Romanisti Wajib Tahu Sejarah Klub AS Roma

AS Roma menjadi salah satu klub populer yang banyak disukai oleh orang-orang, khususnya para pecinta sepakbola. Klub yang satu ini memang sangat menarik untuk dilihat, apalagi melihat masa lalunya yang memiliki prestasi gemilang. Tak heran jika AS Roma memiliki banyak fans di luar sana, salah satunya di Indonesia.

Klub yang satu ini juga sangat terkenal di Indonesia, banyak dari kalangan muda maupun tua yang suka dengan klub AS Roma. Setiap orang melihat dari sisi yang berbeda-beda, ada yang melihat dari segi prestasi, gaya permainan, dan lain sebagainya. Hal tersebut menjadikan mereka senang untuk mendukunya walaupun dalam jarak yang jauh. Kebiasaan yang dilakukan dalam mendukung fans nya adalah melakukan nonton bareng di salah satu tempat. 

Klub AS Roma bermarkas di Roma yang berlaga di Seria A Italia bersama dengan klub besar lainnya seperti AC Milan, Juventus, Inter Milan, Napoli, dan lain sebagainya. Klub yang satu ini juga sering berkompetisi di laga bergengsi Liga Champions yang menjadi salah satu tim berat untuk dikalahkan. Beberapa tim besar Eropa juga sudah dihadapinya seperti PSG, Barcelona, dan klub lainnya.

Sejarah Lengkap Klub AS Roma

Pada tahun 1927 menjadi tahun berdirinya AS Roma oleh Italo Foschi. Klub ini didirikan dengan cara menggabungkan antara 3 klub pada waktu itu yang berasal dari Roma, yakni SS Alba Audace, Roman FC, dan Fortitudo Pro Roma SGS. Tujuan dari menggabungkan ketiga klub sepabola tersebut adalah menjadikan tim lebih kuat. Di dalamnya terdapat para pemain yang diambil dari ketiga klub tersebut.
Laga yang dimainkan klub ini berawal di Stadion Motovelodromo Appio. AS Roma baru bisa menetap di Campo Testaccio pada tahun 1929. Prestasi masa lalu AS Roma cukup gemilang, dimana klub tersebut mampu berada di posisi runner up pada musim 1930-31. Pemain penting dalam periode tersebut seperti Attilio Ferraris, Guido Masetti, Fulvio Bernardini, dan lain-lain.

AS Roma juga pernah menjuarai Piala Inter Citied Fairs pada tahun 1960-61 yang menjadikannya klub satu-satunya yang menjuarai kompetisi antar klub Eropa. Kompetisi yang satu ini merupakan cikal bakal dari kompetisi EEFA Europa League. Namun pada saat itu UEFA tidak mencatat juara klub-klub pada kompetisi Piala Inter Citied Fairs. Salah satunya adalah AS Roma yang pernah menjuarainya.

Kemenangan Gelar Pertama

AS Roma menjadi tim yang kuat pada tahun 1935-36, dimana klub yang satu ini berhasil menjuarai gelar pertama liga. Pada saat itu terdapat pemain yang mampu mencetak banyak gol dengan kehebatannya, yakni Enrique Higuita. AS Roma di bawah asuhan Luigi Barbesino mampu meraih juara gelar pertamanya.

Klub yang satu ini bahkan pernah meraih kemenangan telak 18 gol yang dicetak oleh Amedeo Amadei di Stadion Partito Nazionale del Fascista. Saat itu AS Roma juga tengah mengalami perang dunia kedua. Setelah perang usai, AS Roma mengalami penurunan performa dengan menempati peringkat bawah liga Seria A dan harus terdegradasi ke liga Seria B. Meski begitu, AS Roma tidak betah dan mampu bangkit kembali untuk bertarung di Liga Seria A.

AS Roma kembali meraih prestasi, yakni Piala Inter Cities Fairs yang merupakan kompetisi luar Italia. Setelah itu, Coppa Italia juga kembali diraih pada musim 1963-64 yang mampu mengalahkan Torino dengan skor tipis 1-0. Pada tahun 1968-69 gelar tersebut menjadi prestasi kedua yang diraih klub AS Roma. Giacomo Losi menjadi pemain yang memiliki peran penting dan menjadi pemain dengan penampilan terbanyak selama 450 penampilan. 

Periode Kemenangan di Berbagai Kompetisi

AS Roma menjadi salah satu klub yang berprestasi pada masanya, kemenangan pun terus diraih klub yang satu ini. AS Roma kembali meraih gelar Piala Anglo-Italia pada tahun 1972. Pada era ini terdapat pemain terbaik AS Roma yaitu Giancarlo De Sisti dan Fransesco Rocca yang mampu membawa klub dengan penampilan terbaiknya.

Setelah itu, scudetto yang kedua kalinya kembali diraih pada musim 1982-83. AS Roma memenangkan gelar yang pertama kalinya dalam 41 tahun. Pada saat itu juga AS Roma finis di posisi runner up Seria A Italia. Berbagai gelar Coppa Italia dikumpulkan dan ia mampu menjadi runner up di Piala Eropa setelah kalah dari Liverpool melalui adu pinalti.

Menginjak tahun 1985-86, AS Roma berada di urutan kedua liga Seria A Italia. Gelar Coppa Italia juga kembali diraih setelah berhasil mengalahkan Sampdoria dengan skor tipis 3-2. Menginjak tahun 90an, muncul pemain yang mampu membawa perubahan bagi klub AS Roma, yakni Franccesco Totti yang dikenal sebagai punggawa klub sekaligus kapten tim.

AS Roma di Tahun Milenial

Pada tahun milenial menjadi kebangkitan kembali bagi klub AS Roma, dimana klub yang satu ini meraih scudetto yang ketiga kalinya pada musim 2000-01. Francesco Totti menjadi pemain yang memiliki jasa besar dengan kemenangan yang diraihnya. Ia menjadi pemain bersejarah yang mampu membawa kejayaan bagi AS Roma. Begitu juga dengan pemain lainnya seperti Cafu, Batistuta, dan Montella.
AS Roma harus terhimpit masalah dana setelah mengalami kerugian dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menjadikannya mengalami penurunan yang begitu drastis yang menjadikan AS Roma harus berada di peringkat ke 8 pada tahun 2011. AS Roma sempat tampil gemilang berada di perempat final pada saat itu. Hal ini menjadikan klub tersebut memiliki daya saing yang begitu kuat.

Penurunan pun terus terjadi pada klub AS Roma yang menjadikannya semakin terpuruk di berbagai kompetisi. Di tahun 2010, keluarga Sensi melepas kontrol terhdap AS Roma sekaligus mengakhir masa pemerintahan presiden yang memimpin klub sejak 1993. Peran selanjutnya diambil alih oleh Rosella Sensi. Di periode 2010-11, ia mampu membawa AS Roma meraih kemenangan di kompetisi domestik dan Eropa. AS Roma sempat berkompetisi kembali di Liga Champions, namun tidak cukup kuat untuk keluar dari babak fase grup mengalahkan klub besar lainnya. 

Pada tahun 2011, perusahaan gabungan NEEP Roma Holding SpA mengambil alih secara total. Perusahaan tersebut membeli saham dalam jumlah yang besar untuk mengurus klub AS Roma agar tampil baik di berbagai kompetisi dengan mendapatkan berbagai macam fasilitas yang layak.

AS Roma kini memiliki pesaing berat, yakni Juventus di kompetisi liga Seria A Italia. Performanya cukup konsisten yang selalu tampil di kompetisi bergengsi liga Championes. Hal ini menjadikan klub AS Roma memiliki daya saing yang kuat dengan klub besar lainnya. 

Pada (17/6/2020), AS Roma masih berada di urutan kelima klasemen sementara liga Italia. Beberapa klub di atasnya seperti Juventus, Lazio, dan Inter menjadi klub yang harus bisa diatasi agar bisa berada di puncak klasemen. Masih ada banyak kesempatan untuk menempati posisi puncak untuk klub AS Roma.

Posting Komentar untuk "Romanisti Wajib Tahu Sejarah Klub AS Roma "