Meniti karir melalui sikap besahabat dan menyenangkan untuk Sekretaris


Meniti karir melalui sikap besahabat dan menyenangkan untuk Sekretaris

Meniti karir melalui sikap besahabat dan menyenangkan untuk Sekretaris

Menaruh perhatian, menghargai orang lain dan bersahabat adalah sikap yang harus di miliki untuk menunjang karier Anda. Apabila ditambah dengan penampilan yang serasi dan cerita. Sebenarnya sikap tersebut berlaku untuk siapa saja, selama menjadi karyawan bila ingin berhasil meniti karir.

Untuk meniti karier, seseorang harus memiliki sikap positif, misalnya menyenangi pekerjaan, menghargai tugas yang dipercayakan dan berusaha terhadapat perbaikan kerja. Dalam melaksanakan tugas yang dipercayakan Anda biasanya banyak menghadapi masalah. Tugas Anda sebagai sekretaris justru harus mampu memecahkan masalah yang timbul dalam perusahaan Anda. Sikap mental Anda terhadap setiap masalah yang timbul harus positif, yaitu ikut berusaha sekuat tenaga untuk dapat memecahkan masalah tersebut. Sikap positif yang Anda miliki merupakan modal dasar untuk memberikan sumbangan dalam menyelesaikan tugas-tugas yang sulit.

Promosi jabatan dalam karier ditentukan atas dasar penilaian prestasi kerja. Namun demikian penilaian yang dilakukan oleh atasan justru tidak berdasarkan prestasi kerja saja, melainkan sikap positif mengenai perilaku, sikap bersahabat yang menyenangkan dan menghargai orang lain ikut menentukan pula. Sikap positif dimaksud, misalnya bila Anda mendapat undangan makan dan pada saat uandangan tersebut ada tulisan “r.s.v.p.” (respondez s’il vour plait), maksudnya Anda perlu menyampaikan ucapan terimakasih atas undangan itu, dan memberitahu bahwa Anda bisa datang atau tidak karena berhalangan.

Tidak hanya sikap bersahabat dan menyenangkan serta pengetahuan tata karma dalam pergaulan saja, untuk menunjang karie Anda, tetapi juga perlu pengembangan penampilan. Penampilan adalah sikap dalam bentuk pencerminan diri seseorang yang menimbulkan percaya diri yang simpatik. Untuk menunjang penampilan diperlukan usaha keras yang konsisten antara lain tidak mementingkan diri sendiri dan selalu menyenangkan orang lain.

Dalam pembicaraan tidak memotong pembicaraan atau menyela percakapan orang lain, dan bila terpaksa harus memotong pembicaraan karena sesuatu yang sangat penting menggunakan sopan-santun sehingga yang bersangkutan dengan senang hari memberi waktu. Paling baik tunggu saat yang tepat untuk menyela yaitu saat mereka agak senggang tidak dalam percakapan serius.

Selain perilaku yang simpati, perlu pula diperhatikan sikap fisik, misalnya cara berdiri tegak dan anggun, cara duduk yang rapi dan sikap sopan-santun. Cara berbusana sederhana tetapi tetap up to date dengan perlengkapan asesoris yang serasi.

Review Google My Bussiness for Enkosa.com

Artikel Terkait:

Tinggalkan komentar