5 Tradisi Betawi Masih Lestari Hingga Kini!


Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki ragam suku. Salah satu suku yang cukup besar selain Jawa ialah Betawi. 

Baca Juga: 9 Tradisi Jawa Tengah Yang Unik!

Dimana budaya dan adat suku Betawi juga unik. Bahkan hingga kini beberapa tradisi Betawi masih dilakukan dan lestari hingga sekarang.

5 Tradisi Betawi Masih Lestari Hingga Kini!

Tradisi Betawi Yang Masih Dilakukan

Perlu diketahui, masyarakat Betawi memang benar-benar menjaga tradisi yang mereka miliki, tentu saja agar tidak tergerus oleh zaman. 

Berikut ini beberapa contoh tradisi betawi yang masih dilestarikan sampai sekarang:

  1. Tradisi Nyorog

Nyorog merupakan tradisi masyarakat Betawi yang dilakukan guna menyambut datangnya bulan puasa atau Ramadhan. 

Dalam tradisi ini orang-orang yang lebih muda akan memberikan atau membawa bingkisan atau makanan ke kerabat yang lebih tua atau memang dituakan. 

Beberapa bingkisan atau makanan yang dibawa cukup bermacam-macam. Misalnya saja ada makanan mentah, kopi, susu, gula, ikan bandeng serta daging kerbau. 

Perlu diketahui pula, dalam bahasa Betawi, Nyorog memiliki arti mengantarkan. Adapun tujuan dari tradisi ini sangat baik. 

Yakni guna menjaga tali silaturahmi antar sesama anggota keluarga. Serta sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang lebih tua atau tokoh yang dituakan. 

Baca Juga: 9+ Tradisi Imlek Yang Biasa Dilestarikan di Indonesia!

  1. Tradisi Palang Pintu

Tradisi Betawi yang masih lestari dan cukup terkenal lainnya ialah palang pintu. Biasanya tradisi ini dapat Anda lihat ketika akan melangsungkan hajat pernikahan. 

Dalam tradisi ini ada pertunjukan pencak silat, beradu pantun sampai dengan pembacaan Al Qur’an serta shalawat kepada Rasulullah Saw.

Perlu diketahui pula, palang pintu ini merupakan seni yang menggabungkan antara seni beladiri dengan pantun. 

Adapun tujuan dari tradisi ini ialah untuk mendekatkan antar sesama anggota keluarga maupun kampung. 

  1. Tradisi Roti Buaya 

Tidak hanya palang pintu, memberikan roti buaya sebagai hantaran ketika akan menikah merupakan tradisi yang masih terus dilakukan hingga saat ini. 

Penggunaan roti berbentuk buaya memang menjadi syarat tertentu ketika akan melangsungkan upacara pernikahan adat Betawi. 

Hal itu dikarenakan karena buaya menjadi simbol kesetiaan. Seperti yang kita ketahui. Buaya hanya kawin sekali seumur hidup. 

Sehingga harapannya dengan hantaran roti buaya tersebut pernikahan dapat berumur panjang dan kedua mempelai bisa menjaga kesetiaan satu sama lain. 

Roti buaya yang dibawa oleh mempelai pria berjumlah dua buah yakni buaya besar dan kecil yang diletakkan di atasnya. 

Baca Juga: Menilik Tradisi Sunda Sawer Pengantin yang Unik!

  1. Tradisi Lenong Atau Teater Tradisional

Lenong merupakan salah satu tradisi Betawi yang masih dijaga dengan baik kelestariannya. 

Hal itu dikarenakan kesenian ini sangat unik dan sangat disayangkan jika harus hilang termakan zaman. 

Tidak hanya memainkan sandiwara rakyat biasa, orang-orang yang bermain lenong biasanya akan diiringi dengan berbagai alat musik tradisional. 

Umumnya lenong tidak memiliki naskah cerita atau pemain tetap. Baik cerita maupun pemain dapat bebas melakukan improvisasi secara spontan. Sangat unik bukan? 

Adapun tujuan dari pertunjukan lenong tentu cukup banyak. Selain menyampaikan pesan moral, tujuan lain ialah sebagai media hiburan untuk masyarakat Betawi. 

  1. Tradisi Bikin Rume

Bikin rume merupakan tradisi syukuran serta diskusi yang dilukiskan bersama-sama masyarakat sekitar. 

Tradisi ini dilakukan ketika ingin membangun atau pindah rumah. Perlu diketahui, bagi masyarakat Betawi membangun rumah merupakan suatu yang penting nan sakral. 

Sehingga perlu melakukan perhitungan, melihat hari baik, pantangan sampai dengan keselamatan orang yang akan membangun rumah tersebut. 

Baca Juga: Berikut Informasi Kalender Jawa November 2023 Lengkap Dengan Hari Baik

Intinya Anda perlu mendiskusikan dengan baik ketika akan melakukan pindahan maupun membangun rumah baru.

Tentang Daftar Tradisi Betawi Yang Masih Dilestarikan

Nah jadi itulah tadi beberapa tradisi Betawi yang bisa kita bahas. Tentunya tradisi yang ada selalu melibatkan orang lain dalam pelaksanaannya.

Mudah-mudahan informasi daftar tradisi betawi yang masih dilestarikan di atas dapat menjadi referensi untuk kita semua. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan komentar