Ceramah dan Khutbah Salah Satu Publik Speaking Penting


Ceramah dan Khutbah Salah Satu Publik Speaking Penting

Penjelasan Singkat Ceramah dan Khutbah

Jika sebelumnya kita membahas mengenai moderator, kali ini akan membahas mengenai salah satu public speaking yakni ceramah dan khutbah.

Jenis berbicara di depan publik yang lain dan mungkin terkesan spiritual (agama) adalah ceramah dan khutbah.

Tahukan anda apa yang dimaksud ceramah dan khutbah itu? Berikut penjelasan singkatnya.

Pengertian dan Penjelasan Singkat Ceramah

Ceramah merupakan kelompok berbicara satu arah. Pembicara menyampaikan gagasannya kepada pihak lain dan memerlukan reaksi berupa tanggapan atau respons.

Ceramah adalah pidato yang bertujuan memberikan nasihat dan petunjuk, sementara ada audiensi yang bertindak sebagai pendengar.

Ceramah dapat dilaksanakan kapan saja, tidak ada rukun dan syarat, tidak ada mimbar tempat khusus pada pelaksanaannya.

Waktu tidak dibatasi dan siapapun boleh berdakwah, dapat dilakukan dengan cara kreatif dan inovatif seperti (seminar, lokakarya pelatihan, atau sarasehan).

Ceramah Dibedakan Menjadi Dua (Umum dan Khusus)

Ceramah dapat dibedakan menjadi dua, yaitu ceramah umum dan khusus. Ceramah sendiri adalah pesan bertujuan memberikan nasihat dan petunjuk-petunjuk.

Sementara ada audiens yang bertindak sebagai pendengar.

Definisi Ceramah Umum

Dikatakan umum karena isi pidato untuk siapa saja, khalayak ramai, masyarakat luas, atau lazim.

Jadi, ceramah umum adalah pidato yang bertujuan untuk memberikan nasihat kepada khalayak umum atau masyarakat luas.

Isi dari ceramah umum ini bersifat menyeluruh, tidak ada batasan apapun, baik dari audiens tua maupun muda, materinya juga tidak ditentukan sesuai acara.

Definisi Ceramah Khusus

Sementara itu, arti dari kata khusus pada Ceramah Khusus adalah tersendiri, istimewa, atau takkan ada yang lain.

Jadi, ceramah khusus berarti ceramah yang bertujuan memberikan nasihat-nasihat kepada mad’u atau khalayak tertentu dan bersifat khusus, baik dalam hal materi maupun yang lainnya.

Batasan-batasan ceramah khusus cukup banyak, mulai dari audiens yang diinginkan hingga materi yang disesuaikan dengan keadaan.

Contoh ceramah khusus ini adalah peringatan hari besar Islam (PHBI), seperti Isra’ Mi’raj, Maulid Nabi Muhammad Saw, bulan puasa, dan lain-lain.

Lalu, apa perbedaan ceramah dengan pidato? Berikut ini perbedaan signifikan yang dimiliki keduanya.

Pidato

Ceramah

pengungkapan pikiran
dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak.

Ceramah oleh seseorang
di hadapan banyak pendengar yang membicarakan suatu hal, pengetahuan, dan
sebagainya.

Pembawa pidato tidak
diwajibkan mengarahkan audiens untuk memahami sungguh-sungguh masalah yang
disampaikan.

Pembawa ceramah
berkewajiban mengarahkan audiens untuk memahami sungguh-sungguh masalah yang
disampaikan.

Tidak ditindaklanjuti
dengan tanya jawab yang bersifat lebih umum.

Diakhiri dengan tanya
jawab,

Pembukaan biasanya
terdiri dari salam, ucapan syukur, ucapan terimakasih, dan tujuan.

Lebih bersifat khusus.

Biasanya, isi pidato
terdiri dari gagasan-gagasan yang hendak dicapai.

Penutup terdiri dari
simpulan, ajakan, harapan, permintaan maaf, dan salam penutup.


Pengertian dan Penjelasan Singkat Khutbah

Khutbah adalah pidato lisan yang dibuat oleh seseorang nabi atau anggota ulama mengenai al-kitab, teologis, agama, atau moral.

Biasanya, seorang pengkhotbah memegang perilaku kepercayaan, hukum, atau manusia dalam konteks sekarang dan masa lalu.

Secara etimologis (harfiah), khutbah berarti pidato, nasihat, pesan (taushiyah).

Sedangkan menurut terminologi Islam (istilah syara’), khutbah (Jum’at) adalah pidato yang disampaikan oleh seorang khatib di depan jamaah sebelum shalat Jum’at dan dilaksanakan dengan syarat-syarat serta rukun tertentu.

Baik berupa tadzkirah (peringatan, penyadaran), mau’idzah (pembelajaran), maupun taushiyah (nasihat).

Itulah sedikit penjelasan singkat mengenai apa itu ceramah dan khutbah, definisi dan perbedaannya. Semoga bermanfaat!!

Review Google My Bussiness for Enkosa.com

Artikel Terkait:

Tinggalkan komentar