Menguak Mitos Selat Bali Secara Lengkap!


Selat Bali merupakan selat yang memisahkan antara pulau Jawa dengan Bali.

Adapun terbentuknya selat tersebut menurut kepercayaan masyarakat Bali dikarenakan suatu peristiwa.

Baca Juga: Mitos Jalak Bali dan Manfaat Memeliharanya!

Dimana peristiwa tersebut akibat sifat buruk seorang anak yang senang berjudi. Berikut kita akan menguak lebih jauh mitos selat Bali secara lengkap!

Menguak Mitos Selat Bali Secara Lengkap!

Mitos Tentang Selat Bali

Mitos mengenai selat Bali memang cukup unik. Dikarenakan masyarakat percaya terbentuknya selat tidak hanya karena peristiwa alam saja. 

Melainkan disebabkan oleh suatu peristiwa besar. Ya, masyarakat percaya selat tersebut terbentuk dikarenakan Manik Angkeran yang suka sekali berjudi.

Manik Angkeran sangatlah tergila-gila dengan harga sampai ia merasa tidak pernah puas dan selalu berjudi. 

Asal Mula Terbentuknya Selat Bali

Seperti yang kita singgung sebelumnya, masyarakat Bali percaya jika terbentuknya selat Bali dikarenakan ulah Manik Angkeran.

Pada zaman dahulu di kerajaan Daha terdapat seorang Brahmana terkenal bernama Sidi Mantra.

Ia memiliki istri yang cantik serta harta benda yang berharga merupakan hadiah dari Sanghyang Widya dan Batara Guru.

Setelah bertahun-tahun menikah, pada akhirnya keduanya memiliki seorang anak lelaki yang diberi nama Manik Angkeran. 

Baca Juga: Menilik Mitos Kupu-kupu Masuk Kamar Tidur, Pertanda Apa?

Anak tersebut sangat pandai serta gagah. Sayangnya ia memiliki sifat buruk yakni suka berjudi. 

Akibat sering kalah membuat harta orang tuanya habis hingga menyisakan hutang-hutang yang banyak. 

Manik Angkeran yang tidak bisa membayar hutang meminta pertolongan ayahnya. Pada awal inilah mitos selat Bali akan bermula. 

Dimana Brahmana Sidi Mantra meminta bantuan dewa dengan cara berpuasa dan berdoa. 

Tak lama sang ayah mendapatkan petunjuk untuk pergi ke kawah gunung agung. Dikatakan bahwa di sana ia bisa mendapati seekor naga yang memiliki harta karun.

Perjalanan Sidi Mantra tentu tidak mudah. Ada banyak rintangan sampai akhirnya bisa datang ke yepo kawah gunung Agung. 

Setelah sampai ia mulai duduk bersila dan memanggil naga Besukih. Pada akhirnya naga Besukih bersedia menolong Brahmana tersebut dan memberikan sedikit emas dan intan.

Melalui harta tersebut, Sidi Mantra berharap anaknya dapat membayar hutang-hutangnya dan memulai sebuah usaha yang baik. 

Sayangnya Manik Angkeran masih terus berjudi hingga harta tersebut kembali habis. Tentunya sang ayah tidak mau membantu anaknya kembali. 

Manik yang merasa kebingungan pada akhirnya nekat mencuri lonceng atau genta milik ayahnya. 

Hari Surya Sedunia
Hari Surya Sedunia
Hari Surya Sedunia – Hari Surya adalah hari yang diperingati pada tanggal 3 Mei setiap tahunnya. Matahari atau Surya adalah bintang di pusat tata surya.
Oleh Endik Eko

Manik pergi sendiri ke kawah gunung Agung untuk meminta bantuan naga Besukih. Ketika membunyikan lonceng tersebut, naga Besukih keluar. 

Manik pun merasa terpesona ketika melihat emas, intan serta permata yang diberikan oleh naga Besukih. 

Pada akhirnya ia memiliki niat jahat yakni ingin membunuh naga tersebut. Tentunya naga tersebut cukup kuat hingga akhirnya Manik Angkeran lah yang terbunuh. 

Sidi Mantra yang mendengar kematian Manik merasa sedih. Ia lalu mendatangi naga Besukih dan memohon agar anaknya kembali dihidupkan. 

Naga tersebut mengiyakan permohonan sang brahmana dengan syarat ekornya yang sebelumnya dipotong oleh Manik dikembalikan seperti semula. 

Baca Juga: Cara Menentukan Hari Baik Untuk Bepergian Menurut Primbon Jawa 

Hal itu dengan mudah dilakukan oleh Sidi Mantra. Akhirnya naga Besukih kembali menghidupkan Manik. 

Meski Manik telah berjanji akan menjadi orang yang baik, akan tetapi takdir haruslah berjalan. 

Pada akhirnya Sidi Mantra mengatakan jika anaknya harus memulai hidup baru dan bukan di tanah tersebut. 

Dalam sekejap terpisahkan jarak di antara mereka. Muncul sumber air yang kian lama menjadi besar hingga menjadi laut. 

Tentang Mitos Selat Bali

Sejak itu mitos selat Bali dikenal dikarenakan ulah Manik Angkeran. Mitos ini memang hanyalah kepercayaan masyarakat. 

Meskipun begitu, pertemuan arus pada selat ini memang cukup besar. Bahkan di bawahnya juga terdapat pusaran air yang sering membingungkan pelayaran. 

Baca Juga: Pengertian Padewasan Pada Kalender Bali, Unik!

Hal ini yang membuat banyaknya kecelakaan sering terjadi. 

Jadi itulah tadi mengenai mitos selat Bali. Tentunya setiap adat atau daerah memiliki cerita yang melegenda dan diyakini sama seperti masyarakat Bali.

Artikel Terkait:

Tinggalkan komentar


Hari Surya Sedunia