Sejarah Tradisi Ruwatan dan Proses Kegiatannya


Sejarah Tradisi Ruwatan – Dunia memang banyak sekali memiliki keberagaman yang menyebabkan banyak sekali budaya yang tercipta. 

Bahkan di setiap budaya memiliki kepercayaan atau tradisi tersendiri, salah satunya tradisi yang terjadi pada suku Jawa, yakni tradisi Ruwatan. 

Baca Juga: Kenali Tradisi Upacara Neloni (Ngapati)

Di mana dalam tradisi ini semua rakyat melakukan penyucian. Penyucian apa yang dimaksud? Berikut ini ada beberapa ulasan menarik mengenai tradisi ruwatan!

Sejarah Tradisi Ruwatan dan Proses Kegiatannya

Mengenal Apa Itu Tradisi Ruwatan?

Tradisi ruwatan adalah salah satu tradisi yang sudah ada sejak zaman nenek moyang bahkan kini menjadi kegiatan yang turun temurun dilakukan. Semua suku Jawa pun ikut melestarikan dan memanfaatkan upacara adat ini secara luas. 

Ritual Ruwatan bermakna membuang sial yang mana bisa menyelamatkan orang dari hal-hal buruk atau biasa disebut sebagai tolak bala. 

Pandangan tradisi ruwatan bagi masyarakat jawa adalah sebagai salah satu bentuk usaha yang bertujuan untuk mengharapkan berkah setelah menjalani ruwat.

Bukan hanya itu saja kegiatan ruwatan juga sebagai sarana untuk mengharapkan keselamatan, kesehatan lahir batin, ketentraman jiwa, kedamaian hingga kesejahteraan.

Serba-Serbi Dalam Tradisi Ruwatan

Selanjutnya, di dalam tradisi Ruwatan yang biasanya dilaksanakan oleh suku Jawa ini memiliki beberapa hal yang perlu disiapkan seperti sajen.

Baca Juga: 5 Mitos Larangan Pernikahan dalam Adat Jawa

Berikut ini macam-macam perlengkapan yang wajib dibawa ketika melakukan ritual ruwat, di antaranya sebagai berikut:

  1. Kemenyan
  2. Kain mori berwarna putih 
  3. Kain batik 
  4. Padi segedong 
  5. Nasi
  6. Jenang 
  7. Jajanan pasar 
  8. Benang lawe 
  9. Aneka rujak
  10. Tujuh mata air
  11. Bunga setaman 

Kemudian, jika semua sesaji sudah siap, maka upacaranya pun akan langsung dilakukan dengan mengadakan pagelaran wayang yang dipandu langsung oleh dalang.

Lakon yang ditampilkan adalah murwakala, dan juga menyajikan sesaji khusus bagi batara kala.

Prosesi dan Rangkaian Acara Tradisi Ruwatan 

Sebelum melakukan upacara dalam tradisi Ruwatan ini, ada beberapa syarat yang harus lebih dulu dipenuhi sebelum melakukan prosesi sakralnya, di antaranya yaitu: 

1. Nasi kuning: Bermakna agar mendapatkan rezeki.

2. Tumpeng: Memiliki arti untuk mensyukuri sebuah kenikmatan yang sudah diberikan.

3. Nasi kebuli: Memberikan makna apabila memiliki keinginan atau hajat agar mudah dikabulkan.

4. Bubur sengkolo: Bermakna untuk membuang atau menjauhkan kesialan dari dalam diri orang yang diruwat.

5. Jajan pasar: Bermakna untuk mempermudah serta melimpahkan rezeki dan jauh dari beragam masalah.

6. Rujak legi: Sebagai lambang penafsiran dalam kehidupan.

Baca Juga: Arti Mimpi Dikejar Orang Gila Yang Sebaiknya Diketahui! 

Tahapan Tradisi Ruwatan

Sementara itu, untuk prosesi atau tahapan proses upacara Ruwatannya pun akan berbeda. 

Berikut ini adalah tahapan dalam prosesinya adalah sebagai berikut:

1.  Prosesi pertama yakni siraman di mana ini memiliki makna untuk pembersih badan. Untuk penyiraman ini menggunakan air kembang setaman, yakni berasal dari bunga kenanga, melati, dan juga mawar. 

2. Sesaji dan selamatan ini dilakukan bertujuan agar orang yang diruwat akan selalu berada dalam keadaan selamat dan berada dalam lindungan-Nya.

3. Kemudian yang ketiga adalah melakukan penyerahan sarana, yakni memberikan perlindungan terhadap orang yang tergolong sukerta atau orang-orang yang memiliki kesusahan dan wajib tuk diruwat.

4. Upacara potong rambut, yakni sebagai salah satu bentuk memotong hal-hal yang kotor dan dibuang dari badan.

5. Tirakatan, yang mana merupakan salah satu bentuk ungkapan rasa syukur dan terima kasih terhadap Tuhan atas perlindunganNya.

Baca Juga: Kalender Bali Oktober 2022 Free Download

Itulah beberapa ulasan menarik mengenai tradisi ruwatan mulai dari pengertian hingga prosesi yang sering dilakukan dalam upacara adat ini. 

Mudah-mudahan informasi tradisi ruwatan diatas dapat menjadi referensi serta menambah wawasan kita semua. Semoga bermanfaat!

aplikasi crypto terbaik
ruang iklan enkosa

Tinggalkan komentar


Hari Bumi Hari Kartini Hari Hansip Hari Peringatan Konferensi Asia-Afrika Hari Hemofilia Sedunia Hari Kopassus Hari Zeni Hari TNI Angkatan Udara Hari Kesehatan Internasional Hari Nelayan Nasional