4 Cara Meluluhkan Hati Suami yang Sedang Marah


4 Cara Meluluhkan Hati Suami yang Sedang Marah

4 Cara Meluluhkan Hati Suami yang Marah Agar Hatinya Kembali Adem

Setiap hubungan tidak akan berjalan dengan mulus seperti yang diinginkan. Ada kalanya hubungan yang dijalani diterjang permasalahan, entah karena hal sepele atau justru perkara yang cukup serius.

Sehingga hal tersebut menyebabkan Anda dan suami berselisih paham. Bahkan suami bisa mudah marah karena hal-hal kecil yang terjadi di dalam rumah.

Lantas bagaimana cara meluluhkan hati suami yang sedang marah?

Tentu saja Anda tidak bisa tinggal diam dan menunggu kapan suami akan mengajak berbaikan.

Jika tidak ada yang mengalah, lalu apa yang akan terjadi dalam rumah tangga yang kalian bangun bersama?

Karenanya Anda juga perlu mengetahui langkah-langkah kecil untuk meredam amarah suami.

Cara Meluluhkan Hati Suami yang Sedang Marah

Setiap perempuan pasti ingin memiliki suami yang penyabar dan tidak mudah marah.

Namun, Anda tidak bisa menebak seperti apa suasana hati suami setiap waktu. Sehingga terkadang dia mudah tersinggung dan menjadi emosi karena suatu hal yang terjadi.

Sebagai seorang istri Anda harus pandai-pandai dalam menyikapi percekcokkan dalam rumah tangga dan mencari tahu penyebab mengapa dia cepat emosi.

Dengan begitu akan lebih mudah bagi Anda dalam mencari cara meluluhkan hati suami yang sedang marah.


Anda tidak boleh membiarkan kemarahan berlarut-larut sehingga mengancam keharmonisan rumah tangga.

Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk meluluhkan dan mengatasi suami yang sedang marah.

1. Mendengarkan Keluhannya

Terkadang seseorang menjadi marah karena tidak ada yang mau mendengarkannya, termasuk juga dengan suami Anda.

Mungkin dia merasa diabaikan dan kecewa terhadap sikap yang Anda tunjukkan setiap kali ingin berbagi keluh-kesah.

Oleh karenanya untuk meluluhkan hati suami, pastikan Anda menyiapkan diri dan meluangkan waktu untuk mendengarkan perasaannya.

Biarkan dia berbicara dan mengungkapkan beban pikiran yang dia miliki. Jangan memotong perkataannya pada saat suami sedang marah ataupun mengungkapkan isi hatinya.

Meskipun tidak bisa setuju pada setiap hal yang dia katakan, tetapi ada baiknya Anda mencoba untuk mengerti dan memahami kegusaran yang suami rasakan.

Tanpa adanya perlawanan, secara perlahan emosinya akan mereda dan kalian bisa berbicara santai seperti sedia kala.

2. Tidak Ikutan Marah

Tidak ikut marah menjadi cara meredakan amarah suami yang dianggap cukup efektif.

Saat sedang emosi mungkin suami Anda sangat sulit dikendalikan karena dia pasti akan membela diri sendiri.

Hal tersebut membuat suami Anda sulit diajak berkompromi dan bermusyawarah.

Orang yang marah cenderung tidak ingin mendengarkan pendapat dari orang lain. Jadi akan sia-sia apabila Anda berbicara tentang banyak hal hingga turut merasa emosi.

Oleh karenanya sebaiknya Anda mencoba untuk tidak ikutan marah.

Beri suami Anda waktu untuk mengatakan apa pun yang dia inginkan selagi tidak melibatkan kekerasan.

Tunggulah dia hingga merasa tenang dan nyaman dengan situasi yang sedang terjadi.

Sebab secara tidak langsung semakin Anda bersikap tenang maka amarah suami pun akan cepat mereda.

3. Bersikap Sabar

Membangun rumah tangga bukanlah perkara yang mudah. Dibutuhkan banyak kesabaran, keikhlasan, dan ketulusan untuk merawat hubungan agar tetap harmonis.

Termasuk ketika suami Anda sedang marah karena suatu hal.

Amarah menjadi pelarian terakhir setelah seseorang memendam terlalu lama ketakutan, kegelisahan, kesedihan, dan rasa sakit dalam hatinya.

Pada awalnya suami akan merasa puas saat marah, tapi hal tersebut tidak akan bertahan lama karena perasaannya juga pasti akan tersakiti.

Mungkin Anda merasa tidak nyaman ketika mendengar omelan suami, apalagi jika dia sampai berkata kasar.

Namun, amarah tidak akan pernah bisa reda bila disambut dengan amarah pula. Karenanya pada situasi seperti ini Anda perlu sedikit lebih bersabar daripada biasanya.

Bersikap sabar akan membuat suami mudah merasa menyesal, sebab semestinya dia menjaga Anda sebagai istrinya.


Sikap yang dia tunjukkan juga sesungguhnya membuat dia merasa tidak nyaman. Jadi berhentilah untuk saling menyalahkan dan berbicaralah setelah dia mulai tenang.

4. Jangan Memperkeruh Keadaannya

Merasa stres saat suami tiba-tiba marah memang hal yang sangat wajar. Tidak ada orang yang senang jika pasangannya bersikap temperamen.

Akan tetapi Anda juga tidak bisa langsung memojokkan ataupun menebak-nebak penyebab suami Anda marah.

Karena sikap seperti ini hanya akan memperkeruh keadaan dan semakin menyulut emosinya.

Anda perlu ingat bahwa tidak semua emosi yang dialami oleh suami disebabkan oleh sesuatu yang ada di rumah.

Bisa jadi suami Anda mendapat permasalahan dari tempatnya bekerja atau karena konflik pertemanannya.

Sebab itulah sebaiknya Anda tidak perlu berasumsi bahwa kemarahan suami disebabkan oleh Anda.

Karena tuduhan semacam ini hanya akan membuat pikirannya semakin tertekan hingga sulit mengontrol emosinya.

Anda juga tidak perlu mengaitkan permasalahan lama dengan keresahan yang saat ini dialami suami.

Menghadapi suami yang sedang marah merupakan tantangan yang cukup besar dalam rumah tangga.

Akan tetapi bila ingin biduk rumah tangga yang diarungi tetap harmonis selayaknya pada masa-masa awal pernikahan, maka Anda harus lebih sabar lagi dalam menyikapi setiap hal yang terjadi di dalamnya.

Apabila dia sering kali meluapkan emosinya, Anda dapat menerapkan berapa cara meluluhkan hati suami yang sedang marah ini dengan sikap yang lebih berhati-hati.

Jangan melawan api dengan api karena Anda yang akan merasakan dampak ledakannya.

Itulah tips singkat 4 Cara Meluluhkan Hati Suami Marah, mudah-mudahan dapat menjadi referensi untuk kita. Semoga bermanfaat!

Pencarian yang paling banyak dicari

  • suami marah marah terus
  • suami marah banting barang
  • suami marah karena tidak dilayani
  • suami marah tanpa sebab
  • menghadapi suami marah menurut islam
  • mengapa suami marah tidak bersalah selingkuh
  • ketika suami marah
  • cara meredam suami marah

Review Google My Bussiness for Enkosa.com

Artikel Terkait:

Tinggalkan komentar