Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cikal Bakal Perayaan Hari Tahun Baru Masehi

Cikal Bakal Perayaan Hari Tahun Baru Masehi

Sejarah Perayaan Hari Tahun Baru Masehi

Tahun Masehi adalah - Sebenarnya sejarah perayaan hari tahun baru ini bermula saat tradisi orang-orang dari Romawi di era Julius Caesar. Perayaan tersebut dalam rangka untuk menghormati Dewa Janus dan juga untuk berbagi rasa kegembiraan sesama penduduk Romawi. Setiap malam pergantian tahun Masehi ini dirayakan dengan banyak sekali cara, misalnya saja dengan acara kembang api, acara bersama keluarga dan sebagainya.

Cikal bakal dari sejarah perayaan pergantian tahun ini sebenarnya bermula sejak zaman kekaisaran Romawi. Yaitu pada saat pemerintahan era Julius Caesar, walaupun saat itu juga belum menggunakan kalender Masehi.

Setidaknya tahun 45 Sebelum masehi, tidak lama setelah dilantiknya Julius Caesar sebagai kaisar yang baru. Julius Caesar dan juga Senat Romawi selanjutnya memutuskan bahwa setiap tanggal 1 Januari diperingati sebagai hari pertama pada kalender masehi yang baru tersebut. Istilah dari kata Januari ini diambil dari salah satu nama yang ada pada mitologi Romawi yaitu Dewa Janus.

Cikal Bakal Perayaan Hari Tahun Baru Masehi

Alasan dipilihnya Dewa Janus untuk menjadi nama dari bulan di awal tahun kalender Masehi adalah karena Dewa Janus mempunyai dua wajah yang menghadap ke belakang dan juga ke depan. Dalam kepercayaan masyarakat Romawi ini, dewa Janus juga diyakini menjadi dewa permulaan serta menjadi dewa yang menjaga pintu masuk.

Oleh sebab itu, semenjak diberlakukan kalender terbaru tersebut di setiap tengah malam menjelang tahun berganti yaitu setiap tanggal 31 Desember. Banyak orang-orang Romawi yang merayakan acara tersebut untuk memberikan penghormatan terhadap Dewa Janus. Masyarakat Romawi ini mulai membayangkan satu wajah dari Dewa Janus yang melihat ke tahun sebelumnya, kemudian wajah yang satunya menatap ke tahun berikutnya.

Tradisi Pemberian Hadiah

Orang-orang Romawi juga mulai tradisi dengan saling bertukar hadiah di malam pergantian tahun ini. Dimana menurut keyakinan orang Romawi, akhir tahun lama dan juga awal tahun baru ini merupakan hari yang tepat untuk mereka dalam memberikan hadiah yang bermakna kepada orang lain. Biasanya mereka akan memberikan hadiah seperti emas, perak atau ranting dari pohon yang dianggap keramat.
Beberapa jenis makanan juga disajikan, apalagi untuk makanan yang manis-manis seperti permen atau madu. Madu dan permen ini menjadi simbol dari kedamaian dengan harapan di tahun baru nanti akan lebih damai dan tidak ada berbagai masalah serta bencana alam yang datang.

Rumah serta lingkungan di sekitar juga akan dihias dengan menggunakan lampu yang warna-warni dengan harapan di tahun ke depan bisa dilalui oleh masyarakat Romawi dengan cahaya serta kecemerlangan dalam hidup manusia.

Tidak lupa juga, sebagai bentuk rasa hormat terhadap Dewa Janus. Banyak orang Romawi yang juga mempersembahkan koin emas dengan gambar wajah Dewa-Dewa yang dihormati oleh masyarakat Yunani. harapannya tentu saja adalah Dewa Janus akan memberkati mereka pada kehidupan di tahun berikutnya. Dalam penetapan tanggal 1 Januari ini menjadi awal tahun juga tidak asal sembarangan.

Penetapan Tanggal 1 Januari Sebagai Awal Tahun Masehi

Dimana dalam menyusun penanggalan baru tersebut, Julius Caesar turut meminta bantuan dari ahli astronomi serta ahli matematika yaitu Sosigenes. Sosigenes memberikan saran supaya kalender tahun baru ini dibuat berdasarkan perputaran matahari sama seperti yang telah ditetapkan oleh bangsa Mesir Kuno.

Semoga informasi dari sejarah perayaan tahun baru masehi di atas bisa menambah wawasan kita terhadap asal usul kalender dan hari-hari perayaannya.

Pencarian yang paling banyak dicari

  • tahun masehi 2020
  • tahun masehi sekarang
  • tahun masehi nabi muhammad saw lahir
  • tahun masehi dihitung berdasarkan
  • tahun masehi ke hijriah
  • tahun masehi atau syamsiah sering disebut tahun
  • tahun baru 2021
  • tahun baru imlek merupakan hari besar agama
  • tahun baru tanggal berapa
  • tahun baru berapa hari lagi