5 Upacara Adat Jawa Tengah Populer

5 Upacara Adat Jawa Tengah Populer

Penting untuk Diketahui! Ini 5 Contoh Upacara Adat Jawa Tengah Terpopuler

Contoh Upacara Adat Jawa Tengah menjadi bagian dari tradisi sekaligus informasi budaya asli yang dimiliki Indonesia. 

Sudah semestinya adanya budaya dan tradisi dilestarikan walaupun kini perkembangan zaman sudah semakin canggih. 

Dalam melakukan pelestarian ini kita tidak harus langsung memerankannya ataupun melakukannya, sebab tidak semua orang tinggal di daerah Jawa Tengah. 

Tetapi untuk menjaga dan melestarikannya sudah menjadi tanggung jawab bersama agar peninggalan leluhur yang telah dipopulerkan tidak hilang tergerus perubahan zaman.

Kita bisa menjaga dan memperhatikan adat tradisional dengan berbagai cara. 

Seperti dengan melakukan perlombaan untuk memperingati hari bersejarah, menjadikan adat kebiasaan tersebut sebagai destinasi wisata dengan mengenalkan budaya lokal yang berkaitan dengan upacara adat kepada para wisatawan, atau justru melakukan arsip digital. 

Banyak sekali langkah yang dapat ditempuh agar adat tradisional yang dimiliki oleh Indonesia tidak terlupakan.

Contoh Upacara Adat Jawa Tengah yang Mempunyai Sejarah

Biasanya upacara adat menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang digelar oleh masyarakat dalam berbagai acara hajatan seperti syukuran, hajatan pernikahan, atau untuk tolak bala. 

Mulai untuk kepentingan pribadi hingga kepentingan bersama.

Meski masyarakat telah berusaha mempertahankan tradisi yang dimiliki oleh daerah yang ditinggalinya, tetapi tidak sedikit pula tradisi di Jawa Tengah yang tidak terbiasa dilakukan lagi. 

Sehingga tidak heran bila kini beberapa tradisi itu pun menjadi asing. 


Lantas seperti apa contoh upacara adat Jawa Tengah? Berikut beberapa penjelasannya yang dapat kamu ketahui.

1. Upacara Wedalan

Perlu diketahui bahwa wedalan juga dipahami sebagai wetonan, di mana upacara adat tersebut masih dikenal dan dilestarikan oleh banyak orang. 

Menurut bahasa Jawa, wedalan ataupun Wetonan mempunyai arti “keluar” yang ditujukan untuk penyebutan ketika lahirnya bayi.

Upacara wetonan ini sudah menjadi bagian dari kebudayaan yang dimiliki negara Indonesia. 

Masyarakat biasanya menggelar upacara ini untuk menyambut kelahiran sang bayi. 

Dalam pelaksanaannya, masyarakat beramai-ramai mendoakan agar ibu dan buah hatinya diberikan panjang umur serta dihindarkan dari berbagai macam balak ataupun mara bahaya.

2. Upacara Adat Selikuran

Selikuran menjadi salah satu contoh adat Jawa Tengah yang dilaksanakan ketika malam ke-21 Ramadan. 

Umumnya masyarakat setempat akan melaksanakan prosesi doa bersama yang akan dipimpin oleh tokoh agama yang telah diundang ataupun telah mendapatkan mandat.

Dalam bahasa Jawa, Selikuran mempunyai makna yang sangat spesial. 

Di mana waktu tersebut merupakan saat yang lebih tepat untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. 

Pada acara Selikuran ini pula masyarakat akan mendoakan keluarga, saudara, bahkan kerabat lain serta orang-orang Islam yang telah lebih dulu berpulang dalam pangkuan Allah.

Masyarakat Islam sudah menjadikan upacara Selikuran ini sebagai kecintaan mereka kepada Rasulullah Saw dan juga kepada agama Islam. 

Karenanya pada malam tersebut pula sebagian dari masyarakat berlomba-lomba untuk melakukan perbuatan baik untuk mendapatkan amal dan juga keberkahan dari Allah SWT.

3. Upacara Adat Jawa Tengah Kebo-keboan

Masyarakat Jawa Tengah mempunyai cara tersendiri untuk menolak bala atau menolak mara bahaya, salah satunya yakni dengan merayakan upacara kebo-keboan. 

Pada umumnya upacara tersebut dilaksanakan oleh masyarakat ketika menjelang waktu menanam ataupun memanen hasil bumi.

Dengan menggelar upacara Kebo-keboan, masyarakat berharap agar tanaman bisa tumbuh dengan subur dan sangat baik serta memperoleh hasil panen yang melimpah dan maksimal. 

Salah satu yang menjadikan upacara kebo-keboan ini mudah dikenali yakni pada pelaksanaannya ditandai dengan adanya 30 orang didandani menyerupai kerbau dan mereka akan diarak keliling kampung halaman. 

Mereka akan berjalan untuk memperagakan cara hewan kerbau ketika membajak sawah. 

4. Upacara Dugderan

Contoh upacara adat Jawa Tengah lainnya yaitu adanya kegiatan Dugderan yang dilakukan oleh warga Kota Semarang. 

Tujuan acara tersebut yakni untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan yang suci dan penuh keberkahan. 

Tradisi upacara Dugderan ini ditandai dengan onomatope saat dipukulnya bedug “dug-dug-dug” dan disambut dengan bunyi  “der” yang berasal dari suara dentuman meriam. 

Karena itulah masyarakat setempat menamakan tradisi ini dengan kegiatan Dugderan. 

Uniknya, setelah acara Dugderan selesai dilaksanakan, masyarakat akan melakukan pawai mengelilingi kota di mana masyarakat akan menggunakan pakaian adat serta menyajikan keragaman aneka festival tradisional khas daerah Semarang. 

Kegiatan tersebut ditujukan sebagai bentuk penyambutan datangnya bulan Ramadhan di Kota Semarang.

5. Brobosan

Brobosan menjadi salah satu tradisi yang tak hanya dilakukan oleh masyarakat Jawa Tengah. 

Beberapa daerah lainnya juga turut menggunakan tradisi ini ketika ada kerabat dekat yang meninggal. 

Tradisi ini dilaksanakan ketika jenazah yang berada dalam keranda diangkat oleh para penggotong. 

Kemudian, keluarga yang meliputi anak dan cucu dari seseorang yang meninggal akan menerobos melewati bawah jenazah tersebut. 

Ada juga yang menamakan kegiatan ini dengan ngolong yang berarti menerobos lewat bawah keranda yang diangkat.

Tradisi ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk penghormatan terakhir kepada orang yang meninggal.

Selain itu juga sebagai bentuk mengikhlaskan bila setelah jenazah diberangkatkan ke pemakaman maka mereka tidak akan bertemu lagi.

Itulah berbagai contoh upacara adat Jawa Tengah yang sangat sederhana tetapi mempunyai makna yang berbeda-beda dan tentu sangat spesial bagi masyarakat setempat. 

Karenanya kita perlu melestarikannya, termasuk dengan mengenali ragam tradisi yang dimiliki oleh daerah-daerah di Indonesia.

Mudah-mudahan informasi 5 Upacara Adat Istiadat Jawa Tengah diatas dapat menambah wawasan serta menjadi referensi untuk kita semua. Semoga bermanfaat!

Pencarian yang paling banyak dicari

  • tradisi jawa tengah adalah
  • tradisi jawa tengah yang masih dilestarikan
  • tradisional jawa tengah disemarang
  • nama-nama tradisi di jawa tengah
  • tari kreadi tradisi jawa tengah
  • upacara tradisi jawa tengah
  • daftar tradisi yang ada di jawa tengah
Keza Felice
Keza Felice Suka membaca dan menulis buku. Salah satu buku karyaku berjudul "Ada Hati Yang Terluka". Cek instagramku @keza236_queen

Review Enkosa.Com