Apasih Penyakit Jantung dan Apa Yang Menyebabkan Seorang Bisa Terkena Sakit Jantung


Jantung adalah bagian dari tubuh kita yang berperan untuk memompa darah keseluruh tubuh, kemudian apa fungsi darah? Darah adalah cairan berisi sel darah yang telah terikat dengan oksigen dari paru-paru menuju jaringan lain, dengan begitu dibantu oleh jantung sehingga sirkulasi darah bisa menjadi cepat. 

Peran jantung sangat penting untuk tubuh karena, awal dari beberapa penyakit dalam banyak berhubungan dengan jantung. Penyakit jantung sulit untuk terdeteksi apabila tidak dilakukan pememeriksaan, terkadang penyakit jantung tidak memiliki gejala namun diam-diam menjadi pembunuh yang kejam.

Beberapa penyakit jantung yang sangat berbahaya diantaranya adalah Hipertensi, Kolesterol, Gagal Jantung dan Serangan Jantung. Bahkan di era sekarang ini penyakit jantung tidak hanya menyerang orang tua saja, namun anak muda yang berusia dibawah 40 tahun bisa beresiko terkena serangan jantung.

Penulis studi senior Dr. Ron Blankstein, seorang ahli jantung di Brigham and Women's Hospital di Boston, mengatakan angka serangan jantung di AS meningkat secara dramatis pada orang di bawah usia 40 tahun. Faktanya, 20 persen orang yang mengalami serangan jantung tersebut ditemukan masih berusia 40 tahun kurang.

"Beberapa dari mereka bahkan berusia 20-an serta 30-an. Dulu sangat jarang mendapati orang di bawah usia 40 tahun yang alami serangan jantung," tutur Blankstein.

Selama penelitian, Blankstein dan rekan peneliti mengumpulkan data dari hampir 2.100 pasien di bawah usia 50 tahun yang dirawat di dua rumah sakit di AS akibat serangan jantung.

Ia mengatakan, "Banyak orang berpikir bahwa serangan jantung adalah takdir, padahal sebagian besar kasus dapat dicegah dengan deteksi awal penyakit dan perubahan gaya hidup yang agresif."

Satu dari beberapa penyakit jantung diantaranya adalah serangan jantung atau sindrom koroner akut, adalah gangguan jantung serius ketika otot jantung tidak mendapat aliran darah. Kondisi ini akan mengganggu fungsi jantung dalam mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Dalam dunia kedokteran, serangan jantung disebut juga sebagai infark miokard.

Serangan jantung ini bisa terjadi karena aliran darah ke jantung terhambat, ada 2 aliran darah dalam jantung yakni aliran darah dari jantung ke organ-organ tubuh dan sebaliknya. Penyebab utama dari kondisi adalah penyakit jantung koroner. 

Yaitu, tersumbatnya aliran yang memasok darah ke jantung (pembuluh darah yang tersumbat), penyebabnya adalah menumpuknya kolesterol yang membentuk plak di dinding pembuluh darah. Kondisi bisa lebih parah dengan adanya penggumpalan darah yang dapat menyumbat total pembuluh darah dan menimbulkan serangan jantung.

Serangan Jantung adalah kondisi gawat darurat dan harus segera ditangani secepatnya. Oleh karena itu, segera pergi kerumah sakit Jika mengalami gejalanya seperti dibawah ini:

Nyeri dada:
Pada gejala ini dada akan terasa nyeri seperti ditusuk-tusuk jarum dan sedikit sesak.

Sesak napas / Napas Berat:
Kamu akan merasakan bernafas yang lebih berat dari biasanya dan terkadang bisa menyebabkan sesak nafas.

Pusing berkunang-kunang:
Akibat sesak nafas dan aliran darah yang berkurang membuat kandungan oksigen dalam darah berkurang sehingga menyebabkan pusing, dikarenakan otak kekurangan oksigen.

Gelisah:
Akibat berkurangnya pasokan darah keseluruh tubuh dan sedikitnya kandungan oksigen dalam darah akan membuat tubuh kita merasa gelisah, ini juga ada hubungannya dengan otak yang kekurangan oksigen.

Keringat dingin:
Jika gejala-gejala diatas tidak segera ditangani maka bisa saja muncul keringat dingin, ini yang membuat masyarakat mengira bahwa hal tersebut adalah angin duduk. 

Selain gejala yang disebutkan diatas, Ada penderita yang tidak mengalami gejala secara langsung, hal ini bisa saja akan mendadak mengakibatkan serangan jantung secara tiba-tiba.

Dikarenan tidak semua penderita mengalami gejala-gejala yang disebutkan diatas, maka dianjurkan untuk secara berkala memeriksakan kesehatan jantung. Pengobatan yang diberikan dokter dapat berupa obat-obatan atau jika terlalu parah akan dipasang ring jantung. 

Metode pengobatan tergantung seberapa parah dan waktu terjadinya keluhan. Ada baiknya dari sekarang kita bisa menjaga kesehatan jantung kita dengan mengkonsumsi makanan-makanan sehat. Pilihan makanan dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan jantung. Orang-orang yang mengkonsumsi makanan sehat buah-buahan dan sayur-sayuran memiliki potensi penyakit jantung yang kecil. 

Makanan sehat yang bisa mengurangi resiko sakit jantung seperti buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian dan makanan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti ikan, dan sebisa mungkin untuk tidak mengkonsumsi makanan daging merah yang berlemak. Namun bukan berati tidak boleh makan 'enak', kunci mencegah serangan jantung ialah variasi menu yang seimbang sehingga tubuh mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.

Penyakit jantung yang kedua adalah Hipertensi:

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi saat tekanan darah berada pada nilai 130/80 mmHg atau lebih. Kondisi ini dapat menjadi berbahaya, karena jantung dipaksa memompa darah lebih keras ke seluruh tubuh, hingga bisa mengakibatkan timbulnya berbagai penyakit, seperti gagal ginjal, stroke, dan gagal jantung. 

Menurut perkumpulan dokter jantung di Amerika Serikat, AHA, pada tahun 2017, tekanan darah diklasifikasikan sebagai berikut:
  • Normal: berada di bawah 120/80 mmHg.
  • Meningkat: berkisar antara 120-129 untuk tekanan sistolik dan < 80 mmHg untuk tekanan diastolik.
  • Hipertensi tingkat 1: 130/80 mmHg hingga 139/89 mmHg.
  • Hipertensi tingkat 2: 140/90 atau lebih tinggi.

Penyebab dan Faktor Risiko Hipertensi

Tekanan darah tinggi seringkali tidak diketahui penyebabnya. Tetapi, ada beberapa kondisi yang dapat memicu tekanan darah tinggi, di antaranya:
  • Kehamilan
  • Kecanduan alkohol
  • Penyalahgunaan NAPZA
  • Gangguan ginjal
  • Gangguan pernapasan saat tidur.
Meskipun bisa terjadi pada semua orang, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami tekanan darah tinggi, seperti:
  • Lanjut usia
  • Memiliki keluarga yang menderita hipertensi
  • Memiliki kebiasaan merokok
  • Jarang berolahraga.

Pengobatan dan Pencegahan Hipertensi

Menjalani gaya hidup sehat dapat menurunkan sekaligus mencegah hipertensi. Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah:
  • Konsumsi makanan yang sehat.
  • Menjaga berat badan ideal.
  • Rutin berolahraga.
  • Berhenti merokok.
Selain Mengobati tentu kita ingin menyembuhkan hipertensi secara alami, ada beberapa solusi pengobatan herbal yang bisa kita terapkan, namun akan kita bahas di artikel selanjutnya. 

Penyakit Kolesterol:
Kolesterol sebenarnya memiliki peran baik dikarenakan memiliki fungsi seperti membentuk Vitamin D, sejumlah hormon dan asam empedu untuk mencerna lemak. Namun sering dijumpai jika terlalu banyak kolesterol didalam tubuh maka akan berakibat mengendapnya kolesterol tersebut di dalam dinding-dinding arteri dan bisa saja mempersempit pembuluh darah. 

Oleh sebab itu jika kandungan kolesterol kita terlalu banyak bisa saja kita akan terkena serangan jantung, itu terjadi karena saluran darah menuju jantung menjadi terhambat, belum lagi jika terdapat penggumpalan darah makan akan menutup dan menyebabkan serangan jantung.

Kadar koletesterol dalam darah yang disarankan untuk setiap orang bisa bervariasi. Tergantung tiap orang apakah memiliki risiko lebih tinggi atau lebih rendah untuk bisa terkena penyakit pembuluh arteri. Sementara itu, pemeriksaan terkait kadar atau jumlah kolesterol dalam darah bisa diukur dengan melalui tes darah.

Pemeriksaan kadar kolesterol dalam darah sebaiknya dilakukan jika mengalami gejala kelebihan berat badan, tekanan darah tinggi, mengidap diabetes, atau memiliki penyakit lainnya yang bisa saja meningkatkan kadar kolesterol.


Jika tingkat kolesterol dalam darah melampaui kadar normal, maka kondisi ini disebut sebagai hiperkolesterolemia atau kolesterol tinggi. Kondisi kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit serius.

Kolesterol sendiri adalah senyawa lemak berlilin yang sebagian besar diproduksi pada organ hati dan sebagian lainnya didapatkan dari makanan. Umumnya, serangan jantung dan stroke merupakan penyakit yang mengintai pengidap kolesterol tinggi yang diakibatkan adanya pengendapan kolesterol berlebihan pada pembuluh darah.

Saat terjadi pengendapan pada dinding arteri karena kadar kolesterol yang berlebihan, hambatan pada aliran darah di jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya bisa terjadi.

Koleterol tinggi meingkatkan risiko seseorang terkena penyempitan arteri atau aterosklerosis, penggumpalan darah di bagian-bagian tubuh tertentu, stroke ringan, stroke, sampai serangan jantung.
Jika tidak mengubah pola makan dan tidak berhenti merokok, pengidap kolesterol tinggi akan lebih berisiko terkena stroke atau penyakit jantung. Pada rokok ditemukan sebuah zat kimia yang disebut akrolein. Zat ini dapat menghentikan aktivitas kolesterol baik atau HDL untuk mengangkut timbunan lemak menuju hati. Akibatnya, bisa terjadi penyempitan arteri atau aterosklerosis.

Kembali ke Topik Jantung

Posting Komentar untuk "Apasih Penyakit Jantung dan Apa Yang Menyebabkan Seorang Bisa Terkena Sakit Jantung"