.
  • Tidak baik pergi jauh dan menipu.

Tanggal Masehi: 29 Juni 2021, Selasa Anggara

Tanggal Jawa: 19 Dulkaidah 1954, Selasa Legi

Tanggal Hijriah: 19 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Selasa
  • Pemarah dan pencemburu, luas pergaulannya.
  • Pasaran: Legi
  • Bertanggung jawab, murah hati, enak dalam pergaulan, selalu gembira seperti tidak pernah susah, sering kena fitnah, kuat tidak tidur malam hari, berhati-hati namun sering bingung sendiri, bicaranya berisi. Banyak keberuntungan dan kesialannya.
  • Haståwårå/Padewan: Indra
  • Berbakat menjadi cendekiawan/intelektual, sombong, teliti.
  • Sadwårå: Mawulu
  • (Benih) Was-was dan curiga.
  • Sångåwårå/Padangon: Wogan
  • (Ulat) Sabar menerima, mantap.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Wasesa Segara
  • Pemaaf, suka menolong, berhati mulia.
  • Rakam: Kala Tinantang
  • Pemberani hingga banyak dimusuhi.
  • Paarasan: Lakuning Gêni
  • Mudah marah dan ambisius.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Wuye
  • Dewa Bumi: Bethara Kuwera.
  • Pohonnya Tal: panjang umurnya.
  • Burungnya Gogik: besar ambisi dan kaku ati.
  • Menyandang keris: Tajam intuisinya.
  • Gedhongnya terbuka pintunya: dermawan dan ikhlas.
  • Kedua kakinya berendam di air: Berwatak memberi keteduhan kepada sesama tajam pandangannya terhadap kebaikan, mudah tersinggung.
  • Aralnya: sanjabaya (bahaya yang datang ketika berkunjung pada kerabat).
  • Sedekah / sesaji: jajan pasar lengkap, juadah dari membeli senilai “satak sawe” namun madu harus dibeli dulu.
  • Do’anya: tulak bilahi.
  • KalaJaya Bumi: ada di barat menghadap ke timur.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju arah barat.
  • Wuye masangi manuk nganggo pakan (Wuye menjerat burung dengan umpan pakan): pandai berstrategi.
  • Wuku Wuye baik untuk menangkap burung, menanam, menjalin persaudaraan, pergi mencari rejeki.
  • Tidak baik pergi jauh dan menipu.

Tanggal Masehi: 30 Juni 2021, Rabu Budha

Tanggal Jawa: 20 Dulkaidah 1954, Rebo Pahing

Tanggal Hijriah: 20 Dzul Qaidah 1442

Watak berdasarkan weton

  • Dina: Rebo
  • Pendiam, pemomong dan penyabar.
  • Pasaran: Pahing
  • Selalu ingin memiliki (barang), kesungguhannya penuh perhitungan untuk mendapatkan untung, suka menolong, mandiri, kuat lapar, banyak musuhnya, kalau tersinggung menakutkan marahnya, suka kebersihan. Sering kena tipu dan kalau kehilangan jarang bisa menemukan kembali.
  • Haståwårå/Padewan: Guru
  • Berkuasa, bakat memimpin, pemberi, perayu.
  • Sadwårå: Tungle
  • (Daun) Bertanggung jawab namun suka membantah.
  • Sångåwårå/Padangon: Tulus
  • (Air) Tekun, dermawan, dikagumi, lemah lembut.
  • Saptåwårå/Pancasuda: Wasesa Segara
  • Pemaaf, suka menolong, berhati mulia.
  • Rakam: Sanggar Waringin
  • Teduh hatinya, suka memberi perlindungan.
  • Paarasan: Lakuning Banyu
  • Teduh, murah hati, murah rejeki.

Watak berdasarkan wuku

  • Wuku: Wuye
  • Dewa Bumi: Bethara Kuwera.
  • Pohonnya Tal: panjang umurnya.
  • Burungnya Gogik: besar ambisi dan kaku ati.
  • Menyandang keris: Tajam intuisinya.
  • Gedhongnya terbuka pintunya: dermawan dan ikhlas.
  • Kedua kakinya berendam di air: Berwatak memberi keteduhan kepada sesama tajam pandangannya terhadap kebaikan, mudah tersinggung.
  • Aralnya: sanjabaya (bahaya yang datang ketika berkunjung pada kerabat).
  • Sedekah / sesaji: jajan pasar lengkap, juadah dari membeli senilai “satak sawe” namun madu harus dibeli dulu.
  • Do’anya: tulak bilahi.
  • KalaJaya Bumi: ada di barat menghadap ke timur.
  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju arah barat.
  • Wuye masangi manuk nganggo pakan (Wuye menjerat burung dengan umpan pakan): pandai berstrategi.
  • Wuku Wuye baik untuk menangkap burung, menanam, menjalin persaudaraan, pergi mencari rejeki.
  • Tidak baik pergi jauh dan menipu..
Semoga informasi Kalender Weton Jawa Bulan Juni 2021 lengkap beserta Wuku dan Weton di atas bisa membantu Anda dalam mencari hari baik untuk berbagai keperluan, kemudian acara yang Anda rencanakan dapat berjalan sukses dan lancar tanpa halangan suatu apapun. Terimakasih


Pencarian yang paling banyak dicari

  • hitungan weton jawa
  • primbon jawa
  • hitungan weton jawa untuk pernikahan
  • kalender jawa online
  • kalender 2021 lengkap jawa
  • kalender jawa hari ini

Review Google My Bussiness for Enkosa.com

Artikel Terkait:

Tinggalkan komentar