4 Syarat dan 2 Jenis Mahar Pernikahan


4 Syarat dan 2 Jenis Mahar Pernikahan

Syarat dan Jenis-Jenis Mahar

Mendengar kata mahar dalam pernikahan sepertinya sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Seringkali jumlah mahar diucapkan secara gamblang oleh pengantin pria saat melangsungkan akad.

Hal ini wajar mengingat mahar adalah kewajiban suami terhadap istrinya. Meski mahar sendiri tidak termasuk dalam bagian rukun islam, namun pihak laki-laki tetap disyaratkan untuk memberikan mahar sebagai bentuk ketulusan hatinya.

Baca Juga: Kalender Jawa Juni 2023 Lengkap Hari Baik

Itulah mengapa saat hendak menikah, baik perempuan maupun laki-laki sebaiknya memahami apa itu mahar dan ketentuannya.

Mahar adalah sejumlah harta yang diberikan oleh pria kepada wanita sebagai bentuk ketulusan dalam hubungan pernikahan. Mahar juga bisa disebut sebagai shadaq yang artinya benar, jujur, dan tulus.

Dalam islam hukum mahar adalah wajib sebagai bentuk sempurnanya pernikahan.

Mahar sendiri bisa berupa hal-hal yang berhubungan dengan duniawi seperti emas, rumah, uang, dan lain-lain. Padahal sebenarnya ada juga mahar yang berkaitan dengan hal-hal akhirat seperti keimanan, hafalan Al-Quran, ilmu, atau kebebasan atas perbudakan.

Tidak ada batasan mengenai besaran mahar yang harus diberikan kepada wanita. Meski disebut bahwa mahar haruslah yang terbaik, namun semua kembali lagi kepada kemampuan pihak laki-laki.

Sebab pada kenyataannya memberikan mahar memanglah wajib asal sifatnya tidak membebani atau menyusahkan. Oleh karenanya jika mampu memberikan mahar yang mahal dan mewah tanpa mempersulit pihak pria maka lakukanlah.

Namun jika tidak mampu, jangan dipaksakan dan mintalah mahar sesuai dengan kemampuannya. Lalu apa saja  syarat-syarat mahar dalam pernikahan? Berikut ulasannya:

Syarat Mahar Pernikahan

Baca Juga: Ketentuan Pernikahan Berdasarkan Kalender Bali

1. Berupa Harta Yang Berharga

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa tidak ada ketentuan khusus mengenai banyaknya mahar, namun mahar haruslah harta yang berharga. Bahkan jika nilainya sedikit sekalipun maka barang tersebut tetaplah sah sebagai mahar.

2. Suci dan Bermanfaat

Oleh karenanya dilarang untuk memberikan hal-hal yang sifatnya haram seperti khamr atau babi sebagai mahar pernikahan.

Lihat juga: 8 Jenis Barang-Barang Seserahan Pernikahan

3. Bukan Barang Yang Tidak Jelas

Maksudnya jika barang tidak jelas keadaannya atau tidak disebutkan jenisnya, maka barang tersebut dilarang dijadikan mahar.

4. Bukan barang Ghasab

Ghasab sendiri berarti mengambil barang orang lain tanpa izin namun tidak berniat memilikinya karena hendak dikembalikan lagi nanti. Mahar hasil dari ghasab tidaklah sah.

Jenis-Jenis Mahar Pernikahan

Ada dua jenis mahar yang diberikan sebagai syarat pernikahan, yakni Mahar Musamma dan Mahar Mitsil.

Baca Juga: Download Kalender Planner Agustus 2023 PDF

1. Mahar Musamma

Mahar ini berupa sesuatu yang telah jelas ketetapannya dalam akad, dalam artian nilai serta kadarnya sudah disepakati antara suami dan istri.

Para ulama berpendapat bahwa mahar wajib dibayar sekalipun pernikahan rusak karena alasan tertentu. Mahar juga menjadi wajib apabila pria dan wanita sudah berkhalwat atau berdua-duaan.

Namun, apabila terjadi perceraian sebelum pasangan suami istri itu berhubungan, maka suami hanya perlu membayar mahar setengahnya saja.

2. Mahar Mitsil

Kebalikan dari mahar musamma, mahar mitsil adalah mahar yang belum disebutkan jumlahnya dalam akad atau bahkan belum disepakati nilainya.

Mahar ini bisa jadi baru ditetapkan apabila sang istri menuntut pemberian mahar namun suami belum menetapkan jumlah dan nilainya.

Mengutip dari jurnal Konsep Mahar Dalam Perspektif Fikih dan Perundang-Undangan yang dirilis oleh Komisi Yudisial. Mahar ini juga bisa disamakan dengan mahar perempuan yang setara dengannya di kalangan keluarga seperti adik atau kakak.

Atau bisa juga disamakan dengan mahar perempuan lain yang setara dengannya di kalangan masyarakat.

Lihat juga: Contoh Ulem Pernikahan

Ayo, apakah kamu sudah mempersiapkan maharmu sebelum menikah? Dengan mengetahui syarat dan jenis-jenis mahardi atas, semoga bisa menjadi referensi dalam menentukan mahar apa yang sebaiknya diberikan untuk calon istrimu. Semoga bermanfaat!

Pencarian yang paling banyak dicari

  • syarat mahar dalam islam
  • syarat mahar yang dianjurkan dalam pernikahan sesuai anjuran islam dalam al quran dan hadis
  • syarat mahar seperangkat alat sholat
  • syarat mahar mas kawin
  • mahar menurut imam mazhab
  • rukun dan syarat mahar
  • syarat mahar surat ar rahman
  • syarat mahar emas
  • jenis mahar pernikahan
  • jenis mahar dan maksudnya
  • jenis mahar tingkatan 5

Tinggalkan komentar