Home » Sejarah » Sejarah Hari Penting

Sejarah Hari Kanker Anak-Anak Sedunia 15 Februari

Inilah Sejarah 15 Februari, Hari Kanker Anak-Anak Sedunia

Setiap tanggal 15 Februari hampir semua negara di dunia memperingati Hari Kanker Anak-Anak Sedunia
Peringatan ini menjadi salah satu kampanye kolaboratif global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kanker pada anak. 
Tak hanya itu saja, peringatan ini juga menjadi salah satu dukungan kepada para pasien survivors serta orangtua tentang bahaya, cara pencegahan dan cara penanganan terhadap kanker pada anak-anak. 
Lalu, bagaimana sejarah 15 Februari, Hari Kanker Anak-Anak Sedunia? Simak berikut ulasannya!

Sejarah Hari Kanker Anak-Anak Sedunia 15 Februari 

Seperti yang kita ketahui bahwa kanker merupakan salah satu penyakit yang hingga kini belum diketahui solusi pengobatannya. Kanker bukanlah penyakit menular namun mematikan. 
Penyakit ini tidak hanya diderita oleh orang dewasa saja namun juga mengintai anak-anak. 
Lembaga Kesehatan Dunia, World Health Organization (WHO) mencatat bahwa setiap tahun lebih dari 150.000 anak telah didiagnosis menderita kanker. 
Peringatan Hari Kanker Anak-Anak Sedunia menjadi salah satu sarana untuk mengajak masyarakat agar memiliki perhatian terhadap penyakit kanker terutama untuk anak-anak. 
Menurut data lebih dari 300 ribu anak di bawah dibawah 18 tahun terdiagnosa penyakit kanker di seluruh dunia. 
Terdapat 80% anak dari data tersebut tinggal di negara miskin dan berkembang termasuk salah satunya Indonesia dimana tingkat kelangsungan hidup mencapai 20%. 
Melihat hal tersebut tentu saja peran orangtua menjadi hal yang sangat penting terutama untuk menjaga kesehatan buah hati. 
Namun sayang, pada kenyataannya banyak sekali orangtua yang kurang memperhatikan tumbuh kembang buah hati dan tidak menyadari jika anaknya terkena penyakit mematikan tersebut. 
Tidak banyak informasi mengenai sejarah Hari Kanker Anak-Anak Sedunia, namun walaupun demikian peringatan ini sangatlah penting dan harus menjadi perhatian dunia. 
Banyak sekali kegiatan yang dilakukan untuk memperingati Hari Kanker Anak-Anak Sedunia misalnya seperti seminar hingga penyuluhan. 
Terlepas dari hal tersebut, terdapat beberapa cara pencegahan kanker pada anak-anak. Berikut ini beberapa hal tersebut: 
  • Hindari memberikan bahan makanan yang mengandung bahan pengawet. 
  • Hindari merokok didekat anak-anak. 
  • Kurangi asupan garam serta gula. 
  • Kurangi konsumsi susu sapi. 
  • Jauhkan anak-anak dari berbagai polusi. 
  • Hindari mengkonsumsi buah dan sayuran yang mengandung pestisida. 
  • Jaga berat badan anak. 
  • Menerapkan perilaku hidup yang bersih dan sehat. 
Baca juga:  Kalender Hijriah Bulan Oktober 2022 Lengkap Jadwal Puasa

Jenis-Jenis Kanker Yang Sering Menyerang Anak-Anak 

Terdapat beberapa jenis kanker yang sering menyerang anak-anak. Kanker pada anak memang seringkali tidak terdeteksi sejak diri. 
Hal tersebut karena kadang anak-anak sulit menyampaikan keluhan yang dirasakannya. 
Karena hal tersebut maka sebagai orangtua anda wajib mengetahui jenis-jenis kanker yang sering menyerang anak-anak: 

Leukemia 

Jenis kanker pertama yaitu Leukemia atau kanker darah. Dari semua jenis kanker yang menyerang anak-anak, sebanyak 28% yaitu penyakit Leukemia. 
Jenis kanker darah yang paling banyak menyerang anak-anak yaitu leukemia limfositik akut dan leukemia mieloid akut. 
Beberapa gejala yang terlihat: 
  • Nyeri tulang dan sendi. 
  • Terlihat lemas, rewel dan cepat lelah. 
  • Berat badan anak berkurang drastis. 
  • Nafsu makan kurang. 
  • Demam berkepanjangan. 
  • Mudah memar, gusi sering berdarah dan sering mimisan. 
  • Sering sakit. 
  • Pembengkakan kelenjar getah bening. 

Retinoblastoma 

Retinoblastoma merupakan kanker yang menyerang retina mata. Kanker ini kerap dijumpai pada anak-anak usia dibawah 5 tahun. 
Di Indonesia sendiri, kanker jenis ini berada di urutan kedua dari jenis kanker yang menyerang anak-anak. 
Salah satu gejala awal yaitu munculnya mata kucing dimana kondisi pupil mata anak terlihat putih mengkilap ketika terkena cahaya. 
Selain itu beberapa gejala lain yaitu mata merah, bengkak hingga mata juling. 

Kanker Otak 

Jenis kanker yang sering menyerang anak-anak selanjutnya yaitu kanker otak. Diperkirakan terdapat 25% anak-anak di dunia mengidap penyakit kanker otak. 
Gejala dari kanker ini berbeda-beda, tergantung ukuran, tingkat perkembangan sel, letak serta stadium kanker. 
Terdapat beberapa gejala yang sering terjadi yaitu seperti sakit kepala berulang, pandangan kabur, kejang, mual dan muntah, pusing serta kelumpuhan pada beberapa anggota tubuh. 

Neuroblastoma 

Jenis kanker yang menyerang anak-anak terakhir yaitu neuroblastoma. Neuroblastoma merupakan jenis kanker yang menyerang saraf anak-anak dibawah 5 tahun terutama untuk anak laki-laki. 
Walaupun merupakan kanker langka, namun kanker ini cepat menyebar ke organ lain. 
Itulah beberapa jenis kanker yang menyerang anak-anak. Melalui peringatan Hari Kanker Anak-Anak Sedunia ini diharapkan semua masyarakat dunia terutama orang tua lebih aware lagi dengan penyakit yang satu ini. 
Demikian sekilas tentang sejarah 15 Februari, Hari Kanker Anak-Anak Sedunia. 
Mudah-mudahan informasi sejarah Hari Kanker Anak Sedunia diatas dapat menjadi referensi sekaligus menambah wawasan kita semua.
Semoga bermanfaat dan selamat hari kanker anak sedunia!

Pencarian yang paling banyak dicari

  • hari kanker anak sedunia 2022
  • peringatan hari kanker anak sedunia 2022
  • tema hari kanker anak sedunia 2022
  • logo hari kanker anak sedunia terbaru
  • sejarah hari kanker anak internasional
  • ucapan hari kanker anak sedunia 2022
  • caption hari kanker anak sedunia
  • poster hari kanker anak sedunia
Baca juga:  Berkas Pernikahan 2021 Yang Harus di Siapkan

Tinggalkan komentar