Prosesi Pernikahan Adat Dayak Kenayatn

Prosesi Pernikahan Adat Dayak Kenayatn

Mengupas Prosesi Pernikahan Adat Dayak Kenayatn Secara Lengkap!

Suku Dayak Kendayan (Kanayatn) menjadi salah satu suku yang tinggal secara berkelompok di pedalaman Kalimantan Barat. 

Tak banyak orang yang tahu Prosesi Pernikahan Adat Dayak Kanayatn, yang ternyata cukup panjang.

Prosesi Pernikahan Adat Dayak Kendayan

Di bawah ini adalah prosesi pernikahan Adat Dayak Kendayan yang ternyata cukup panjang, berikut ulasannya:

A. Tahap Persiapan

Pada tahap persiapan ini semua orang yang terlibat pada upacara akan menyiapkan berbagai hal mengenai apa saja yang dibutuhkan pada proses perkawinan. 

B. Tahap Pelaksanaan

Pada tahap ini ada beberapa hal atau prosesi yang akan dijalankan, yakni:

1. Prosesi Tunang

Pada prosesi tunangan ini orang tua mempelai pria akan meminta kepada orang tua wanita (meminang anaknya). 

2. Prosesi Bisik Gumi

Orang tua sang pria akan memanggil semua anggota keluarga (2 saudara pihak bapak dan ibu) berjumlah 4 waris guna berunding. 


Berunding untuk menyelidiki lebih dalam apakah calon menantu wanita masih ada hubungan keluarga atau tidak, serta cocok atau tidak. 

Setelah sepakat, maka 4 waris tersebut akan memilih seseorang sebagai utusan. Pihak perempuan juga mendiskusikan beberapa hal, yakni:
  • Apakah mereka perlu membayar adat pangaras (jika calon pria masih terikat keluarga)
  • Apakah perlu membayar adat pari basah (jika sang pria masih ada keterikatan keluarga jauh)
  • Apakah perlu membayar adat pangarumpang (jika sang pria masih ada keterikatan keluarga di dekat)

3. Prosesi Balawang Karamagi

Prosesi adat perkawinan adat Dayak Kanayatn selanjutnya ialah balawang Karamigi. 

Setelah 3 hari perundingan, patone (utusan keluarga pria) akan datang ke rumah sang wanita guna bertemu ayah si gadis. 

Patone akan bertanya dan dijawab oleh tuan rumah. Lamaran diterima atau tidak bergantung pada jawaban tuan rumah. 

4. Prosesi Pasa Mean

Pihak tuan rumah akan menggelar adat bakomo mantah. Yakni akan dibuat tambuk, tumpik, nasi pulut, dan penyembelihan seekor ayam. 

Nantinya pihak wanita akan mengirim sebentuk cincin kepada sang pria. 

Pada tahap itulah mereka akan menentukan hari pernikahan. Untuk pihak pria biasanya akan mengirim benda kuno sebagai simbol ikatan. 

5. Prosesi Prabut Pelaminan

Patone akan bertanya mengenai kelengkapan persyaratan kepada kedua belah pihak. Jika sudah lengkap, patone akan bertanya kembali mengenai dengan cara apa perkawinan akan digelar. 

Terdapat tiga cara yang dapat dipilih, yakni:
  1. Begawe Jambu Jawa (kedua keluarga merupakan orang kaya)
  2. Begawe Mekongi (keduanya merupakan keluarga sederhana) 
  3. Begawe Ngalalak (keduanya keluarga sangat sederhana) 

6. Prosesi Mengantar Pengantin Pria

Pihak mempelai pria akan pergi ke rumah mempelai wanita dengan dipimpin patone dan diiringi pemuda terpilih. 

Pada tahap ini makanan dan atong (kotak) harus dibawa. Kotak tersebut biasanya berisi uang logam, ayam rebus, dan pakaian lelaki keseharian. 

Di dalam adat pernikahan Dayak, atong menjadi pertanda untuk sang wanita. Jika terisi kain blacu artinya sang pria meminta dirinya membantunya bertani. Jika berisi kain mewah (batik) pertanda sang wanita tak perlu membantunya bertani. 

7. Prosesi Menyambut Rombongan Pengantin Pria

Pihak pengantin wanita akan menyambut dengan menaburkan beras kuning. Patone juga akan mengoleskan beras banyu ke dahi pengantin pria guna membersihkan kotoran selama perjalanan. 

8. Prosesi Nyangahan Nabare Rasi

Sang wanita akan duduk di balik kelambu dalam kamarnya. Lalu patone akan masuk dengan diikuti sang pria yang membawa atong. 

Intinya pada prosesi ini kedua mempelai dipertemukan dan dipersilahkan tidur setelah usai. 

9. Prosesi Mandi di Sungai

Pada keesokan pagi, kedua mempelai pergi ke sungai untuk mandi dengan membawa bara api yang berasal dari dapur. 

Setelahnya, mereka berdoa ditepi sungai sembari memegang bara api. Setelah usai, bara api akan dicelupkan ke sungai dengan harapan Tuhan memadamkan bencana yang akan menimpa mereka. 

C. Penutup

Prosesi ngama tingkalang atau bongkar tingkalang dilakukan oleh ahli waris. Setelah usai, semua orang akan pulang. Mempelai wanita juga akan ikut pulang ke rumah sang pria. 

Jadi itulah rangkaian prosesi pernikahan adat Dayak Kanayatn yang cukup menarik. Semoga pembahasan ini dapat memberikan informasi bermanfaat. 

Sekian informasi mengenai Prosesi Pernikahan Adat Dayak yang cukup panjang. Mudha-mudahan informasi diatas dapat menambah wawasan dan menjadi referensi untuk kita semua. Semoga bermanfaat!

Pencarian yang paling banyak dicari

  • pernikahan suku dayak dan jawa
  • pernikahan suku dayak pedalaman
  • pernikahan suku dayak kalteng
  • suku dayak kalimantan barat
  • suku dayak kenyah
  • prosesi pernikahan suku dayak
  • biaya pernikahan suku dayak
Kaylea
Kaylea Mengisi waktu luang dengan baca Teenlit dan Metropop

Review Enkosa.Com