Sejarah Hari Palang Merah Internasional 8 Mei

Sejarah Hari Palang Merah Internasional 8 Mei

Sejarah 8 Mei Hari Palang Merah Sedunia

Tahukah Anda? Setiap tanggal 8 Mei selalu diperingati sebagai Hari Palang Merah Internasional. Dalam setiap tahunnya tentu saja ada berbagai tema dan perayaan yang diusung. Memperingati Hari Palang Merah Internasional ini tentu sangat penting. Mengapa demikian? Simak berikut sejarahnya!

Inilah Sejarah Hari Palang Merah Internasional  “Red Cross International” 

Red Cross International atau Palang Merah Internasional secara resmi telah diakui dunia pada perjanjian Jenewa pertama pada tanggal 22 Agustus 1964. Penjanjian tersebut mempertemukan sekitar 12 negara dengan mengangkat tema “Penanganan orang terluka dan sakit di medan perang”. Gerakan Palang Merah Serta bulan Sabit Merah Internasional merupakan organisasi kemanusiaan terbesar yang memiliki sejarah panjang.


Sejarah awalnya terjadi pada tanggal 24 Juni 1859 di Kota Solferino, Italia, dimana pada saat itu pasukan Perancis serta Italia bertempur melawan pasukan Austria dalam peperangan yang mengerikan. Di hari yang sama, seorang pemuda asal Swiss, Henry Dunant berada disana dalam agenda perjalananya untuk menjumpai Napoleon III seorang Kaisar Perancis. 

Pada peristiwa tersebut, puluhan ribu tentara terluka sementara itu bantuan medis militer tidak cukup untuk merawat sekitar 40 ribu orang yang menjadi korban dalam pertempuran tersebut. Tergetar karena ada banyaknya penderitaan tentara yang terluka, Henry Dunant bekerjasama dengan penduduk setempat untuk mengerahkan bantuan menolong korban. 


Setelah beberapa waktu dari kejadian tersebut, Henry Dunant kembali ke Swiss dan kemudian menuangkan kesan serta pengalamannya kedalam sebuah buku yang berjudul “Kenangan Dari Solferino” yang kemudian menggemparkan seantero Eropa. 

Dalam bukunya tersebut, Henry Dunant mengajukan dua gagasan. Pertama, membentuk sebuah organisasi kemanusiaan internasional yang bisa dipersiapkan pendiriannya tersebut pada masa damai untuk menolong prajurit yang cedera saat di medan perang. Kedua, mengadakan perjanjian internasional yang bertujuan untuk melindungi prajurit yang cedera di medan perang dan melindungi sukarelawan yang memberikan pertolongan. 

Di tahun 1863, empat warga kota Jenewa bergabung dengan Henry Dunant untuk mengembangkan gagasan pertamanya. Mereka bersama-sama membentuk sebuah gerakan yaitu Komite Internasional Untuk Bantuan Para Tentara Yang Cedera yang kini dikenal dengan Komite Palang Merah Internasional.

Dalam perkembangannya, untuk melaksanakan kegiatan kemanusiaan di setiap negara maka didirikanlah sebuah organisasi sukarelawan yang bertugas untuk membantu bagian medis angkatan darat. Organisasi tersebut kini disebut sebagai Perhimpunan Nasional Palang Merah atau Bulan Sabit Merah. 

Berdasarkan adanya gagasan kedua, di tahun 1864 atas prakarsa pemerintah Federal Swiss diadakanlah Konferensi Internasional yang dihadiri oleh beberapa negara untuk menyetujui adanya “Konvensi Perbaikan Kondisi Prajurit Yang Cedera di Medan Perang”. Konvensi tersebut kemudian disempurnakan serta dikembangkan menjadi Konvensi Jenawa I, II, III, IV pada tahun 1949 yang dikenal dengan Konvensi Palang Merah. 


Palang Merah Internasional kini menjadi sebuah lembaga kemanusiaan yang berbasis di Jenawa, Swiss. Organisasi ini tentu bersifat netral, mandiri dan tidak memihak. Organisasi ini juga memiliki tujuan melindungi kehidupan dan martabat para korban konflik. Sampai saat ini, Palang Merah telah berdiri di berbagai negara dunia termasuk Indonesia yang bernama Palang Merah Indonesia. 
Hari Palang Merah Internasional.

Setelah berakhirnya Perang Dunia ke 1, maka lahirlah sebuah inisiatif yang dikenal dengan Gencatan Palang Merah. Gencatan tersebut terjadi selama paskah yang awalnya akan berakhir dalam 3 hari di Cekoslowakia lama. Pada saat itu, ada banyak kesepakatan bahwa orang-orang sangat ingin adanya perdamaian setelah bertahun-tahun lamanya mengalami perang. 

Gencatan Palang Merah tersebut menjadi jalan untuk memperkenalkan inisiatif perdamaian global. Setelah perang Dunia ke II selesai, proposal untuk hari perdamaian tersebut diterima setelah adanya persetujuan dari Komite Eksekutif Palang Merah. 

Penetapan Tanggal 8 Mei Sebagai Hari Palang Merah Sedunia

Dan dari hasil keputusan tersebut, diselenggarakanlah PMI pertama di tahun 1948 tepatnya pada tanggal 8 Mei. Dalam setiap tahunnya perayaan tersebut mengusung tema-tema dan kegiatan terfokus. Selain tanggal 8 Mei juga bertepatan dengan hari lahirnya Henry Dunant. 


Itulah sekilas tentang sejarah 8 Mei Hari Palang Merah Internasional. Dari sejarah tersebut tentu saja kita bisa mengambil kesimpulan bahwa gerakan Palang Merah Internasional merupakan gerakan netral serta tidak memihak siapapun. Semua korban yang terdampak dalam bencana dan konflik akan mendapatkan perlindungan yang sama. 

Semoga informasi Sejarah Hari Palang Merah Sedunia 8 Mei di atas dapat memberikan kita referensi dan pengetahuan baru. Semoga Bermanfaat!

Pencarian yang paling banyak dicari

  • palang merah indonesia jakarta pusat karier
  • palang merah indonesia adalah
  • palang merah internasional
  • sejarah palang merah internasional
  • sejarah penggagas palang merah
  • sejarah singkat palang merah indonesia pdf
  • sejarah penubuhan palang merah
Enkosa
Enkosa Akurat dan terpercaya. Lebih dekat dengan saya cek IG @endikekos

Review Enkosa.Com