Mengenal Tradisi Bantengan di Jawa Timur

Mengenal Tradisi Bantengan di Jawa Timur

Mengenal Unsur Magis Dari Tradisi Jawa Timur Bantengan

Tradisi Bantengan - Jawa Timur selain dikenal dengan makanan khas rujak cingurnya, ada salah satu tradisi yang melekat dengan sisi magis dan juga leluhur yakni tradisi bantengan. 

Bantengan adalah salah satu pertunjukan di mana pemainnya bisa saja kesurupan roh, atau melakukan suatu hal yang mengerikan. Berikut ini adalah beberapa fakta menarik dari sejarah bantengan dimulai!

Sejarah Awal Mula Tradisi Bantengan

Bantengan merupakan salah satu kesenian asli Jawa Timur yang terlahir dari pencak silat. Bahkan menariknya, bantengan sudah ada sejak zaman Kerajaan Singosari berlangsung.

Hal ini dibuktikan dengan adanya relief pada Candi Jago, Malang Jawa Timur yang menggambarkan sosok harimau yang melawan banteng. Lainnya juga terdapat gambar berupa tarian dengan menggunakan topeng banteng.

Beberapa orang lainnya juga percaya bahwa lahirnya tradisi bantengan ini dimulai dari salah satu perguruan pencak silat yang kala itu digunakan untuk menghibur pemainnya. Bahkan beberapa juga ada yang menyebutkan bahwa bantengan merupakan bentuk perlawanan untuk mengelabuhi penjajah belanda.

Kebudayaan bantengan ini juga telah berkembang pesat di berbagai pelosok Jawa Timur. Khususnya sekitar kawasan pegunungan Bromo Tengger, Welirang, Arjuno, dan juga Raung Argopuro. 

Sedangkan kelompok bantengan yang paling banyak dikenal ada di daerah Batu, Malang hingga sekitar Pacet, Mojokerto.


Bantengan juga diklaim sebagai salah satu pertunjukan yang memberikan kisah perlawanan terhadap angkara murka. Sehingga tak jarang beberapa pemainnya mengenakan topeng dengan desain mengerikan untuk melambangkan perlawanan kejahatan.

Fakta Menarik dan Mistis Tradisi Jawa Timur Bantengan

Mengenal Tradisi Bantengan di Jawa Timur

Selain sejarah, ada pun beberapa hal mistis yang biasanya terjadi di acara bantengan ini, salah satunya adalah kesurupan. Berikut ini adalah beberapa fakta mistis yang paling mencengangkan tradisi bantengan!

1. Terlalu Menjiwai Peran Main Hingga Kesurupan

Kesenian bantengan ini juga dimainkan oleh grup yang berwujud banteng. Biasanya dalam memainkan peran ini, akan diiringi dengan alunan gamelan jawa dan wewangian agar menarik aura mistiknya. 
Namun, kesurupan pun akan terjadi jika pemainnya menjiwai peran dan juga bisa meningkat jika ada penonton yang berlaku buruk. Seperti berkata kasar, bersiul atau melakukan hal yang membuat si banteng marah. 

Bukan hanya pemain saja yang bisa kesurupan, penonton pun bisa kesurupan jika mereka terlalu mendalami dalam menonton pertunjukan.

2. Menggunakan Sesaji Bantengan Yang Bermakna

Sesajian bantengan menjadi salah satu alat komunikasi dengan arwah leluhur. 

Biasanya dalam sesaji ini akan diletakan beberapa barang seperti kelapa, pisang, beras, susur, badek, sebatang rokok, sebungkus bedak, ayam kampung, satu butir telur, kacang merah, kembang boreh, joroh, dupa, kemenyan, bumbu dapur, ngilon atau kaca, dan juga uang sesaji sebesar Rp. 500 saja. 

Dengan sesaji ini memiliki makna penghormatan roh nenek moyang sekaligus menjadi makanan bagi orang yang kesurupan.

Nilai Moral Dalam Kesenian Bantengan Khas Jawa Timur

Selain memiliki nilai kebudayaan yang bagus, kesenian bantengan juga memiliki pesan moral yang dapat kita jadikan sebagai pedoman kehidupan. 

Seperti nilai religius yang terkandung dalam mantra dan beberapa bacaan shalawat dalam bantengan. Nilai kepercayaan terhadap keberadaan makhluk ghaib yang hidup berdampingan dengan manusia. Serta nilai sosial dalam kehidupan bermasyarakat tentang kebaikan dan keburukan.

Itulah beberapa ulasan menarik mengenai Fakta dan Tradisi Bantengan Jawa Timur. Tradisi ini memiliki beberapa unsur mistik yang melekat didalamnya. Sebagai warisan bangsa, kita sepatutnya ikut menjaga dan melestarikannya.

Mudah-mudahan informasi mengenai Tradisi Bantengan di atas dapat menambah wawasan kita, sekaligus bisa menjadi referensi dalam berkehidupan. Semoga bermanfaat!

Pencarian yang paling banyak dicari

  • sejarah tradisi bantengan
  • tradisional bantengan
  • asal muasal tradisi bantengan
  • melestarikan tradisi bantengan
  • daerah asal adat bantengan
  • tradisi bantengan di indonesia
Kaylea
Kaylea Mengisi waktu luang dengan baca Teenlit dan Metropop

Review Enkosa.Com