Cara Memancing Ikan di Spot Deras

Cara Memancing Ikan di Spot Deras

Tips Cara Memancing Ikan di Spot Sungai Ber-Arus

Cara Memancing Ikan yang kami utarakan dalam artikel ini merupakan tips dari para angler berpengalaman. Memancing di air tenang maupun air berarus masing-masing memiliki cara-cara tersendiri agar tujuan memancing yakni mendapatkan strike yang banyak bertubi-tubi.

Memancing di spot air berarus memang sebuah tantangan tersendiri, disamping itu, juga bahaya yang mengancam. Tergantung spot nya apakah medan nya berbahaya atau tidak, jika sangat berbahaya sebaiknya urungkan memancing dengan spot yang berarus tersebut, dikarenakan hasilnya tidak akan sebanding dengan bahayanya.

Musim hujan biasanya akan membuat arus sungai meningkat secara drastis. Oleh sebab itu memancing dengan kondisi tersebut sangatlah tidak disarankan karena selain hasil yang akan didapatkan sedikit, juga tidak sepadan dengan effort yang dikeluarkan.

Namun, jika memancing pada kondisi berarus dan medannya tidak berbahaya atau tidak mengancam keselamatan tentu boleh-boleh saja. Dalam artikel ini kami akan memberikan tips memancing di arus yang deras. Tips yang akan disampaikan berikut merupakan tips hasil pengalaman pribadi dan kawan-kawan mancing.

Jika berbicara mengenai spot yang memiliki arus tinggi namun tidak dipengaruhi oleh hujan atau banjir kiriman, artinya spot tersebut alami berarus. Biasanya spot tersebut menyimpan beberapa spesies ikan berarus.

Spesies ikan yang suka dengan kondisi arus kuat ini biasanya adalah ikan predator yang ganas jika sedang berburu. Beberapa spesies ikan-ikan predator seperti Hampala, Mahsher, Baung, dan masih banyak ikan predator lainnya yang suka dengan air deras.

Cara Mancing Ikan di Arus Deras

Langsung saja pada inti pokok pembahasannya yakni tips memancing di spot berarus, yang siapa tahu bisa bermanfaat untuk Anda yang memiliki hobi memancing.


Seperti yang sedikit kami singgung pada paragraph awal, bahwasanya memancing di air tenang maupun deras adalah sama saja. Namun ada sedikit tips berbeda yang akan kita lakukan seperti yang berikut ini:

Joran dan Perlengkapan yang Sesuai

Memancing pada kondisi air yang deras memerlukan piranti yang berbeda, dikarenakan target memancing di kondisi air deras adalah spesier ikan predator sebaiknya gunakan perlengkapan dengan kualitas terbaik. Beirikut ini adalah tips yang perlu di siapkan dari perlengkapan memancing di air deras.

Memilih Joran

Memancing di kondisi air berarus perlu mempersiapkan Joran yang memiliki kelenturan tinggi. Sebelumnya, tentukan terlebih dahulu pastikan ikan apa yang ingin Anda pancing, sebab disini akan menentukan pemilihan joran yang akan digunakan.

Dengan Joran yang lentur pada bagian ujungnya, akan membantu kita ketika umpan disambar. Pada kondisi air deras tidak disarankan menggunakan pelampung, oleh sebab itu untuk mendeteksi umpan dimakan dan menentukan waktu kapan harus di tarik maka caranya adalah dengan memperhatikan ujung Joran.

Pemilihan Senar

Sama halnya dengan Joran, senar yang lentur merupakan pilihan yang paling pas. Oleh sebab itu, senar tunggal bisa menjadi pilihan pertama. Pemilihan ukuran senar juga sebaiknya menyesuaikan dengan ikan yang ingin dipancing, jangan terlalu tebal atau tipis. 

Senar mono cocok untuk memancing dengan teknik dasaran dengan arus deras dibandingkan menggunakan PE. Dalam keadaan seperti itu senar mono akan mudah tenggelam dibandingkan dengan senar PE. Selain itu senar mono yang berupa nilon memiliki kelenturan yang baik sehingga akan lebih optimal jika digunakan pada kondisi air berarus.

Memilik Kail

Penggunaan Kail harus menyesuaikan dengan ikan target, misalnya jika target tersebut banyak ikan Hampala dengan ukuran sedang. Maka lebih baik gunakan kail dengan ukuran sedang saja yakni ukuran 3-5. 

Jika target ikannya besar bisa disesuaikan seperti Kail dengan ukuran 6 atau lebih. Gunakan Kail dengan bagian ujung yang tajam agar kail dapat menancap sempurna pada tubuh ikan.

Pemberat

Pemberat yang digunakan juga tergantung dengan spot dan kuatnya arus. Jika memancing disungai dengan arus sedang bisa menggunakan pemberat timah berbentuk lonjong atau kerucut berat 7-20 gram. Atau jika Anda memancing dilaut dengan arus lebih kuat bisa menggunakan pemberat jenis jantung dan belimbing berat 30-100 gram.

Reel

Reel yang digunakan berupa reel spinning dengan menyesuaikan sport. Pada lokasi dengan air tawar seperti ukuran sungati 5000-8000. 

Pemilihan Umpan

Umpan yang bagus dikondisi air yang deras adalah umpan yang dapat bergerak bebas. Contoh umpan tersebut bisa menggunakan Cacing, Ulat Tanah, Ulat Pisang, dan ikan-ikan kecil. Selain umpan alami kita juga bisa menggunakan umpan buatan seperti Soft Lure yang berbentuk seperti cacing atau seperti ikan yang sering disebut Paddle Tail. Umpan tiruan ini akan sangat efektif digunakan memancing di laut dengan kondisi ikan yang  banyak.

Swifel

Menggunakan teknik swiffel pada arus tenang akan membuat umpan menjadi lebih hidup, Tujuannya adalah agar umpan yang sudah mati dapat terlihat bergerak-gerak bebas sehingga akan membuat ikan tertarik untuk memakannya.

Teknik Memancing Yang Perlu Digunakan

Terdapat dua teknik yang akan kami sampaikan dalam hal memancing pada kondisi air deras, yakni adalah sebagai berikut:

Teknik Dasaran

Teknik dasaran adalah teknik memancing yang bebas melempar umpan sesuai pada titik yang di inginkan dan dianggap berpotensi strike. Pada titik lemparan tersebut kita akan membiarkan umpun tenggelam ke dasar air. Selanjutnya tinggal menunggu sambaran ikan predator dengan mendeteksi ujung joran.

Teknik Menggantung

Tekni Menggantung ini adalah teknik yang sedikit menguras tenaga yakni teknik mendaratkan umpan pada titik-titik tertentu seperti pada pinggir pada saat arus deras. Spot yang cocok menggunakan teknik ini adalah ada daerah sungai berbatu.

Caranya adalah dengan memposisikan ujung Joran pada titik lokasi yang di inginkan, kemudian turunkan senar atau kail namun dengan mengantungnya di air. Artinya kail tidak menyentuk dasar sungai.

Rangkaian yang digunakan

Rangkaian yang cocok digunakan ketika memancing pada sport air berarus adalah dengan menggunakan Swifel dan umpan. Timah pemberat memiliki peran agar umpan tidak bergerak jauh dari titip lemparan.

Geralan umpan bisa saja terjadi akibat dari umpan alami yang masih hidup atau kuatnya arus yang dapat menggerakkan menjauh dari titik lempar yang Anda inginkan.

Menggunakan Swiffel juga diperlukan jika memancing dalam kondisi arus deras agar umpan yang terdiam dapat bergerak bebas di dasar sungai. Jika umpan adalah ikan kecil sebaiknya kaitkan ikan kecil tersebut dengan kail disisi atas ikan, selain membuat ikan bisa berenang juga membuat ikan bertahan lama.

Cukup sekian tips singkat Cara Memancing di Air Berarus, semoga cara-cara yang sudah kami sampaikan di atas dapat memberikan Anda referensi untuk memulai memancing dalam kondisi air deras. Terimakasih

Enkosa
Enkosa Akurat dan terpercaya. Lebih dekat dengan saya cek IG @endikekos

Review Enkosa.Com