Sejarah Hari Perencanaan Kota Dunia 8 November


Sejarah Hari Perencanaan Kota Dunia 8 November

Sejarah Penetapan Tanggal 8 November, Hari Perencanaan Kota Dunia Yang Sebaiknya Diketahui!

Bagi kita yang hidup di zaman modern seperti sekarang ini pastinya telah merasakan bagaimana nyamannya tinggal di perkotaan atau pedesaan dengan penataan kota yang sangat bagus.

Ya, pemerintah memang selalu berusaha untuk menata lingkungan agar tetap nyaman dan indah.

Namun tahukah anda? Jauh sebelum sekarang, terdapat sejarah perencanaan kota di dunia yang saat ini seringkali kita dengan Hari Perencanaan Kota Dunia yang diperingati setiap tanggal 8 November.

Lihat juga: Sejarah Hari Arsitektur Indonesia 18 Maret

Lalu, bagaimana sebenarnya sejarah 8 November, Hari Perencanaan Kota Dunia? Simak ulasannya berikut ini!

Berikut Sejarah Penetapan Tanggal 8 November, Hari Perencanaan Kota Dunia

Sejarah perencanaan kota di dunia dimulai dari Eropa sampai negara-negara berkembang seperti Indonesia.

Sebelum Perang Dunia I, perencanaan kota atau urban planning merupakan kepanjangan dari pekerjaan seorang arsitek.

Produk perencanaan kota pada saat itu terbatas hanya pada desain-desain ruangan terbuka serta jalan-jalan.

Ketika terjadi revolusi industri yang dilandasi dengan adanya semangat rasionalisasi serta liberalisasi dari kekuatan pasar bebas di awal abad ke-19, mendorong para pelaku ekonomi untuk memaksimalkan hasil produksi dengan meminimalkan biaya produksi.

Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan menggantikan tenaga manusia dengan hewan dan mesin.

Hal tersebut tentu saja menyebabkan surplus besar-besaran serta hasil produksi karena adanya percepatan proses produksi.

Di sisi lain, pengurangan SM dalam produksi juga telah menyebabkan tingginya angka pengangguran sehingga daya beli masyarakat terbatas yang akibatnya menyebabkan kesenjangan dan ketidakadilan sosial.

Selain dari segi ekonomi, efisien biaya produksi juga terjadi di penataan ruang dengan cara memperpendek jarak tempuh dari masing-masing unsur produksi misalnya dengan ditemukannya hunian, pabrik, pergudangan dan pemasaran di sebuah kawasan.

Lihat juga: Hari Penemu 9 November: Mengenal 5 Penemuan Paling Penting

Semakin maraknya efisiensi produksi ini menyebabkan banyaknya kawasan campuran yang saling berdekatan satu sama lain antara industri dengan pemukiman.

Hal tersebut alhasil menyebabkan penurunan kualitas lingkungan serta kekumuhan ruang kota di negara Eropa.

Terlebih lagi pada saat itu, arsitektur kota di Eropa dibangun dengan gaya klasik dengan gang sempit tanpa adanya sistem drainase serta sanitasi yang direncanakan agar bisa menampung kegiatan industri skala besar.

Dengan kata lain, pada saat itu saluran air menjadi mempet yang mengakibatkan sarang untuk berbagai penyakit.

Permasalahan ruang tersebut kemudian munculnya teori zonasi yang menekankan pada suatu usaha untuk membagi lahan menjadi beberapa fungsi spesifik.

Teori inilah yang menjadi titik tolak bagi sejarah Perencanaan Kota Dunia. Konsep Perencanaan Kota negara-negara Eropa terutama di Amerika Serikat dan Inggris di bawa ke negara-negara berkembang.

Awalnya, bangsa Eropa bermaksud untuk berdagang dengan negara-negara dunia ketiga. Mereka kemudian membangun sebuah gudang di beberapa wilayah di negara berkembang untuk mengumpulkan barang lokal seperti rempah-rempah.

Keuntungan yang sangat berlimpah pada proses perdagangan dengan dunia ketiga akhirnya mendorong Eropa untuk memperkuat posisi mereka di negara berkembang.

Pengiriman tentara mulai dilakukan dengan mengamankan jalur perdagangan bangsa Eropa dengan mendirikan sebuah benteng serta infrastruktur militer.

Dari hal tersebut dimulailah proses kolonialisasi yang diiringi dengan adanya pembangunan penjara serta perumahan kolonial dan pemerintahan di daerah jajahan.

Baca Juga: Daftar Peringatan Hari Penting 2022

Dengan keberadaan bangunan-bangunan kolonial tersebut telah mengenalkan negara dunia ketiga dengan proses urban planning tahap kesatu.

Saat masa kolonialisme mulai surut, negara Eropa memasuki dunia ketiga dengan membanjiri seluruh pasar di negara berkembang dengan berbagai produk sisa dari surplus besar-besaran di Eropa Barat dimana negara berkembang menjadi pasar potensial untuk negara maju.

Fenomena lain yang terjadi adalah proses industrialisasi yang dilandasi dengan second hand technology yang diimpor oleh negara maju dan dipusatkan di kota-kota besar negara berkembang sehingga menjadi semakin konsumtif terutama di daerah perkotaan.

Seiring berjalannya waktu, akhirnya terjadilah urban planning secara besar-besaran yang mengacu pada proses urban planning tahap kedua.

Di tahapan ini, proses perencanaan kota ditandai dengan munculnya perencanaan komprehensif, pendekatan ilmiah serta perkembangan sistem kelembagaan di negara-negara dunia tiga.

Tentang Sejarah Hari Perencanaan Tata Ruang Kota Sedunia

Nah itulah sekilas tentang sejarah 6 November, Perencanaan Kota Dunia. Perencanaan kota saat ini selalu mengalami perkembangan mengikuti tuntutan kebutuhan pembangunan serta dinamika kehidupan manusia yang semakin kompleks.

Baca Juga: Ucapan Hari Tata Ruang Nasional 8 Oktober

Konsep perencanaan kota juga semakin modern serta mengalami banyak sekali modifikasi baru atau teori perencanaan yang telah ada.

Cukup sekian informasi Sejarah hari Perencanaan Kota Dunia 8 November, mudah-mudahan dapat menjadi referensi untuk kita semua. Semoga bermanfaat!

Pencarian yang paling banyak dicari

  • sejarah hari perencanaan tata kota dunia
  • perayaan hari perencanaan tata kota dunia
  • tema hari perencanaan kota dunia
  • hari kota dunia
  • tema hari perencanaan kota sedunia 2021
  • caption hari perencanaan kota sedunia

Review Google My Bussiness for Enkosa.com

Artikel Terkait:

Tinggalkan komentar