Mengenal Tradisi Ngapati Adat Jawa


Mengenal Tradisi Ngapati Adat Jawa

Mengenal Sisi Budaya dan Tata Cara Pelaksanaan Tradisi Ngapati

Tradisi Ngapati – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki keanekaragaman suku dan budaya.

Bahkan di setiap suku pun memiliki adat istiadat dan bahasa yang berbeda.

Maka tak heran karena ini lah Indonesia disebut sebagai negeri surga dan kaya.

Ada salah satu tradisi yang sampai sekarang masih dilakukan bagi masyarakat Pulau Jawa khususnya suku Jawa, yaitu upacara Adat Ngapati.

Bahkan menurut kepercayaan, tradisi ini sangat penting dan perlu untuk dilaksanakan terutama bagi mereka yang telah lama mengidamkan kehadiran buah hati.

Berikut ini adalah sekilas ulasan penting mengenai tradisi ngapati, atau upacara empat bulan kehamilan yang sangat dipegang teguh oleh masyarakat Jawa!

Mengenal Tradisi Ngapati Khas Suku Jawa

Tradisi ngapati yang berasal dari bahasa Jawa berarti empat, menjadi salah satu tradisi yang sering dilakukan masyarakat Jawa untuk memperingati usia kehamilan 4 bulan.

Orang-orang biasanya menyebutnya sebagai empat bulanan. Namun, biasanya sebelum melaksanakan upacara adat Ngapati, masyarakat Jawa akan melakukan peringatan 3 bulan kehamilan disebut dengan Neloni.

Menurut kepercayaan, ritual Ngapati ini adalah untuk memohon kepada Tuhan supaya bayi yang dikandung calon Ibu bisa selamat. Begitupun juga dengan Ibu yang melahirkannya.


Dalam upacara adat Neloni maupun Ngabati juga harus dilandasi dengan beberapa hal, yakni ungkapan rasa syukur karena telah diberikan anugerah berupa momongan.

Biasanya dalam pelaksanaannya tradisi ngapati ini juga akan diisi dengan pembacaan ayat suci Al – Qur’an dan juga doa bersama.

Tujuannya adalah supaya Ibu dan bayi yang dikandung selalu berada dalam lindungan dan rahmat Allah SWT.

Masyarakat Jawa juga bukan hanya memperingati kehamilan Neloni dan Ngapati saja, tetapi ada juga Mitonan atau Mitoni yakni di mana usia kehamilan sudah menginjak 7 bulan.

Dalam tradisi mitonan ini akan dilakukan dengan rangkaian kegiatan berupa siraman dengan kembang, menyiapkan kelapa muda, hingga prosesi tradisi lainnya.

Tentu dengan tujuan yang sama semoga Bayi selamat dan Ibunya lancar dalam proses persalinan nantinya.

Mengenal Tradisi Ngapati Adat Jawa

Tata Cara Pelaksanaan Tradisi Ngapati

Selain mengetahui makna yang terkandung dalam upacara Ngapati atau empat bulanan, ada pun beberapa cara dan tahapan yang wajib dilaksanakan dalam upacara ini.

Biasanya mereka akan mengundang keluarga, kerabat, dan tetangga untuk menghadiri selamatan empat bulanan ini.

Bahkan beberapa orang juga bisa mengundang ustadz atau kyai untuk mengisi waktu ceramah selama acara Ngapati.

Untuk pembacaan ayat suci Al-Qur’an pun biasanya ditentukan dan qori’ akan membacakan surat seperti Surat Luqman, Surat Yusuf, Surat Maryam, Yasin, Surat Ar-Rahman, Al Waqiah dan juga surat Al Mulk.

Selain itu, dalam upacara ini juga membacakan Shalawat Nabi, Diba’an, dan juga Manaqib hingga berdoa bersama.

Tentu adanya pembacaan Al-quran hingga berdoa bersama ini mengharapkan semoga Allah SWT selalu melindungi Ibu dan Bayi dan meminta supaya dilancarkan selama proses persalinan, dan calon bayi menjadi anak yang shalih nan sholihah.

Dalam beberapa acara di Jawa pun biasanya pihak yang memiliki acara akan menyuguhkan berbagai makanan sebagai salah satu tradisinya.

Itulah beberapa ulasan menarik mengenai sisi budaya dan proses pelaksanaan tradisi Ngapati.

Ngapati merupakan salah satu upacara adat khas Jawa bagi wanita hamil yang masih dipertahankan keberadaannya dan dilakukan hingga sekarang.

Nah mudah-mudahan informasi Tradisi Ngapati diatas dapat menambah wawasan serta menjadi referensi untuk kita semua. Semoga bermanfaat!

Pencarian yang paling banyak dicari

  • tradisi ngapati kehamilan
  • tradisi ngapati dan mitoni
  • tradisi ngapati dalam bahasa jawa
  • doa ngapati 4 bulan
  • contoh undangan ngapati
  • ngapati nu online
  • ngapati artinya
  • ngapati bayi

Review Google My Bussiness for Enkosa.com

Artikel Terkait:

Tinggalkan komentar