Sejarah Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 26 April

Sejarah Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 26 April

Sejarah 26 April, Hari Kekayaan Intelektual Sedunia

Hari Kekayaan Intelektual Sedunia atau World Intellectual Property Day selalu diperingati tanggal 26 April setiap tahunnya.

Peringatan tahunan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya Kekayaan Intelektual (HAKI) dalam mendorong kreativitas serta inovasi.

Lalu, bagaimana sejarah 26 April, Hari Kekayaan Intelektual Sedunia? Simak berikut ulasannya!

Inilah Sejarah 26 April, Hari Kekayaan Intelektual Sedunia

Hari Kekayaan Intelektual Sedunia pertama kali dideklarasikan oleh WIPO atau World Intellectual Property Organization pada tahun 2000.

WIPO merupakan sebuah badan khusus dibawah naungan PBB yang menangani masalah HAKI (Hak Kekayaan Intelektual).

World Intellectual Property Organization dibentuk pada tahun 1967 dengan tujuan untuk mendorong kreativitas serta memperkenalkan perlindungan kekayaan intelektual ke seluruh dunia.

Peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ada karena adanya usulan Delegasi Tiongkok untuk WIPO pada bulan Agustus 1999.

Pada bulan Oktober 1999, Majelis Umum WIPO telah menyetujui gagasan tersebut lalu menetapkan 26 April sebagai Hari Kekayaan Intelektual Sedunia.

Tanggal tersebut dipilih bertepatan dengan tanggal aktifnya WIPO yaitu pada 26 April 1974.

Tujuan Hari Hak kekayaan Intelektual Sedunia

Tujuan utama adanya Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ini yaitu untuk meningkatkan kesadaran bahwa hak cipta, merek dagang dan paten akan berdampak pada kehidupan sehari-hari.

Baca juga:  Sejarah Hari KOHANUDNAS Indonesia 19 Februari

Tak hanya itu saja, di moment ini juga diperingati untuk mengapresiasi kreativitas serta kontribusi inovator untuk pengembangan masyarakat dunia.

Baca Juga: Hari Pemasyarakatan Indonesia 27 April

Terdapat beberapa manfaat hak kekayaan intelektual untuk para pelaku bisnis, berikut beberapa diantaranya:

  • Untuk meningkatkan visibilitas, nilai produk serta daya tarik produk di pasar.
  • Menghindari resiko menggunakan konten yang bukan milik sendiri tanpa disadari ataupun secara tidak sengaja kehilangan informasi, inovasi serta hasil kreatif.
  • Melindungi produk serta layanan.
  • Untuk mengakses informasi serta pengetahuan bisnis.
  • Membedakan bisnis dengan produk pesaing.

Sementara di Indonesia, Hak Kekayaan Intelektual telah diatur dalam beberapa undang-undang.

Misalnya seperti UU Nomor 28 tentang Hak Cipta, UU Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri, UU Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek, UU Nomor 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang dan UU Nomor 14 Tahun 2001 tentang Paten.

Tema Peringatan Hak Kekayaan Intelektual Sedunia

Peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia selalu diperingati dengan tema yang berbeda misalnya pada 26 April 2021 dimana tema yang diumumkan oleh WIPO yaitu terkait usaha kecil dan menengah.

Baca juga:  4 Tradisi Kenduren Adat Jawa Yang Tak Terpisahkan

UKM dinilai menjadi penggerak roda ekonomi serta membantu memperluas lapangan pekerjaan secara lokal. Peranan UKM dengan disertai kekayaan intelektual sangatlah penting untuk memulihkan kondisi ekonomi bangsa.

Istilah kekayaan intelektual tentu saja sudah cukup akrab di telinga banyak orang terutama untuk anda yang memiliki bisnis atau usaha.

Namun walaupun demikian, ternyata masih banyak juga orang yang belum memahami apa arti kekayaan intelektual yang sebenarnya.

Memahami Arti Kekayaan Intelektual

Kekayaan intelektual merupakan merupakan sebuah karya yang lahir dari curahan tenaga, daya cipta, waktu, tenaga serta karsa manusia. Salah satu contohnya seperti teknologi, ilmu pengetahuan, sastra serta seni.

Kekayaan intelektual tentu saja dilindungi oleh undang-undang agar semua masyarakat mendapatkan pengakuan serta keuntungan finansial dari apa yang mereka lahirkan atau ciptakan.

Kekayaan intelektual pada dasarnya dibuat karena dua hal. Pertama, kekayaan intelektual bisa menguntungkan bisnis atau individu yang menciptakan.

Dengan adanya kekayaan intelektual ini maka pencipta bisa mendapatkan penghasilan dari ide yang mereka ciptakan baik itu seni ataupun lainnya.

Sedangkan yang kedua yaitu kekayaan intelektual mendukung inovasi. Saat hak eksklusif atas suatu ide menjadi eksklusif maka orang akan tertantang berkompetisi untuk membuat sebuah ide yang lebih baik.

Baca juga:  Sejarah Hari Istiqlal 22 Februari

Selain ide yang dihasilkan menjadi lebih bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis, ide itu juga bisa berpengaruh pada perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Nah itulah sekilas tentang sejarah 26 April, Hari Kekayaan Intelektual Sedunia yang tentu saja penting untuk anda ketahui terlebih jika anda merupakan pelaku bisnis.

Dengan adanya kekayaan intelektual diharapkan bisa meningkatkan masyarakat dunia tentang hak-hak para pencipta ide.

Mudah-mudahan informasi Sejarah Hari Hak Kekayaan Intelektual Sedunia 26 April diatas dapat menjadi referensi untuk kita semua.

Semoga bermanfaat!

Pencarian yang paling banyak dicari

  • hari kekayaan intelektual sedunia dirayakan setiap tanggal 26 april
  • sejarah hari kekayaan intelektual sedunia
  • ucapan hari kekayaan intelektual sedunia
  • latar belakang penetapan hari kekayaan intelektual sedunia
  • tema hari kekayaan intelektual sedunia 2021 dan 2022

Ahli dalam menulis artikel sejarah seperti sejarah hari besar dan hari penting baik di Indonesia maupun Dunia. Semoga artikel yang saya terbitkan dapat bermanfaat. Lebih dekat dengan saya bisa cek disini

Tinggalkan komentar