Sejarah Hari Keadilan Internasional 17 Juli


Esensi Dan Sejarah Hari Keadilan Internasional Dibalik 17 Juli

Selain diperingati sebagai Hari Integrasi Timor Timur, pada tanggal 17 Juli juga diperingati sebagai Hari Keadilan Internasional

Hari Keadilan Internasional atau “World Day For International Justice” dijadikan sebagai momentum untuk menyuarakan akan pentingnya penegakan keadilan serta komitmen pemerintah atas penegakan keadilan yang menyeluruh.

Lihat Juga: Ucapan Selamat Hari Keadilan Internasional 17 Juli 2024

Peringatan ini diangkat dari Statuta Roma yang merupakan sebuah perjanjian Internasional. Penasaran bagaimana sejarah dibalik penetapan 17 Juli, Hari Keadilan Internasional? Simak ulasannya berikut ini!

Sejarah Dibalik 17 Juli, Hari Keadilan Internasional “World Day For International Justice”

Pada tanggal 17 Juli 1998 telah berlangsung penandatanganan Statuta Roma pada sebuah konferensi diplomatik Internasional di Roma, Italia.

Konferensi tersebut telah dihadiri oleh perwakilan 160 negara dimana dari konferensi ini juga terbentuklah Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court).

Statuta tersebut berfokus pada peradilan kejahatan kemanusiaan, kejahatan perang, kejahatan agresi dan genosida.

Statuta Roma membagi kejahatan dalam empat kategori inti yaitu pertama genosida atau pembunuhan massal.

Kedua, kejahatan kemanusiaan yang menargetkan suatu kelompok masyarakat tertentu sepert perbudakan orang-orang kulit hitam serta kejahatan berbasis gender.

Ketiga, kejahatan perang yang terdiri dari pelanggaran hukum perang seperti membunuh warga sipil, menyiksa dan menyandera.

Terakhir, kejahatan agresi yang meliputi penjajahan dan mobilasi kekuatan militer tanpa alasan.

Lihat Juga: Sejarah Singkat Hari Keadilan Sosial Sedunia 20 Februari

Proses peradilan dari keempat kategori kejahatan tersebut dimandatkan kepada Mahkamah Pidana Internasional.

Statuta Roma pada dasarnya bersifat mengikat namun pelaksanaanya masih dibatasi oleh klausul.

Klausul pertama yaitu Mahkamah Pidana Internasional hanya bisa melakukan investigasi serta proses peradilan terhadap negara yang secara legal telah meratifikasi Statuta Roma.

Klausul kedua yaitu proses investigasi serta peradilan hanya bisa dilakukan oleh Mahkamah Pidana Internasional jika negara tidak dapat atau tidak mau melakukan proses investigasi serta peradilan.

Ketika peresmiannya, pengadopsian Statuta Roma ini didukung oleh 120 negara dan ditentang oleh 17 negara dan 21 negara lain yang turut hadir dalam konferensi Statuta Roma tersebut memilih untuk abstain.

Dari 120 negara yang menandatangani dukungan Statuta Roma tersebut hanya ada 60 negara yang berkomitmen secara legal untuk tunduk pada traktat tersebut atau meratifikasi.

Sementara 60 negara lainnya termasuk Indonesia belum meratifikasi Statuta Roma tersebut.

Lihat juga: Sejarah Hari Kejaksaan Republik Indonesia 22 Juli

Bagi Indonesia, dukungan serta ratifikasi terhadap Statuta Roma menjadi salah satu elemen krusial.

Pemerintah wajib memiliki komitmen untuk menjunjung prinsip HAM serta niat baik untuk menuntaskan kasus kejahatan manusia di masa lalu termasuk salah satunya kejahatan berbasis gender.

Seperti yang kita tahu bahwa Indonesia memiliki sejarah yang cukup kelam dalam masalah kejahatan yang terjadi di masa lalu.

Bahkan hingga saat ini masih banyak kejahatan-kejahatan yang sama sekali belum dituntaskan yang tidak adil untuk para korban.

Alasan Indonesia belum meratifikasi Statuta Roma tersebut pastinya bukan tanpa alasan, ada beberapa alasan lainnya yang mungkin hanya pemerintah yang mengetahui tentang hal tersebut.

Nah itulah sekilas tentang sejarah 17 Juli, Hari Keadilan Internasional.  Tanggal 17 Juli tersebut dipilih karena bertepatan dengan penandatangan Statuta Roma.

Sejak saat penandatanganan tersebut, 17 Juli memang selalu menjadi moment paling penting yang selalu diperingati oleh berbagai negara di belahan dunia ini untuk mengkampanyekan betapa pentingnya keadilan.

Lihat Juga; Sejarah Hari Tari Internasional 29 April

Hadirnya Statuta Roma tersebut tentu memberikan dampak yang sangat besar dalam upaya penegakan serta penindakan kejahatan yang lebih optimal.

Tentang Sejarah Hari Keadilan Internasional 17 Juli

Cukup sekian informasi mengenai Sejarah Hari Keadilan Internasional 17 Juli.

Mudah-mudahan dengan informasi di atas dapat menambah wawasan dan menjadi referensi kita semua untuk selalu mempelajari sejarah. Semoga Bermanfaat!

Pencarian yang paling banyak dicari

  • ucapan hari keadilan internasional 17 juli
  • tema peringatan hari keadilan internasional 2024
  • quotes hari keadilan internasional
  • sejarah hari keadilan internasional
  • perayaan hari keadilan internasional di indonesia

Review Google My Bussiness for Enkosa.com

Artikel Terkait:

Tinggalkan komentar